Minggu, 06 April 2014

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia


Cara Menghentikan Cegukan

Posted: 06 Apr 2014 07:00 AM PDT

Dokter Sehat – Cegukan, atau dalam bahasa medis disebut hiccup sesungguhnya adalah suatu fenomena yang melibatkan sistim persarafan dan pernapasan yang tujuannya sampai saat kini pun belum diketahui. Istilah hiccup muncul dan digunakan orang untuk menirukan suara yang dikeluarkan saat cegukan, sedangkan nama lainnya, yaitu singultus berasal dari bahasa latin singult yang berarti menarik nafas saat seseorang sedang terisak-isak.

Sebenarnya apa yang terjadi ketika seseorang cegukan, terjadi kontraksi otot-otot pernapasan, yaitu diafragma dan otot-otot di antara tulang rusuk, yang menyebabkan gerakan menarik nafas namun tiba-tiba diikuti dengan menutupnya glotis (katup saluran napas) secara tidak normal sehingga terdengarlah suara hik-hik. Biasanya cegukan muncul 4-60 kali/menit dengan interval yang cukup teratur dan berlangsung beberapa menit saja, namun ada kalanya bertahan lebih dari 48 jam, dan bisa pula hingga berhari-hari.

Cegukan dapat dialami oleh siapa saja, janin dalam kandungan, anak-anak dan juga orang dewasa semua dapat mengalaminya. Meski demikian, konon anak-anak lebih sering mengalami cegukan dibandingkan orang dewasa.

Penyebab

Cegukan disebabkan karena suatau ranggsangan saat kita menarik nafas tiba-tiba dan cepat, sehingga udara yang tiba-tiba lewat ke dalam paru-paru menyebabkan glottis (ruang antara pita suara) menutup,sehingga akan menimbulkan suara hiiik pada saat cegukan. cegukan juga biasanya disebabkan oleh kondisi perut yang penuh. Berikut adalah beberapa faktor yang membuat perut terasa penuh :

1.Makan terlalu banyak

2.makan terlalu cepat

3.Minum terlalu banyak alkohol

4.Menelan terlalu banyak udara

5.Merokok

6.Perubahan suhu yang mendadak di perut, seperti minum minuman panas dan kemudian makan dalam keadaan panas

7.Keadaan emosional seperti stres atau gembira

Menghentikan ceguka

Banyak cara dilakukan orang untuk berusaha menghilangkan cegukan. Secara teoritis, prinsipnya adalah dengan mengupayakan adanya menginterupsi lengkung refleks cegukan. Berikut ini beberapa cara yang kerap dilakukan :

1.Kadar karbon dioksida yang tinggi dalam darah dapat melumpuhkan cegukan. Caranya, adalah dengan bernapas dalam sebuah kantong kertas. Tiup dan hirup sebanyak 10 kali dengan cukup kuat sampai wajah memerah. Lakukan dengan cepat, dan usahakan kantong kertas tertutup rapat sehingga tidak ada udara yang masuk ke dalamnya? jadi udara yang dihirup adalah udara yang banyak karbondioksidanya.

2.Tehnik lain meningkatkan kadar karbondioksida adalah dengan menahan napas selama mungkin, lalu menelan ketika cegukan dirasakan akan datang. Lakukan sebanyak 2-3 kali kemudian tarik napas dalam dan mulai lagi.

3.Ada pula yang menyarankan menahan napas selama mungkin kemudian keluarkan dan tahan selama mungkin. Atau dengan menahan napas dengan kepala tengadah.

4.Menelan satu sendok teh gula pasir kering dapat menghentikan cegukan dalam beberapa menit. Diduga, gula dalam mulut akan mengirimkan sinyal melalui serabut saraf yang akan mengganggu lengkung refleks cegukan.

5.Minum air dalam posisi membungkuk, melakukan pijatan ringan dengan jari telunjuk pada kedua sisi leher, tarik napas dalam lalu minum 10 tegukan air saat tidak bernapas, membungkuk sampai jari tangan dapat menyentuh ibu jari kaki selama 60 menit serta masih banyak lagi tehnik yang dapat dilakukan untuk menghilangkan cegukan.

Bila cegukan tidak hilang juga dalam beberapa jam atau bahkan hari, maka pertolongan medis seperti penggunaan obat-obatan sudah diperlukan. Beberapa obat yang dapat digunakan untuk menghilangkan cegukan diantaranya adalah chlorpromazin, metoclopramid, baclofen, antikonvulsan (fenitoin, asam valproat, carbamazepin) juga obat lain seperti quinidine, amitriptilin dan marijuana. Tentunya penggunaan obat-obatan ini harus dengan petunjuk dokter, sebab obat-obatan tersebut juga memiliki efek samping yang perlu diwaspadai.

Penyakit Creuzfeldt-Jakob (sapi gila)

Posted: 06 Apr 2014 06:55 AM PDT

Dokter Sehat – Penyakit Creutzfeldt-Jakob (KROITS-felt YAH-kobe) adalah penurunan fungsi otak yang menyebabkan demensia dan yang paling parah adalah kematian. Gejala Creutzfeldt-Jakob disease (CJD) terkadang menyerupai penyakit otak lain, seperti Alzheimer's, tetapi perkembangan CJD biasanya jauh lebih cepat.

Penyakit CJD diketahui pada tahun 1990an ketika seseorang di Inggris mengalami penyakit varian dari CJD- setelah memakan daging sapi yang berpenyakit. Bagaimanapun CJD klasik tidak memiliki hubungan dengan daging yang terkontaminasi.

Gejala

Penyakit Creutzfeldt-Jakob ditandai dengan kemerosotan mental yang cepat, biasanya dalam beberapa bulan. Tanda dan gejala utama CDJ biasanya antara lain :

1.Perubahan keperibadian

2.Gelisah

3.Depresi

4.Hilang ingatan

5.Penurunan daya piker

6.Pandangan kabur

7.Insomnia

8.Sulit berbicara

9.Sulit menelan

10.Pergerakan tubuh yang tiba-tiba dan tidak terkendali

Seiring perkembangannya, gejala mental akan memburuk. Banyak dari mereka bahkan mengalami koma. Gagal jantung, kegagalan fungsi napas, pneumonia atau infeksi lain umumnya menyebabkan kematian. Penyakit ini biasanya membutuhkan waktu tujuh bulan, meskipun pada beberapa dari mereka dengan penyakit ini dapat hidup secara normal dalam satu atau dua tahun setelah terdiagnosis. Pada beberapa dari mereka dengan varian CJD yang langka, gejala yang lebih mungkin terjadi pada awalnya adalah demensia hilang kemampuan berpikir dan mengingat.

Penyebab

Penyakit Creutzfeldt-Jakob dan variannya disebabkan oleh penyakit yang dapat menular dari manusia dan hewan yang dikenal sebagai transmissible spongiform escephalopathies (TSEs). Istilah spons berasal dari bentuk berlubang-lubang yang terlihat dengan mikroskop dan terjadi pada jaringan otak yang terinfeksi.

