Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia |
- 10 Gangguan Pada Kaki
- Fakta Menarik Tentang Aspirin
- Gangguan Pola Makanan
- Waspadai Bahaya Burnout Ditempat Kerja
- Yang Perlu Diketahui Mengenai Gangguan Psikosomatik
- Seputar Tentang Kesehatan Mental
- Ancaman Penyakit Bagi Pecinta Dunia Maya
- Kanker Mulut Lebih Mematikan Dari Kanker Serviks
- Patah Tulang Hidung Bisa Bikin Komplikasi
- ALS Penyakit Yang Tidak Hanya Bikin Lumpuh Tapi Juga Mematikan
| Posted: 01 Apr 2014 04:09 AM PDT Dokter Sehat – Meski jauh dari jantung dan jarang terjadi permasalahan kesehatan, sebaiknya jangan menganggap remeh kondisi kaki. Menurut seorang podiatrist atau ahli penyakit kaki, Paul Brezinski, jika sewaktu-waktu terjadi gangguan di kaki, maka hal tersebut bisa mempengaruhi kesehatan anda secara keseluruhan. Ia menjelaskan bahwa kedua kaki mempunyai 50 tulang. Tulang-tulang ini menyusun lebih dari 200 otot, 60 persendian, tendon, dan ligamen yang membuat kaki dapat digerakkan. Apabila anda merasa ada sesuatu yang aneh dan tidak seperti biasanya pada kaki anda, anda patut waspada. Ada 10 gangguan yang bisa anda kenali, diantaranya adalah sebagai berikut : 1.Kaki terasa dingin Kerusakan saraf karena diabetes yang tidak terkontrol juga bisa membuat kaki terasa dingin, kemungkinan terkait dengan anemia dan hypothyroidism. 2.Jari kaki putih, biru, dan merah 3.Jalan diseret 4.Jari melengkung 5.Kaki bengkak Jika terlihat kontras dan berlangsung lama, bisa jadi ada serangan penyakit serius, seperti sirkulasi darah yang buruk, penyumbatan darah, atau gangguan pada sistem limpatik. Problem pada ginjal juga bisa menyebabkan kondisi seperti ini. 6.Kaki terasa terbakar 7.Nyeri pada ibu jari 8.Nyeri menusuk 9.Kuku putih 10.Kuku menguning |
| Posted: 01 Apr 2014 04:06 AM PDT Dokter Sehat – Aspirin merupakan salah satu obat yang digunakan untuk menghilangkan rasa sakit yang terasa pada tubuh kita, aspirin juga ternyata diketahui dapat mencegah serangan jantung pada manusia jika dipakai dalam jangka waktu yang panjang karena aspirin memiliki efek antikoagulan yang berfungsi untuk mencegah terjadinya serangan jantung jika dipakai dalam dosis yang rendah tentunya,bahan utama yang dipakai untuk membuat obat aspirin ini merupakan bahan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti bahan yang berasal dari pohon willow yang telah digunakan selama berabad-abad lamanya untuk menghilangkan rasa sakit atau nyeri pada tubuh. Berikut ini adalah lima fakta tentang aspirin : 1.Aspirin dapat mengurangi risiko serangan jantung American Heart Association merekomendasikan untuk minum aspirin secara rutin pada orang-orang yang berisiko mengalami serangan jantung, atau mereka yang mampu bertahan dari serangan jantung. Namun demikian AHA menyarankan agar berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsi aspirin. Ini karena aspirin belum tentu tepat untuk orang dengan kondisi-kondisi tertentu. Selain itu, aspirin juga memiliki efek samping termasuk risiko peningkatan pendarahan gastrointestinal. 2.Aspirin dapat meningkatkan risiko tinnitus 3.Aspirin dapat mengurangi risiko kanker Meskipun banyak bukti yang mengaitkan penggunaan aspirin secara teratur dengan penurunan risiko kanker, obat ini belum direkomendasikan sebagai cara untuk mencegah kanker. 4.Aspirin dapat meningkatkan risiko sidrom reye Kondisi ini terjadi pada anak-anak yang diberi aspirin ketika pulih dari flu atau cacar air, meskipun aspirin telah disetujui untuk digunakan pada anak-anak berumur lebih dari 2 tahun, obat ini tidak boleh diberikan kepada anak-anak yang baru sembuh dari flu atau cacar air, menurut Mayo Clinic. 5.Aspirin dapat meningkatkan risiko pendarahan pada ibu hamil |