Penyebab Creutzfeldt-Jakob dan TSEs lain adalah perubahan protein yang disebut prion. Normalnya protein ini tidak berbahaya, tetapi ketika sesuatu terjadi pada protein ini, mereka dapat menyebabkan infeksi dan dapat menimbulkan kerusakan pada proses biologi normal.

Bagaimana CJD menular?

Risiko CJD rendah. Penyakit ini tidak dapat menular melalui batuk atau bersin, kontak seksual atau bersentuhan. Ada tiga cara penyakit ini dapat terjadi, antara lain :

1.Secara spontan. CJD dapat terjadi secara spontan atau sporadis tanpa penjelasan pasti. Hal ini adalah yang paling umum dari kasus CJD.

2.Mutasi genetik.

3.Kontaminasi. Pada sebagian kecil dari mereka yang mengalami CJD, penyakit ini terjadi setelah terkena jaringan manusia yang terinfeksi pada prosedur medis, seperti transplantasi kornea atau kulit. Juga karena metode sterilisasi standar yang tidak menghilangkan prion tidak normal, pada beberapa dari mereka dengan CJD setelah menjalani operasi otak dengan peralatan yang terkontaminasi. Varian dari CJD berhubungan langsung dengan mengkonsumsi dari sapi yang terinfeksi bovine spongiform encephalopathy (BSE), istilah medis untuk penyakit sapi gila.

Doagnosa

Diagnosis ditegakkan berdasarkan kemunduran fungsi mental yang terjadi dengan cepat atau disertai oleh kedutan otot, pemeriksaan sistem saraf dan motorik menunjukkan kedutan otot dan kejang (mioklonus). Ketegangan otot meningkat atau bisa terjadi kelemahan dan penyusutan otot, bisa terjadi refleks abnormal atau peningkatan respon dari refleks yang normal.

Pemeriksaan lapang pandang menunjukkan adanya daerah kebutaan yang mungkin tidak disadari oleh penderitanya, terdapat gangguan koordinasi yang berhubungan dengan perubahan persepsi visual spasial dan perubahan di dalam serebelum (bagian otak yang mengendalikan koordinasi).
Pemeriksaan EEG (rekaman aktivitas listrik otak) menunjukkan adanya perubahan yang khas untuk penyakit ini, pemeriksaan khusus terhadap jaringan otak untuk memperkuat diagnosis, hanya dapat dilakukan jika penderita sudah meninggal dan diambil contoh otaknya untuk diperiksa.

Pengobatan

Penyakit ini tidak dapat disembuhkan, dan progresifitasnya tidak dapat diperlambat. Bisa diberikan obat-obatan untuk mengendalikan perilaku yang agresif (misalnya obat penenang, anti-psikosa).

Prognosis

Prognosis biasanya sangat jelek, demensia total biasanya terjadi dalam waktu 6 bulan atau lebih, dimana penderita menjadi benar-benar tidak mampu merawat dirinya sendiri. Dalam waktu yang singkat penyakit ini berakibat fatal, biasanya dalam waktu 7 bulan, kematian biasanya terjadi akibat infeksi, gagal jantung atau kegagalan pernafasan. Beberapa penderita bertahan hidup sampai 1-2 tahun setelah penyakitnya terdiagnosis.

Pencegahan

Menghindari pencangkokan jaringan manusia yang terinfeksi atau menghindari makan jaringan hewan yang terinfeksi.

Botulisme Merusak Fungsi Saraf

Posted: 06 Apr 2014 06:37 AM PDT

Dokter Sehat – Botulisme merupakan penyakit sangat langka yang menyebabkan kelumpuhan, botulisme disebabkan oleh racun saraf yang dikenal sebagai botulin yang diproduksi oleh bakteri Clostridium botulinum. Toksin yang dihasilkan oleh bakteri ini adalah salah satu racun paling kuat dan jumlah sekecil 1 mikrogram dapat mematikan bagi manusia, racun ini bekerja dengan menghalangi fungsi saraf dan menyebabkan kelumpuhan pernapasan bersama dengan kelumpuhan fungsi muskuloskeletal.

Botulisme pertama kali tercatat pada tahun 1735 ketika penyakit ini dikaitkan dengan sosis Jerman, pada tahun 1870, Muller, seorang dokter Jerman menamai penyakit ini botulisme, istilah dari kata Latin untuk sosis. Bakteri Clostridium botulinum pertama kali diisolasi pada tahun 1895 dan neurotoksin yang diproduksi bakteri ini diisolasi pada tahun 1944 oleh Dr Edward Schantz.

Jenis botulisme

1.Botulisme makanan
Bakteri botulisme dapat berkembang dengan oksigen sangat sedikit sehingga bisa hidup dalam makanan kaleng, makanan kaleng merupakan penyebab utama penyebaran botulisme makanan.

2.Botulisme luka
Jenis botulisme ini terjadi ketika bakteri memasuki tubuh melalui luka terbuka, orang yang menggunakan obat-obatan terlarang suntik lebih rentan terhadap botulisme luka.

3.Botulisme bayi
Botulisme bayi terjadi ketika bakteri Clostridium botulinum tumbuh dalam saluran usus bayi, botulisme ini menyerang bayi antara usia 6 minggu hingga 6 bulan. Bayi terinfeksi botulisme saat memakan makanan atau kontak dengan tanah yang terkontaminasi.

Gejala

Gejala-gejala pada foodborne botulism terjadi tiba-tiba, biasanya 18 sampai 36 jam setelah racun memasuki tubuh, meskipun gejala-gejala bisa mulai lebih cepat selama 4 jam atau selambat-lambatnya 8 hari setelah mencerna racun. Racun yang lebih banyak diserap, lebih cepat orang menjadi sakit. Biasanya, orang menjadi sakit dalam waktu 24 jam makan makanan terkontaminasi adalah yang sangat parah terkena.

Gejala-gejala pertama pada foodborne atau luka botulism biasanya termasuk mulut kering, penglihatan ganda, kelopak mata layu, dan ketidakmampuan untuk fokus pada benda di sekitarnya. Pupil pada mata tidak mengkerut dengan normal ketika terkena sinar selama pemeriksaan mata. Bagaimanapun, pada foodborne botulism, gejala-gejala pertama seringkali mual, muntah, kram perut, dan diare. Orang yang memiliki luka botulism tidak mengalami gejala-gejala pencernaan apapun.

Kerusakan syaraf oleh racun mempengaruhi kekuatan otot tetapi bukan indra perasa. Nada otot pada wajah kemungkinan hilang. Berbicara dan menelan menjadi sulit. Karena menelan adalah sulit, makanan atau ludah seringkali terhisap (asoirated) ke dalam paru-paru, menyebabkan cekikan atau sumbatan dan meningkatkan resiko pneumonia. Beberapa orang menjadi sembelit. Otot pada lengan dan kaki dan otot yang berhubungan dalam pernafasan menjadi lemah secara progresif sebagaimana gejala-gejala secara bertahap menurunkan tubuh. Masalah pernafasan kemungkinan mengancam nyawa. Pikiran biasanya tetap jernih.

Pada sekitar 90% bayi dengan infant botulism, sembelit adalah gejala awal. Kemudian otot menjadi lumpuh, dimulai dari wajah dan kepala dan segera menuju lengan, kaki dan otot yang berhubungan dengan pernafasan. Kelopak mata layu, menangis lemah, bayi tidak bisa menghisap, dan wajah mereka kehilangan ekspresi. Kisaran masalah dari menjadi lemah dan lambat makan sampai kehilangan nada otot dalam jumlah besar dan mengalami kesulitan bernafas. Ketika bayi kehilangan nada otot, mereka bisa merasa timpang yang abnormal.

Pengobatan

Orang yang mengalami botulism harus pergi ke rumah sakit segera, tes laboratorium untuk memastikan diagnosa dilakukan, tetapi pengobatan seringkali tidak dapat ditunda sampai hasilnya diketahui. Untuk membantu menghilangkan berbagai racun yang tidak dapat diserap, dokter bisa memberi arang aktif melalui mulut atau melalui pipa yang dimasukkan ke dalam perut.

Tanda vital (detak, tingkat pernafasan, tekanan darah, dan suhu) diukur dengan sering. Jika masalah pernafasan terjadi, orang dipindahkan ke ruang perawatan intensif dan kemungkinan secara sementara diletakkan pada ventilator. Beberapa pengobatan telah mengurangi presentase kematian disebabkan botulism dari sekitar 70% pada awal 1900 sampai kurang dari 10%.

Zat yang menyumbat aksi racun (antitoxin) diberikan segera mungkin setelah botulism telah didiagnosa. Hal ini lebih mungkin untuk membantu jika diberikan dalam 72 jam ketika gejala-gejala terjadi. Antitoxin bisa memperlambat atau menghentikan kemunduran fisik lebih lanjut, sehingga tubuh bisa sembuh dengan sendirinya lebih dari jangka waktu sebulan.

Meskipun begitu, antitoxin tidak dapat membatalkan kerusakan siap dilakukan. Juga, beberapa orang mengalami reaksi alergi serius (anaphylactic)terhadap antitoxin, yang diperoleh dari serum kuda, atau terbentuk serum penyakit. Antitoxin tidak dianjurkan untuk botulism bayi, tetapi digunakan pada botulism immune globulin (diperoleh dari darah pada orang yang diimunisasi melawan botulism) pada bayi akan dipelajari.

Orang bisa memerlukan untuk diberi makan melalui pipa pembuluh darah. Bayi bisa memerlukan untuk diberi makan melalui pipa palstik makanan tipis (pipa nasogastric)dilewati melalui hidung dan turun ke tenggorokan. Beberapa orang yang sembuh dari botulism merasa lelah dan nafas pendek untuk setahun ke depan, mereka bisa memerlukan terapi fisik jangka panjang.

Pencegahan

Spora dari clostridium botulinum sangat resisten terhadap panas dan bisa bertahan pada rebusan untuk beberapa jam. Meskipun begitu, racun dengan cepat dihancurkan oleh panas. Makanan yang disimpan dalam kaleng bisa menyebabkan botulism jika mereka tidak cukup dimasak sebelum mereka disimpan. Bakteri bisa menghasilkan beberapa racun pada suhu serendah 37.4ºF (3ºC), biasanya suhu pendingin, sehingga membekukan makanan tidak otomatis membuatnya aman.

Cara-cara berikut bisa membantu mencegah foodborne botulism :

1.Memasak makanan pada suhu 176º F (79.9ºC) selama 30 menit, hampir selalu menghancurkan racun.

2.Merebus makanan kaleng rumahan selama 10 menit, menghancurkan racun.

3.Membuang kaleng makanan yang berubah warna atau baunya busuk.

4.Membuang kaleng yang menggembung atau bocor.

5.Membekukan minyak yang terkena bawang putih atau rempah-rempah.

6.Menjaga kentang yang telah dipanggang dalam kertas aluminium tetap panas sampai dihidangkan.

7.Tidak memberi makan madu anak yang berusia di bawah 2 tahun, yang bisa mengandung clostridium botulinum spora.

Jika orang tidak pasti kaleng harus dibuang, mereka bisa memeriksa ketika mereka mulai untuk membuka. Sebelum membuat tusukan pertama, mereka bisa meletakkan beberapa tetes air di dalam daerah tersebut untuk ditusuk. Jika air terusir dibandingkan terhisap ke dalam kaleng ketika kaleng ditusuk, kaleng terkontaminasi dan harus dibuang.

Berbagai makanan kemungkinan terkontaminasi harus diletakkan dengan hati-hati. Bahkan racun dalam jumlah sedikit yang tercerna, terhisap, atau terserap melalui mata atau luka di kulit bisa menyebabkan penyakit serius. Sentuhan kulit harus dihindari sebanyak mungkin, dan tangan harus segera dicuci setelah memegang makanan. Jika luka menjadi terinfeksi, dengan segera mencari perawatan medis bisa mengurangi resiko luka botulism.

Herniated Nucleus Pulposus (Slipped disk)

Posted: 06 Apr 2014 06:30 AM PDT

Dokter Sehat – Herniated nucleus pulposus (Herniated Disk) adalah piringan yang terselip sepanjang tali tulang belakang, keadaan tersebut terjadi ketika seluruh atau sebagian pusat piringan tulang belakang yang lunak ditekan sepanjang bagian atau piringan yang lemah.

Penutup keras pada piringan tulang belakang bisa robek (pecah), menyebabkan nyeri. Bagian dalam yang lembut, seperti jel bisa menonjol keluar (herniated) sepanjang penutup tersebut, menyebabkan lebih nyeri. Nyeri terjadi karena tonjolan tersebut menyebabkan tekanan pada pusat syaraf tulang punggung disebelahnya. Kadangkala syaraf tersebut rusak.

Penyebab

Tulang (belakang) pada batang punggung sepanjang punggung, menghubungkan tengkorak dengan panggul, tulang ini melindungi syaraf yang menonjol pada otak dan menjalar kebawah punggung dan ke seluruh tubuh. tulang belakang tersebut dipisahkan oleh piringan yang berisi bahan yang lembut, seperti agar-agar, yang menyediakan batalan ke batang tulang belakang. Piringan ini bisa hernia (bergerak keluar dari tempatnya) atau pecah karena luka berat atau tegangan.
Batang tulang belakang dibagi kedalam beberapa bagian-cervical tulang belakang (leher), thoracic spine (bagian punggung dibelakang dada), lumbar tulang belakang (punggung bagian bawah), dan sacral tulang belakang (bagian yang dihubungkan dengan panggul yang tidak bisa bergerak). Radiculopathy merujuk pada setiap penyakit yang mengenai pusat syaraf tulang belakang, herniated disk adalah salah satu penyebab radiculopathy (sciatica).