| Posted: 01 Apr 2014 04:04 AM PDT Dokter Sehat – makan merupakan masalah kesehatan yang sering dianggap bukan suatu masalah yang penting, padahal, gangguan makan pada diri seseorang harus diatasi. Ini dia jenis-jenisnya yang paling umum dialami. Makan adalah kebutuhan manusia untuk bertahan hidup. Manusia perlu melakukannya dengan benar agar tetap sehat. Sebagian besar dari kita mengatasi gangguan makan dengan santai karena terlihat tidak fatal, namun, gangguan ini cukup serius sebagaimana penyakit psikosomatis lainnya. Ada beberapa jenis gangguan makan yang pada akhirnya menyebabkan masalah kesehatan yang serius, seperti obesitas, masalah lambung, tekanan darah rendah, dan sebagainya. Kadang-kadang Anda menderita gangguan makan selama bertahun-tahun dan bahkan tidak menyadarinya. Berikut beberapa jenis gangguan makan yang paling sering dialami : 1.Anoreksia nervosa Tanda-tanda seseorang terkena anoreksia : •menjadi sangat kurus dan lemah atau lesu karena kurang gizi 2.Bulimia nervosa Tanda-tanda seseorang terkena bulimia : •takut kegemukan Angka kematian akibat kedua penyakit itu tidak boleh diabaikan, sekitar 15%. Kematian terutama disebabkan oleh aritmia jantung, perdarahan gastrointestinal, dan bunuh diri (pada mereka yang juga mengalami depresi). |
| Waspadai Bahaya Burnout Ditempat Kerja Posted: 01 Apr 2014 04:00 AM PDT Dokter Sehat – Pernahkan anda merasakan kondisi dimana anda merasa kehilangan energi psikis maupun fisik ketika bekerja? Atau suatu keadaan dimana stress (tekanan) yang konstan membuat anda merasa kecewa, tidak berdaya dan benar-benar merasa lemas. Apabila ia, kemungkinan anda terkena sindrom burn out. Burnout adalah suatu keadaan lelah emosi, psikologis, dan fisik yang diakibatkan oleh stress yang berlebihan dan berlangsung lama.Hal ini muncul ketika kita merasa kewalahan dan tidak mampu memenuhi tuntutan pekerjaan yang ada secara terus menerus. Selama stress berlanjut, kita mulai kehilangan minat dan motivasi pada pekerjaan. Maslach dan Jackson mendefinisikan burnout sebagai kehilangan secara bertahap kepedulian dengan rekan kerja yang akan membawa seseorang kepada keadaan mengisolasi diri atau kebencian dan keterasingan, burnout merupakan suatu proses bukan hanya sekedar kondisi kejiwaan semata, dan bersifat progresif, dengan kata lain ia terakumulasi dalam diri. Hal ini tidak berdampak serius apabila tidak terakumulasi. Burnout diakibatkan oleh faktor-faktor dalam lingkungan kerja, seperti misalnya beban kerja yang terlalu berat, kurang jelasnya hak dan tanggung jawab kerja, konflik peran, ataupun kurangnya reward yang diperoleh. Harap dipahami reward yang dimaksud tidak selalu identik dengan materi, namun juga berupa dukungan psikologis. Gejala berikut dapat mengindikasikan Anda mengalami burnout : 1.Hilang energy 2.Depresi 3.Kurang motivasi 4.Sulit tidur 5.Keputusasaan Burnout terkait dengan bekerja dalam pekerjaan berkadar stress tinggi dalam jangka lama, dikombinasikan dengan kepribadian dan masalah pribadi. Sedikit stress dapat menguntungkan Anda, tapi stress yang terus-menerus dapat menyebabkan kerusakan pada tubuh Anda. Jika terus berlanjut, Anda berada pada titik di mana Anda harus berhenti bekerja. Baterai Anda ibaratnya sudah kosong. Burnout dapat terjadi dalam profesi apa pun, tapi orang-orang yang bekerja dalam bidang layanan dan dukungan memiliki risiko lebih tinggi. Perawat, polisi, guru, dan staf pelayanan pelanggan dapat terjebak antara apa yang mereka inginkan dan apa yang dapat dilakukan organisasi. Orang yang memiliki tuntutan tinggi terhadap diri mereka sendiri dan yang