Kebanyakan hernia terjadi di bagian punggung bawah (daerah lumbar) pada punggung, lebih dari 80% piringan yang hernia terjadi di punggung bagian bawah. Paling sering terjadi pada orang berusia 30 sampai 50 tahun. diantara usia ini, pelindung tersebut melemah. Bagian dalam, yang dibawah tekanan tinggi, bisa menekan melalui sebuah sobekan atau bintik yang melemahkan pada penutup dan menonjol keluar. Setelah usia 50 tahun, bagian dalam piringan tersebut mulai mengeras, membuat hernia sedikit mungkin. Sebuah piringan bisa turun berok tiba-tiba, luka trauma atau luka kecil berulang. Menjadi kelebihan berat badan atau mengangkat benda berat, terutama mengangkat tidak bagaimana semestinya, meningkatkan resiko tersebut.

Lumbar disk herniation terjadi 15 kali lebih sering dibandingkan cervical (leher) disk herniation, dan ini adalah salah satu penyebab yang paling umum pada nyeri punggung belakang. Cervical disk mengenai 8% setiap kali dan upper-to-mid-back disk (thoracic) hanya 1-2 % setiap kali.

Gejala

Pusat syaraf (syaraf besar yang bercabang keluar dari tali tulang belakang) bisa menjadi tertekan mengakibatkan gejala-gejala neurological, seperti perubahan sensor atau gerak.
Dimana nyeri tersebut terjadi tergantung dimana piringan itu turun berok dan dimana pusat syaraf tulang punggung terkena, nyeri tersebut terasa sepanjang lintasan syaraf yang tertekan oleh piringan yang turun berok. Misal, piring hernia umumya menyebabkan sciatica.

Nyeri tersebut bervariasi dari ringan sampai melumpuhkan, dan gerakan memperhebat nyeri tersebut. kaku dan kelemahan otot bisa juga terjadi. Jika tekanan pada pusat syaraf besar, kaki kemungkinan lumpuh. Jika cauda equina (berkas syaraf melebar dari bagian bawah tali tersebut) terkena, pengendalian kantung kemih dan isi perut bisa hilang. Jika gejala-gejala serius ini terjadi, perawatan medis diperlukan dengan segera.

Pengobatan

Pengobatan pertama untuk herniated disk adalah waktu singkat istirahat dengan rasa sakit dan anti-inflamasi obat, diikuti dengan terapi fisik, kebanyakan orang yang mengikuti perawatan ini akan pulih dan kembali ke kegiatan normal mereka. Sejumlah kecil orang perlu mendapatkan perawatan lebih lanjut, yang mungkin termasuk suntikan steroid atau operasi.

Nonsteroid obat anti-inflammatory drugs (NSAID) dan obat penghilang rasa sakit narkotika akan diberikan kepada orang-orang dengan herniated disk mendadak yang disebabkan oleh beberapa jenis cedera (seperti kecelakaan mobil atau mengangkat benda yang sangat berat) yang segera diikuti dengan sakit parah di belakang dan kaki.

Jika Anda memiliki kembali kejang, biasanya Anda akan menerima relaksan otot. Pada kesempatan langka, steroid dapat diberikan dengan pil atau langsung ke dalam darah melalui infus. NSAID digunakan untuk mengontrol rasa sakit jangka panjang, tapi narkotika dapat diberikan jika rasa sakit tidak merespon obat anti-inflamasi.

Perubahan gaya hidup
Diet dan olahraga sangat penting untuk meningkatkan nyeri punggung pada pasien kelebihan berat badan, terapi fisik penting untuk hampir semua orang dengan penyakit sendi. Terapis akan memberitahu Anda bagaimana untuk benar mengangkat, berpakaian, berjalan, dan melakukan aktivitas lain. Mereka akan bekerja untuk memperkuat otot-otot yang membantu mendukung tulang belakang. Anda juga akan belajar fleksibilitas tulang belakang dan kaki.

Injeksi
Suntikan steroid ke belakang di daerah herniated disk dapat membantu mengontrol rasa sakit selama beberapa bulan, suntikan tersebut mengurangi pembengkakan di sekitar disk dan meringankan banyak gejala. Suntikan tulang belakang biasanya dilakukan secara rawat jalan dengan menggunakan x-ray atau fluoroskopi untuk mengidentifikasi daerah di mana injeksi diperlukan.

Bedah
Pembedahan mungkin menjadi pilihan bagi beberapa pasien yang gejalanya tidak hilang meskipun pengobatan lain dan waktu.

Pencegahan

Pekerjaan yang aman dan praktek bermain, teknik mengangkat yang tepat, dan pengendalian berat badan dapat membantu mencegah kembali cedera pada beberapa orang. Beberapa dokter merekomendasikan penggunaan kawat gigi kembali untuk membantu mendukung tulang belakang. Kawat gigi tersebut dapat membantu mencegah cedera pada orang yang pekerjaannya mengharuskan mereka untuk mengangkat benda berat. Namun, terlalu sering menggunakan perangkat ini dapat melemahkan otot-otot perut dan punggung, membuat masalah lebih buruk.

Sekilas Tentang Sindrom Tourette

Posted: 06 Apr 2014 06:23 AM PDT

Dokter Sehat – Sindrom tourette adalah sebuah gangguan menurun ditandai dengan gerenyet urat syaraf otot sederhana dan kompleks dan vokal yang sering terjadi sepanjang hari setidaknya selama satu tahun. Sindrom tourette adalah sering terjadi, mempengaruhi 1 dari 100 orang. Hal ini 3 kali lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita. Yang seringkali dimulai di awal masa kanak-kanak. Pada kebanyakan orang, gejala-gejalanya ringan dimana gangguan tersebut tidak dikenali.

Sindroma Tourette adalah suatu penyakit dimana tic motorik dan vokalis terjadi beberapa kali dalam sehari dan telah berlangsung minimal selama 1 tahun, tic adalah gerakan diluar kesadaran yang terjadi secara berulang-ulang. Sindroma Tourette sering diawali dengan tic simplek pada masa kanak-kanak, yaitu berupa sentakan otot yang tidak diinginkan dan tanpa tujuan, yang terjadi berulang-ulang.

Selanjutnya tic simplek berkembang menjadi gerakan yang kompleks, termasuk tic vokalis dan kelumpuhan pernafasan secara tiba-tiba. Tic voklis terdengar sebagai bunyi mendengus atau menggonggong.

Penyebab dari munculnya sindrom tourrete belum dapat diketahui secara pasti, para ahli memperkirakan bahwa faktor genetik dan lingkungan memiliki peran penting dalam sindrom ini. Namun banyak kasus menunjukan bahwa sindrom tourrete tidak diwariskan oleh orang tua, banyak individu dengan Tourette Syndrom mengalami gejala hiperaktif, depresi, kecemasan, perilaku impulsif dan gangguan perilaku lainnya. Bahkan Leckman menyebutkan bahwa 25/42 % remaja dengan sindrom tourrete mengalami gejala ADHD. Sementara penelitian yang dilakukan oleh Yin menunjukan bahwa individu dengan Tourette Syndrom memiliki permasalahan stres psikososial. Dalam kajian neurologis, gangguan tic yang dialami oleh penderita sindrom tourrete merupakan bentuk disfungsi pada daerah kortikal, sub kortikal, talamus, basal gangla dan korteks frontal.

Gejala

Sindrom tourette seringkali diawali dengan gerenyet otot sederhana, seperti meringis, sentakan kepala, dan berkedip-kedip. Gerenyet sederhana kemungkinan hanya gelisah biasa dan bisa hilang dengan waktu. Beberapa gerenyet tidak diperlukan untuk menyebabkan sindrom tourette, yang melibatkan lebih dari pada gerenyet sederhana. Misalnya, orang dengan sindrom tourette bisa menggerakkan kepala mereka dengan berulang-ulang dari sisi ke sisi, mengedipkan mata mereka, membuka mulut mereka, dan meregangkan leher mereka.

Tahukah anda

1.Sindrom tourette bisa jadi sangat ringan yang tidak dapat dikenali
2.Kebanyakan orang dengan sindrom tourette tidak secara acak menimbulkan kekacauan.

Gangguan tersebut bisa berkembang menjadi gerenyet urat syaraf kompleks, termasuk gerenyet urat syaraf vokal, memukul, menendang, dan nafas tersentak-sentak yang tiba-tiba, tidak teratur. Gerenyet urat syaraf vokal bisa diawali dengan mendengkur, mendengus, mendengung, atau membentak keras dan menjadi kompulsiv, mengutuk tanpa sengaja. Untuk alasan yang tidak jelas dan seringkali pada pertengahan perbincangan, beberapa orang yang menderita sindrom tourette bisa berteriak kacau atau berkata yang kotor (disebut corprolalia). Suara meledak-ledak yang keluar ini kadangkala salah dianggap disengaja, khususnya pada anak-anak. Meskipun coprolalia adalah ciri-ciri yang paling dikenal pada sindrom tourette, setidaknya 85% orang yang menderita sindrom tourette tidak mengalami coprolalia. Orang bisa juga segera mengulang kata setelah mendengarnya (disebut echolalia/latah).

Orang dengan sindrom tourette seringkali mengalami kesulitan berfungsi dan mengalami kegelisahan yang patut dipertimbangkan dalam lingkungan sosial. Dahulu, mereka dihindari, diasingkan, atau bahkan dianggap kerasukan setan. Impulsiv, agresif, dan perilaku menghancurkan diri sendiri terbentuk pada banyak penderita, dan perilaku obsessive-compulsive terbentuk pada separuh penderita. Anak yang menderita sindrom tourette seringkali mengalami kesulitan belajar. Kebanyakan juga mengalami kekurangan-perhatian/gangguan terlalu aktif. Apakah sindrom tourette itu sendiri atau stres yang tidak seperti biasanya pada kehidupan dengan gangguan tersebut menyebabkan masalah-masalah ini tidak jelas.

Seorang penderita anak-anak bisa menggerakkan kepalanya secara berulang dari kiri ke kanan atau sebaliknya, mengedip-ngedipkan matanya, membuka mulutnya atau meregangkan lehernya. Tic yang lebih kompleks bisa berupa memukul dan menendang, mengendus-endus, merintih dan mendengung. Penderita bisa mengucapkan kata-kata yang kasar di tengah-tengah percakapan, tanpa alasan yang jelas.
Penderita juga bisa dengan cepat mengulang-ulang kata yang didengarnya (ekolalia).

Pengobatan

Jika gejala-gejala adalah ringan, obat-obatan bisa tidak diperlukan.

Gerenyet urat syaraf sederhana: dokter biasanya pertama kali mencoba clonidine atau guanfacine. Clonidine, sebuah obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi, kadangkala membantu dan terutama sekali sangat berguna dalam mengendalikan gelisah dan perilaku obsessive-compulsive. Benzodiazepines, seperti clonazepam dan diazepam, bisa membantu. Obat-obatan ini adalah obat penenang ringan yang digunakan denga cara diminum.

Gejala-gejala berat : obat-obatan antipsikotik kemungkinan digunakan untuk membantu menekan gerenyet urat syaraf tersebut, sekalipun psikosis bukan penyebab. Dosis yang paling rendah diperlukan untuk membuat gerenyet urat syaraf dapat menerima obat yang digunakan, dan dosis dikurangi sebagaimana gerenyet urat syaraf berkurang. Haloperidol, obat antipsikotik yang paling umum digunakan, adalah efektif tetapi lebih memiliki efek samping dibandingkan obat-obatan antipsikotik lainnya, seperti olanzapine, pimozide, dan risperidone.

Efek samping pada antipsikotik bisa termasuk gejala-gejala serupa pada penyakit Parkinson (parkinsonism), gelisah, otot kaku, kontraksi otot tanpa sengaja yang terus-menerus (dystonias), pertambahan berat badan, pandangan buram, tidak bisa tidur, dan bosan, lambat berpikir. Tardive dyskinesia, yang terdiri dari gerakan tidak sengaja berulang-ulang, bisa terbentuk dan lama bahkan setelah obat tersebut dihentikan. Tidak dapat mengendalikan, lengan dan kaki terasa sakit, lidah menjulur keluar, dan bibir berlipat, berkerut, dan mengecap. Jarang tetapi efek samping yang lebih serius disebut sindrom neuroleptic malignant terdiri dari demam tinggi, tekanan darah tinggi, kerusakan otot, dan koma.

Menyuntikkan racun botulinum ke dalam otot yang membuat gerenyet urat syaraf tersebut bisa mengurangi gerakan tidak normal seperti dorongan yang mendahului mereka. Botulinum, racun bakteri yang menyebabkan botulism, digunakan untuk melumpuhkan otot-otot (dan untuk memperbaiki kerutan).

Perangsangan otak mendalam dianggap sebagai pengobatan percobaan untuk sindrom Tourette, tetapi kadangkala dilakukan di pusat khusus ketika gangguannya hebat dan obat-obatan sudah tidak efektif. Elektroda ditempatkan di bagian-bagian otak berpikir yang terlibat pada gerenyet urat syaraf.