bermasalah pribadi atau keluarga juga lebih rentan mengalami burnout. Bila Anda mengalami gejala burnout, sebaiknya Anda mengambil cuti untuk beristirahat. Anda dapat berkonsultasi dengan psikolog, orang-orang terdekat atau mentor Anda untuk mencurahkan masalah dan mendapatkan nasihat. Berganti profesi yang kurang membuat stres dapat menjadi pilihan tindakan dalam jangka menengah atau panjang. Untuk dapat mencegah burnout, Anda harus memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk secara efektif mengatasi stres. Jadi, Anda belajar mengenali sinyal stress pada diri Anda dan bagaimana menyikapinya. Ada banyak pilihan metode manajemen stress yang dapat Anda terapkan. Gaya hidup seimbang melalui penerapan 12 tips menjaga kesehatan jiwa dapat mencegah Anda mengalami stress yang berakumulasi menjadi burnout. |
| Yang Perlu Diketahui Mengenai Gangguan Psikosomatik Posted: 01 Apr 2014 03:57 AM PDT Dokter Sehat – Gangguan psikosomatik adalah salah satu gangguan jiwa yang paling umum ditemukan dalam praktek umum, istilah ini terutama digunakan untuk penyakit fisik yang disebabkan atau diperburuk oleh faktor kejiwaan atau psikologis. Beberapa penyakit fisik dianggap sangat rentan diperburuk oleh faktor mental seperti stres dan kecemasan, di antaranya gangguan kulit, muscoskeletal (otot, sendi dan saraf), pernafasan, jantung, kemih, kelenjar, mata dan saraf. Beberapa orang juga menggunakan istilah gangguan psikosomatik ketika faktor kejiwaan menyebabkan gejala fisik, tetapi penyakit fisiknya sendiri tidak ada (tidak dapat dijelaskan secara medis). Salah satu penjelasan psikosomatik adalah bahwa emosi negatif mempengaruhi sistem otonom tubuh, hormon dan kekebalan terhadap beberapa penyakit. Depresi, kemarahan, dan isolasi sosial berkontribusi terhadap penyakit jantung. Stres di sisi lain, mempengaruhi asma, gangguan pencernaan dan banyak penyakit fisik lainnya. Penelitian terbaru terus mengkonfirmasi peran faktor-faktor psikologis dalam penyakit jantung, john Hopkins University telah menemukan bahwa mahasiswa kedokteran yang mengungkapkan atau menyembunyikan kemarahan mereka, mudah marah, dan menggerutu tiga kali lebih mungkin untuk mengembangkan penyakit jantung awal dan lima kali lebih berpeluang untuk mendapat serangan jantung dibandingkan teman sekelas mereka yang lebih tenang. Dalam praktek, para dokter semakin mengakui adanya keterkaitan antara faktor-faktor psikologis dengan penyakit fisik. Kenyataannya, diperkirakan sekitar 30% keluhan fisik yang ditangani dokter di ruang praktek terkait dengan masalah psikologis. Banyak dokter kini berusaha memahami masalah pasien secara keseluruhan. Hal ini berarti mempertimbangkan baik faktor-faktor fisik maupun mental pasien. Dengan melakukan hal ini, bukan berarti bahwa dokter meremehkan atau mengabaikan penyakit fisik. Banyak pasien psikosomatik yang merasa bahwa keluhan mereka dianggap remeh oleh dokter. Mereka percaya bahwa dokter menganggap sakitnya hanyalah karena tekanan pikiran, dokter selalu berusaha untuk mengobati penyakit fisik dengan perawatan medis yang sesuai bila diperlukan. Tapi dia juga perlu memahami lebih lanjut apa yang menyebabkan penyakit itu. Hal ini pada gilirannya akan membantu memahami penyakitnya lebih baik. Kadang-kadang, pasien merasa lebih sehat hanya karena keluhan-keluhannya didengarkan oleh dokter. Pencegahan gangguan psikosomatik merupakan bentuk pelayanan, yang akan membantu pasien dan keluarga dalam menurunkan faktor risiko terhadap penyakit. Menurut Potter, et all (1989) dalam Rasmun (2004) menjelaskan, beberapa strategi dapat dilakukan untuk mengurangi gangguan psikosomatik. Pertama, membangun