Seputar Tentang Tremor

Posted: 06 Apr 2014 06:20 AM PDT

Dokter Sehat – Tremor adalah gerakan spontan atau gemetar dari setiap bagian tubuh (bahkan kepala Anda atau suara mungkin terlibat), hal ini sering paling mencolok di tangan Anda. Tremor esensial jarang hadir ketika tangan tidak sedang digunakan. Hal ini menjadi paling jelas ketika orang yang terkena sedang mencoba untuk melakukan sesuatu, seperti meraih sebuah objek atau menulis.

Tremor dapat terjadi pada segala usia tetapi cenderung lebih umum pada tua people.You dapat mengembangkan Getaran dari kelelahan, stres, kecemasan, atau bahkan marah. Namun, tremor berkelanjutan yang tidak terkait dengan perubahan dalam keadaan emosi Anda dapat menjadi tanda kondisi medis yang mendasari dan harus dievaluasi. Anda dapat belajar, seperti banyak orang, bahwa tremor Anda normal, tetapi alasan medis untuk menghilangkan gemetar adalah penting.

Penyebab

Setiap orang mengalami tremor pada tingkatan tertentu, yang disebut tremor fisiologis, meskipun kadang sangat ringan sehingga tidak dihiraukan. Tremor terjadi karena adanya gangguan pada persarafan yang menuju ke otot yang terkena, tremor dikelompokkan berdasarkan kecepatan dan irama gerakannya, dimana dan seberapa sering terjadi serta beratnya :

1.Tremor aksi, terjadi ketika otot dalam keadaan aktif.

2.Tremor istirahat, terjadi ketika otot sedang beristirahat. Meskipun penderita sedang beristirahat total, lengan atau tungkainya bisa terus gemetaran. Tremor ini bisa merupakan pertanda dari penyakit Parkinson.

3.Tremor yang disengaja, terjadi jika seseorang membuat gerakan yang disengaja, tremor ini bisa terjadi pada seseorang yang memiliki kelainan pada serebelum (otak kecil) atau penghubungnya. Yang sering menyebabkan terjadinya tremor ini adalah sklerosis multiple, tremor yang disengaja juga bisa terjadi pada penyakit neurologis lainnya, stroke atau alkoholik menahun. Tremor yang disengaja lebih lambat daripada tremor esensial serta menyebabkan gerakan yang lebih luas dan serabutan.

4.Tremor esensial merupakan tremor yang biasanya mulai timbul pada masa dewasa, yang secara perlahan menjadi semakin nyata dan tidak memiliki penyebab yang pasti. Tremor esensial biasanya bersifat ringan dan tidak menunjukkan adanya penyakit yang serius, tetapi bisa mengganggu, yaitu mempengaruhi tulisan tangan, menyebabkan kesulitan dalam menggunakan perkakas dan mempermalukan penderitanya. Keadaan ini bisa diperberat oleh stres emosional, kecemasan, kelelahan, kafein atau obat perangsang yang diresepkan oleh dokter. Obat-obatan (terutama untuk asma dan emfisema) juga bisa memperburuk tremor esensial.

5.Tremor senilis adalah tremor esensial yang timbul pada usia lanjut.

6.Tremor familial merupakan tremor esensial yang terjadi di dalam satu keluarga.

Gejala

1.Otot kaku, kekakuan otot (kekakuan) sering terjadi pada tungkai dan leher Anda. Terkadang kekakuan bisa begitu parah sehingga membatasi ukuran gerakan Anda dan menyebabkan nyeri.
2.Sakit kepala ringan.

3.Keringat dingin.

4.Muntah.

5.Kehilangan nafsu makan.

6.Insomnia.

7.Gelisah.

8.Nadi cepat.

9.Kecemasan dan halusinasi pendengaran.

Pengobatan

Jika sifatnya ringan dan tidak mengganggu kegiatan sehari-hari, biasanya tidak diperlukan pengobatan. Obat-obat yang bisa mengurangi tremor adalah propanolol, misolin dan anti kejang lainnya, serta obat penenang yang ringan. Kafein (di dalam kopi dan soda) dan perangsang lainnya harus dihindari, karena bisa memperburuk keadaan ini.

Sciatica Kaku Pada Kaki

Posted: 06 Apr 2014 06:17 AM PDT

Dokter Sehat – Kedua syaraf sciatic adalah syaraf terbesar dan terpanjang pada tubuh, masing-masing hampir sebesar jari. Pada setiap sisi tubuh, syaraf sciatic menjalar dari tulang punggung bawah,dibelakang persendian pinggul, turun ke bokong dan dibelakang lutut. Disana syaraf sciatic terbagi dalam beberapa cabang dan terus menuju kaki. Ketika syaraf sciatic terjepit, meradang, atau rusak, nyeri sciatica bisa menyebar sepanjang panjnag syaraf sciatic menuju kaki. Sciatica terjadi sekitar 5% pada orang.

Penyebab

Sciatica disebabkan oleh iritasi atau peradangan saraf sciatic, saraf terbesar dan terpanjang dalam tubuh yang menjalar dari punggung bawah melewati belakang sendi panggul dan bercabang hingga ke dua belah paha, betis, tumit dan telapak kaki. Saraf ini berperan mengirimkan sinyal dari otak ke otot dan menyampaikan informasi penginderaan dari kedua kaki ke otak. Dengan adanya peradangan, fungsi ini sedikit banyak akan terganggu.

Peradangan saraf sciatic dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, antara lain :

1.Herniasi atau bergesernya diskus tulang belakang sehingga keluar menempati ruang yang ditempati saraf dan menekannya.

2.Sindroma piriformis, terjadi ketika otot piriformis (otot kecil yang berada jauh di dalam pantat) menjadi kaku atau tegang sehingga menekan dan mengiritasi saraf sciatic.

3.Lumbar spinal stenosis, terjadi karena penyempitan saluran spinalis pada daerah punggung bawah yang menekan saraf sciatic.

4.Spondilolistesis, terjadi karena pergeseran salah satu ruas tulang punggung sehingga tidak lagi sejajar dengan yang di atasnya dan mempersempit lubang keluar saraf.

Terapi sciatica

Penanganan sciatica biasanya dilakukan dengan mengidentifikasi penyebab iritasi dan menghilangkannya, Penanganan seperti ini lebih produktif dibandingkan hanya menghilangkan peradangannya saja.

Operasi biasanya jarang diperlukan, kecuali untuk membuang bagian dari diskus yang mengalami herniasi dan mengoreksi penyempitan saluran spinal. Terapi siropraksi, masase (pemijatan), akupunktur dan moksibasi (akupunktur dengan pemanasan) dapat menghilangkan penyebab sciatica pada beberapa orang.

Peregangan dan gerakan senam tertentu juga dapat menghilangkan sciatica, gerak badan dapat mengurangi inflamasi dan memperlancar peredaran darah sehingga mempercepat proses penyembuhan. Dokter mungkin memberikan obat anti inflamasi, relaksan otot dan analgetik untuk menghilangkan rasa nyeri.

Untuk perawatan sendiri di rumah, Anda bisa mencoba mengurangi nyeri dengan terapi es dan air hangat. Anda bisa menempelkan bantal pemanas (heating pad), handuk basah hangat, atau kantong es ke kulit di daerah punggung bawah sekitar 15-20 menit. Ketika menggunakan es, tambahkan air ke dalam kantong es agar dapat fleksibel mengikuti kontur tubuh. Jangan menempelkan es secara langsung ke kulit.

Pencegahan

Beberapa penyebab sciatica tidak dapat dicegah, seperti herniasi diskus karena penuaan dan tekanan saraf karena kehamilan atau jatuh. Tips berikut dapat mengurangi risiko sciatica karena sebab-sebab yang dapat dicegah :

1.Gunakan teknik mengangkat beban yang benar, angkat dengan punggung Anda lurus sehingga tumpuan badan tepat pada panggul dan kaki, tempatkan benda dekat dengan dada Anda. Gunakan teknik ini ketika mengangkat benda apa pun, seberat atau seringan apa pun.

2.Hindari atau berhenti merokok karena mempercepat degenerasi diskus.

3.Berolah raga secara teratur untuk menguatkan otot punggung dan perut yang berperan mendukung tulang punggung Anda.

4.Ambil posisi tubuh yang baik saat duduk, berdiri dan tidur. Posisi yang baik mengurangi tekanan pada punggung bawah.

5.Jangan duduk dalam jangka waktu lama, selingi dengan berjalan kaki dan aktivitas lain.

Pengobatan

Seringkali, nyeri tersebut hilang dengan sendirinya. Istirahat, tidur diatas kasur yang keras, menggunakan obat-obatan OTC anti peradangan nonsteroidal (NSAIDs), dan mengompres panas dan dingin kemungkinan pengobatan yang cukup. Untuk banyak orang, tidur pada sisi mereka dengan lutut ditekuk dan sebuah bantal diantara lutut menghadirkan keringanan. Meluruskan otot yang lumpuh secara pelan-pelan setelah pemanansan bisa membantu.(medicastore).

Cara Alami Mengobati sakit Pencernaan

Posted: 06 Apr 2014 06:15 AM PDT

Dokter Sehat – Usus dan lambung merupakan bagian dari sistem pencernaan,g angguan pencernaan disini dapat meliputi organ tersebut. Seperti yang di lansir dari beberapa sumber kesehatan, gangguan pencernaan merupakan kondisi dimana seseorang mengalami gangguan sistem pencernaan, yaitu lambatnya pergerakan makanan dalam saluran cerna, lebih lambat daripada pada kondisi normal.

Gangguan pencernaan itu sendiri ada beberapa jenis diantaranya gastroparesis, dyspepsia , gastritis, maldigesti, parotitis, xerostomia dan jenis lainnya. Jika gangguan pencernaan ini tidaksegera di atasi maka dapat berkembang menjadi semakin parah. Yang terparah adalah sampai dapat menyebabkan radang usus dan semacamnya.

Penyebab penyakit gangguan pencernaan yang paling utama ini adalah pola makan yang mungkin tidak sehat, stres, kebiasaan makan yang buruk, pengobatan yang menyebabkan iritasi, infeksi kronis, dan hadirnya bateria dalam sistem pencernaan, sebagaimana pada kasus tukak pepsin yang disebabkan oleh infeksi bakteri Helicobacter pylori.

Cara alami mengobati sakit pencernaan :

1.Jauhi makanan yang menyebabkan gas
Untuk sementara waktu lebih baik hindari makanan-makanan yang menyebabkan Anda buang gas. Makanan tersebut antara lain seperti umbi-umbian (singkong, ketela rambat), kol, brokoli, kembang kol, dan lain sebagainya.

2.Konsumsi kaldu
Kaldu buatan rumah harganya tentu akan jauh lebih murah dan rasanya lezat. Selain itu, ia kaya kandungan nutrisi dan mineral yang dibutuhkan pencernaan untuk memulihkan diri. Seperti misalnya asam Proline dan glycine, tang akan mempercepat penyembuhan pencernaan.

3.Makan menu berserat
Perbanyak konsumsi makanan berserat, namun hindari menu yang terlalu kaya karbohidrat. Serat di dalam karbohidrat akan jauh lebih sulit diserap dan dicerna oleh tubuh. Serat tersebut bisa Anda temukan pada oatmeal, makanan gandum-ganduman, sereal, buah berry-beryyan, plum, aprikot kering, dan lain sebagainya.

4.Minum air putih
Berapa banyak gelas air putih yang Anda konsumsi sehari? Apabila kurang dari 8 gelas sehari, maka Anda memang wajib meningkatkannya. Biasakan minum air setidaknya 8 gelas sehari dan menambahkan asupan air dari buah-buahan segar yang Anda makan sehingga tubuh tidak sampai kekurangan cairan.

5.Berolahraga
Sebenarnya penyakit di dalam tubuh bisa Anda kontrol dengan olahraga rutin. Setidaknya 30-45 menit dalam sehari, maka tubuh akan dalam kondisi selalu fit dan bugar, sehingga bakteri penyakit tidak gampang menyerang, selain itu, mereka yang melakukan olahraga rutin, metabolisme tubuhnya juga lebih baik. Demikian juga dengan buang air besar, yang bisa terus secara rutin setiap hari.

6.Makan perlahan saja
Hindari makan terlalu cepat sekalipun Anda merasa lapar. Makan terlalu cepat akan membuat makanan tidak tercerna dengan baik. Sehingga makanan yang Anda konsumsi justru menjadi gas di dalam perut. Hal ini menyebabkan perut merasa tidak nyaman, dan bahkan kram atau mual.

7.Hindari terlalu banyak makanan manis
Kondisi pencernaan yang gampang sakit disebabkan karena Anda terlalu sering dan terlalu banyak makan makanan manis. Gula susah diproses di dalam tubuh, sehingga ia menyebabkan banyak penyumbatan di mana-mana, hal ini akan berbahaya apabila dibiasakan terus menerus.

8.Kurangi stress
Manage stres di dalam tubuh Anda, hindari membawa pulang pekerjaan ke rumah sehingga Anda punya cukup banyak waktu untuk beristirahat dan mengatasi stres Anda. Pastikan juga tidur Anda cukup, dan nikmati tidur yang berkualitas.