kebiasaan baru (misalnya seorang ibu yang memutuskan berhenti bekerja untuk mengurus anaknya, akhirnya merasa bosan lantaran tak ada kegiatan ketika anak–anaknya dewasa). Kedua, menghindari perubahan sebagai upaya yang dilakukan untuk tidak melakukan perubahan yang tidak perlu atau dapat ditunda. Ketiga, menyediakan waktu tertentu atau membatasi waktu untuk memfokuskan diri beradaptasi dengan stressor (penderita stress). Keempat, pengelolaan waktu berguna untuk seseorang yang tidak dapat mengerjakan berbagai hal dalam waktu yang bersamaan. Kelima, memodifikasi lingkungan. Mengatakan tidak secara tegas terhadap sesuatu yang tidak mungkin, merupakan cara lain dalam mengurangi kecemasan atau perasaan tidak menyenangkan. Juga mengurangi respon fisiologis terhadap stress, seperti latihan olahraga teratur, memperbaiki nutrisi dan diet, istirahat. Tetapi sebaliknya, tetap perlu meningkatkan respon perilaku dan emosi terhadap stress. Serta memanfaatkan sistem pendukung (keluarga dan teman). Dokter selalu berusaha untuk mengobati penyakit fisik dengan perawatan medis yang sesuai bila diperlukan, namun dia juga perlu memahami lebih lanjut penyebabnya. Hal ini pada gilirannya akan membantu memahami penyakitnya lebih baik, baik untuk dokter sendiri maupun penderita dan keluarganya. Saya menjadi lebih tenang jika berkonsultasi kepada dokter, atas stress yang membuat kepala saya sering sakit. Apalagi setelah mendapatkan penjelasan mengenai jenis penyakit yang saya rasakan, juga solusi untuk mengatasinya, tutur Ines Syara (17 tahun). |
| Seputar Tentang Kesehatan Mental Posted: 01 Apr 2014 03:54 AM PDT Dokter Sehat – Pada suatu saat dalam kehidupannya, manusia tentu pernah mengalami suatu kejadian yang begitu membekas dalam seluruh struktur kepribadiannya. Peristiwa tersebut disebut peristiwa traumatis, contohnya adalah kematian orang yang dicintai, kegagalan dalam menempuh ujian, maupun pengalaman yang tidak menyenangkan yang membuat takut. Peristiwa-peristiwa traumatik seperti itu akan mempengaruhi kondisi psikologis seseorang sehingga pola perilakunya berubah. Salah satu cabang psikologi yang mempelajari gangguan-gangguan psikis, emosional, dan perilaku yang menyimpang disebut Psikopatologi. Untuk mengetahui apakah seseorang sehat atau terganggu mentalnya, tidaklah mudah. Biasanya yang dijadikan bahan penyelidikan atau tanda-tanda dari kesehatan mental adalah tindakan, tingkah laku atau perasaan. Karenanya seseorang yang terganggu kesehatan mentalnya bila terjadi kegoncangan emosi, kelainan tingkah laku atau tindakannya. Berikut ini macam-macam gangguan mental : 1.Perasaan 2.Rasa cemas 3.Iri hati 4.Rasa sedih 5.Rasa rendah diri 6.Pemarah |
| Ancaman Penyakit Bagi Pecinta Dunia Maya Posted: 01 Apr 2014 03:51 AM PDT Dokter Sehat – Berapa jam sehari anda habiskan di depan komputer? Bagi para pekerja menghabiskan waktu antara 4 sampai 8 jam sehari merupakan hal biasa yang sudah menjadi kebiasaan, bagaimana dengan anda penggemar dunia maya ? Sepulang kerja, anda pasti melanjutkan hobi berselancar di internet. Selain membaca berita atau sekedar mencari hal baru, anda mungkin menghabiskan banyak waktu bertegur sapa dengan teman-teman maya melalui situs jejaring sosial atau chat messenger hinga lupa waktu. Dunia internet memang membawa kesenangan tersendiri namun juga membawa dampak buruk bagi perilaku bahkan kesehatan kita. Menurut WHO ketidakaktifan fisik berkaitan erat dengan 3,2 juta kematian tiap tahunnya, 70.000 kematian dini bagi masyarakat sebelum berusia 60 tahun di seluruh dunia, serta 90% kecacatan sebelum usia 60 tahun di negara-negara berkembang. Aktifitas dengan posisi duduk seperti menonton TV, main video game, bekerja di depan komputer, dan kegiatan lain yang sejenis selain berpengaruh pada perilaku sosial kita juga dapat menyebabkan sitting disease atau penyakit akibat terlalu lama duduk seperti berikut ini : 1.Gangguan kejiwaan OCPD Contoh nyatanya adalah saat seseorang terlalu sering membenarkan penggunaan bahasa seseorang, seperti pada situs berita yang memberitakan seorang wanita yang melakukan oprasi plastik dan orang yang terkena gangguan menghina-hina dan menganggapnya bodoh. 2.Gangguan kejiwaan munchausen Di jejaring sosial sendiri sangat banyak seseorang menceritakan kisah dirinya atau bahkan saudaranya terkena penyakit mematikan dan hal-hal sedih yang membuat orang lain kasihan dan simpatik. Padahal semua itu hanyalah kebohongan belaka. 3.Gangguan kejiwaan internet asperger syndrome 4.Gangguan kejiwaan onlineIntermittent explosive disorder 5.Gangguan kejiwaan low forum frustration tolerance. Contoh, seseorang memposting foto yang dianggap bagus dan bisa menjaring banyak like, maka ia akan mengecek postingan foto tersebut setiap menit sekali, untuk memastikan bagaimana respon orang lain pada fotonya. |
| Kanker Mulut Lebih Mematikan Dari Kanker Serviks Posted: 01 Apr 2014 03:49 AM PDT Dokter Sehat – Kanker mulut adalah kanker yang menyerang pada bagian-bagian mulut, kanker ini bisa tumbuh di gusi, bibir, dinding mulut, lidah, langit-langit mulut atau dasar mulut. Kanker mulut termasuk penyakit berbahaya seperti kanker lainnya yang bukan mustahil membawa penderitanya pada kematian, kanker mulut yang timbul di lidah biasanya berbentuk benjolan atau timbul daging pada lidah. Kanker tersebut akan menyebabkan terjadinya pembusukan atau ketika pecah akan terus mengeluarkan cairan. Kanker mulut yang berada di lidah akan terlihat seperti sariawan yang besar, lidah akan berlubang dan kian lama akan bertambah besar. Sedangkan kanker mulut yang ada di gusi dapat dideteksi saat gusi membesar dan pipi menjadi bengkak. Leukoplakia, perubahan sebelum kanker Banyak ditemukan pada penyakit mukosa mulut muncul bercak putih, bercak-bercak putih pada rongga mulut yang disebut leuoplakia ini harus sangat diperhatikan. Dalam dunia kedokteran, istilah oral leukoplakia mengarah pada penyakit yang bsa berkembang menjadi kanker. Penderita sering merasakan lapisan mulut kasar dan penciutan, bahaya dari leukoplakia pada mulut adalah bagian yang terkena tidak sakit, tidak geli, tidak terdapat koreng, sehingga sulit dideteksi. Leukoplakia merupakan penyakit yang bisa berkembang menjadi kanker. Jika tidak segera ditangani, bisa berubah menjadi kanker. Peluang berubahnya menjadi kanker antara 10-30 persen. Kanker mulut lebih mematikan Profesor bidang patologi mulut dari Universitas Tufts Amerika Serikat, Michael Cajen, membandingkan prevalensi kanker mulut dengan kanker serviks. Menurutnya dari 11.000 kasus kanker serviks, sekitar 6.000 diantaranya dapat terdeteksi melalui pemeriksaan pap smear. Terdapat 1 orang meninggal dunia akibat kanker mulut setiap jamnya, dimana angka ini merupakan minimal 2 kali lipatnya dari kasus kanker serviks, karena pemeriksaan pap smear dapat mengurangi angka penderita kanker serviks hingga 90 persen. Merokok dan mengkonsumsi alkohol adalah penyebab utama munculnya penyakit ini, tetapi terdapat 25 persen dari penderita kanker mulut yang bukan disebabkan kedua hal tersebut. Setidaknya ada yang disebabkan Human Papilloma Virus (HPV). Virus ini yang menyebabkan sebagian besar dari kanker serviks, dimana saat melakukan oral seks dapat menyebabkan kanker mulut. Saat ini, pencegahan, pemeriksaan, dan pengobatan dini sangat berguna untuk mengurangi tingkat kematian yang disebabkan oleh kanker mulut. Jika pada pasien ditemukan bisul pada mulut yang tak kunjung, disertai rasa sakit, kelenjar getah bening pada leher membesar, dan gejala kanker mulut lainnya, sebaiknya berwaspada terhadap kanker mulut. Kanker mulut pada stadium awal jika mendapat penanganan dini, dapat membuahkan hasil yang baik. Ahli dari Modern Cancer Hospital Guangzhou, Peng Xiao Chi menuturkan, teknologi canggih untuk mengobati kanker yang ada di dunia saat ini adalah teknik minimal invasif. Menurut data statistik yang diperoleh dari Modern Cancer Hospital Guangzhou, tingkat keberhasilan metode minimal invasif ini pada penderita kanker stadium awal bisa mencapai 90 persen. Sedangkan tingkat keberhasilan pada penderita kanker stadium lanjut mencapai 60 persen. Ketika kanker mulut sudah mencapai stadium akhir, tujuan dari pengobatan adalah memperpanjang peluang hidup pasien, menggurangi rasa sakit. Jika penderita sudah berusia lanjut, kondisi tubuhnya tidak terlalu baik, harus lebih hati-hati dalam memilih metode pengobatan. Tindakan bedah, radioterapi, dan kemoterapi bisa memperparah kondisi tubuh pasien. Sedang metode cryosurgery atau pembekuan, terapi embolisasi, penanaman biji partikel, imunoterapi dan metode minimal invasif lainnya, hanya akan mengakibatkan luka seperti lubang kunci, rasa sakit dan efek samping yang diakibatkan kecil. Pemulihannya pun cepat dan efektif. Peng mengatakan, pengobatan kanker yang terbaik adalah dengan melakukan konsultasi dengan tim medis yang ahli, serta menggunakan metode cryosurgery, intervensi, biji partikel, pengobatan tradisional China, imunoterapi dan metode-metode lainnya, dikombinasikan sesuai dengan kondisi pasien, menggabungkan satu atau beberapa metode untuk melakukan pengobatan. Metode perawatan yang komprehensif ini dapat memaksimalkan tingkat kesembuhan. |
| Patah Tulang Hidung Bisa Bikin Komplikasi Posted: 01 Apr 2014 03:45 AM PDT Dokter Sehat – Patah tulang memang sudah menjadi hal yang biasa. Namun, kebanyakan orang menganggap bahwa patah tulang hanya dapat terjadi pada bagian tangan atau kaki saja. Hal itu sangatlah keliru sebab tulang hidung Anda pun juga dapat patah. Patah hidung merupakan kondisi terjadinya patah atau retaknya tulang hidung, biasanya disebabkan oleh kontak fisik saat berolahraga, berkelahi, jatuh, atau kecelakaan lalu lintas. Patah hidung dapat membuat hidung penderitanya bengkok, dan terkadang sulit bernapas. Jika hal ini dibiarkan begitu saja dan tidak ditangani dengan serius, beberapa jenis komplikasi yang lebih serius dapat terjadi, seperti : 1.Infeksi pada hidung atau sinus dan pada tulang wajah 2.Sekat hidung menyimpang (deviated septum) 3.Gumpalan darah dalam hidung 4.Tulang rawan patah 5.Cedera leher 6.Kemampuan dari indera penciuman berubah atau bahkan hilang Gejala : 1.Hidung nyeri atau terasa lembek Beberapa gejala tersebut mungkin akan menyebabkan sakit kepala yang parah, nyeri leher, muntah, dan bahkan kesadaran Anda dapat hilang. Ketika Anda mengalami patah tulang pada hidung, mungkin gejala-gejala tersebut dapat Anda rasakan secara langsung atau beberapa hari setelah kejadian. Pengobatan Sebelum melakukan pengobatan, dokter pasti akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa Anda mengalami patah tulang pada hidung, sehingga dokter dapat melakukan penanganan dengan tepat. Biasanya, dokter akan menekan dengan lembut bagian luar hidung Anda dan sekitarnya. Selain itu, dokter mungkin akan melihat rongga hidung bagian dalam untuk memeriksa tanda-tanda dari tulang hidung Anda, apakah mengalami cedera atau tidak. Selama melakukan jenis pemeriksaan tersebut, dokter akan memberikan semprotan obat pada hidung Anda atau bahkan memberikan suntikan agar Anda merasa lebih nyaman selama pemeriksaan. Namun, bila hal itu tidak cukup memberikan bukti, dokter mungkin akan melakukan tes pencitraan, salah satunya dengan computerized tomography scan (CT scan). Apabila tulang hidung Anda benar-benar patah, Anda harus segera melakukan pengobatan. Hal ini dilakukan untuk memperbaiki kondisi tulang pada hidung Anda, jika patah tulang yang Anda alami belum terlalu parah dan tidak menyebabkan pembengkokkan pada struktur hidung, dokter mungkin hanya merekomendasikan kepada Anda untuk melakukan perawatan diri yang sederhana dan dapat Anda lakukan sendiri di rumah. Berikut hal-hal yang mungkin dapat mengurangi rasa sakit dan pembengkakan pada hidung Anda : 1.Bernapas melalui mulut dan bersandar ke depan agar darah tidak mengalir terlalu banyak ke tenggorokan 2.Mengkompres bagian hidung dengan air dingin atau es, hal ini dilakukan selama 10 sampai 15 menit dan jangan terlalu menekannya. Pembengkakan mungkin dapat berkurang setelah melakukan hal ini. Namun, perlu diingat bahwa es harus dibungkus dengan menggunakan kain lap untuk mencegah terjadinya radang dingin pada hidung Anda. 3.Meninggikan posisi kepala Anda, terutama ketika tidur. Hal ini dilakukan untuk mengurangi pembengkakan pada hidung. 4.Mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit, seperti acetaminophen (Tylenol) atau ibuprofen (Advil, Motrin). Jangan menggunakan obat non-steroid anti-inflamasi (NSAID), seperti ibuprofen (Advil atau Motrin) selama 48 jam setelah cedera hidung. Selain itu, jangan mengkonsumsi aspirin bila umur Anda kurang dari 20 tahun karena berisiko menimbulkan sindrom Reye. Namun, apabila kondisi hidung Anda sudah berada pada tahap yang parah, dokter hanya akan merekomendasikan dua pilihan pengobatan, yaitu : 1.Closed reduction 2.Operasi |
| ALS Penyakit Yang Tidak Hanya Bikin Lumpuh Tapi Juga Mematikan Posted: 01 Apr 2014 03:39 AM PDT Dokter Sehat – Mungkin tidak banyak orang yang pernah mendengar atau bahkan paham mengenai penyakit Amyotrophic Lateral Sclerois atau ALS, seseorang yang terkena penyakit ALS pasti akan mengalami kelumpuhan pada anggota tubuhnya, bahkan bisa meninggal. ALS itu menyerang otot yang akhirnya menyebabkan kelumpuhan yang terjadi, namun kematian pada penderita ALS itu justru bukan karena kelumpuhan pada kaki atau tangannya, tapi terjadi kelumpuhan pada sel saraf otot pernapasan tutur Irawan Satriotomo, MD, Ph.D, Direktur Surya Univerisity. Hal itu disampaikan Irawan kepada detikHealth usai acara Media Visit Indonesia Brain Research Center Laboratory di Surya University, Gedung 01 Scientia Business Park, Jl Boulevard Gading Serpong Blok O/1, Summarecon Serpong. Penderita ALS ini, selain kematiannya karena kelumpuhan pada otot pernapasan sendiri, progresif dari sistem saraf yang berhubungan dengan kerusakan sel sarafnya juga sangat cepat dan bisa menyebabkan tiba-tiba meninggal karena otot sarafnya itu mati. Penderita itu hanya bisa bertahan tiga sampai empat tahun. Ia menambahkan satu-satunya pasien ALS yang bisa bertahan lama hanya Stephen Hawking, itu juga karena dia memakai alat pernapasan di saluran penapasannya. Dan untuk bicara juga dia pakai komputer karena lidahnya juga sarafnya sudah mati. Penyakit ALS ini bisa dikatakan sebagai penyakit langka, dengan angka penderita 1:100 orang, atau 4:1000 orang. Selain itu, kebanyakan pasien penyakit ini adalah pria, dengan angka perbandingan 4:6. Di mana pria lebih banyak terserang ALS. Namun hingga kini belum diketahui mengapa pria cenderung lebih banyak terkena ALS. Menurut Irawan, penyebab