Seputar Tentang Penyakit Korea Dan Atetosis

Posted: 06 Apr 2014 05:10 AM PDT

Dokter Sehat – Korea adalah gerakan tak terkendali yang berupa sentakan berskala besar dan berulang-ulang, seperti berdansa, yang dimulai pada salah satu bagian tubuh dan menjalar ke bagian tubuh yang lainya secara tiba-tiba dan tak terduga. Atetosis adalah gerakan memutar yang lambat dan terus menerus, biasanya pada kaki dan tangan. Korea dan atetosis bisa terjadi secara bersamaan, dan disebut koreoatetosis.
Penyebab korea dan atetosis

Kelainan gerak baik pada korea ataupun atetosis bukan merupakan sebuah penyakit pada seseorang, tetapi ini merupakan gejala kibat adanya jenis penyakit lain yang diderita orang tersebut. Kelainan gerak ini disebabkan karena adanya gangguan atau kelainan yang terjadi pada daerah ganglia basalis di otak seseorang. Ganglia basalis merupakan daerah di otak yang mempunyai fungsi untuk memperhalus gerakan dan juga mengatur posisi tubuh ketika terjadi gerakan tubuh.

Untuk sebagian penderita korea dan atetosis ada neurotransmiter dopamin yang jumlahnya di atas normal dan berlebihan, dan ini menimbulkan kelainan pada fungsi ganglia basalis. Kondisi juga akan semakin diperburuk bila penderita minum obat tertentu untuk jenis penyakit tertentu dengan efek yang berlawanan.

Pada penyakit huntington bisa menjadi penyebab terjadinya korea dan atetosis pada seseorang. Korea paling sering dialami oleh orang yang sudah berusia lanjut, dan biasanya terjadi pada sekitar otot di daerah mulut. Kelainan gerak pada orang usia lanjut ini juga belum bisa diketahui dengan jelas penyebabnya. Kelainan gerak ini juga bisa dialami oleh wanita hamil, terutama pada 3 bulan pertama kehamilan, tetapi meskipun tanpa pengobatan ini akan menghilang setelah persalinan.

Gejala

Gejala kelainan gerak ini adalah timbul gerakan yang mendadak dan tidak terduga serta tidak terkontrol, gerakan yang terjadi akan mulai menghilang atau berkurang intensitasnya ketika penderita sedang tidur. Biasanya gerakan akan semakin menjadi ketika penderita sedang mengalami emosi tinggi atau ketika sedang melakukan aktifitas fisik tertentu.

Pengobatan

Jika penyebabnya adalah obat-obatan, maka korea akan membaik setelah pemakaian obat dihentikan. Untuk membantu mengendalikan pergerakan yang abnormal bisa diberikan obat yang menghalangi efek dopamin (misalnya obat anti psikosa).

Sekilas Tentang Tengkorak Retak

Posted: 06 Apr 2014 05:03 AM PDT

Dokter Sehat – Tulang tengkorak retak adalah kejadian dimana tulanmg pada tengkorak kepala retak akibat pukulan atau penyakit lain yang menyerang tengkorak, tulang temporal atau biasa disebut dengan tulang tengkorak yang mengandung bagian pada saluran telinga, telinga bagian tengah, dan telinga bagian dalam bisa retak oleh pukulan ke kepala. Retak tulang temporal sering memecahkan gendang telinga dan bisa juga merusak ossicles dan cochlea.

Gejala-gejala yang sering timbul sebelum penderita mengalami retak tengkorak adalah kelumpuhan wajah di samping retak tersebut dan kehilangan pendengaran yang berat, yang kemungkinan konduktif, sensorineural, atau keduanya. Orang bisa mengalami pendarahan dari telinga, darah di belakang gendang telinga, atau potongan berwarna kebiruan pada kult di bagian belakang telinga. Kadangkala, cairan cerebrospinal bocor dari otak melalui retakan dan tampak cairan bening keluar dari telinga atau hidung. Kebocoran cairan ini mengindikasikan bahwa otak tersebut terkena infeksi.

Diagnosa

Tengkorak retak biasanya didiagnosa pada orang dengan luka kepala yang menjalani computed tomography (CT) scanning. CT scanning lebih baik dibandingkan magnetic resonance imaging (MRI) untuk mendiagnosa tengkorak yang retak.

Kebanyakan orang dengan tengkorak yang retak tanpa luka kepala dirujuk ke rumah sakit dan diperiksa. Orang yang mengalami serangan memerlukan antikonsulvan. Selain dari retak pada dasar tengkorak dan tengkorak retak yang menekan, kebanyakan tengkorak tidak memerlukan pengobatan khusus.

Retak pada dasar tengkorak : orang dengan retak pada dasar tengkorak dirujuk ke rumah sakit, istirahat total dan mengangkat kepala diperlukan sampai cairan cerebrospinal berhenti mengalir. Orang harus menghindari meniup hidung mereka karena seringkali sinus di dekat hidung juga retak. Bahkan juga, meniup hidung bisa menyebabkan udara dari hidung menyebar ke bagian lain pada wajah atau kepala. Kebanyakan meningel merobek penutup pada mereka sendiri dalam 48 jam atau setidaknya dalam seminggu setelah luka tersebut. jika cairan cerebrospinal terus mengalir, kemudian dokter kadangkala bisa mengeringkan cairan tersebut dengan memasukkan jarum kecil pada punggung bawah. Jika cairan terus mengalir, aliran tersebut ditutup dengan cara operasi.

Tahukah anda

Sinar X pada tengkorak jarang membantu

Tengkorak retak yang menekan : pada retakan jenis ini, salah satu atau lebih bagian pada tulang bisa menekan ke dalam otak, merusak otak. Otak kemungkinan mengarah keluar, dokter bermaksud untuk mencegah infeksi dan pembentukan abscesses dengan mengangkat benda asing dan jaringan mati dan memperbaiki dengan maksimal kerusakan sebagaimana mungkin. Dokter mengangkat kepingan tengkorak kembali ke posisi dan menutup luka dengan jahitan.

Tengkorak yang retak pada anak : pada bayi yang mengalami tengkorak retak, selaput di sekitar otak kadangkala menonjol terus dan menjadi terperangkap oleh retakan, membentuk kantung berisi cairan yang disebut retak yang berkembang atau kista leptomeningeal. Kantung tersebut terbentuk lebih dari 3 sampai 6 minggu dan kemungkinan bukti pertama bahwa tengkorak telah retak.

Seorang anak dengan tengkorak yang retak dirujuk ke rumah sakit jika :

1.Gejala-gejala diduga kemungkinan luka otak.

2.Anak tersebut telah pingsan, walau sebentar.

3.Gejala-gejala atau CT scan menemukan dugaan sebuah retakan pada dasar tengkorak.

4.Gejala-gejala atau CT scan menemukan dugaan sebuah retakan pada dasar tengkorak.

5.Anak yang diduga mengalami kekerasan.

Pengobatan

Pengobatan pada kista leptomeningeal bisa hanya berhubungan dengan penelitian, sejak kantung berisi cairan kadangkala sembuh dengan sendirinya. Pada anak yang mengalami atau menjadi beresiko mengalami masalah-masalah seperti tekanan pada otak atau infeksi, dokter mengeringkan kista dengan cara operasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar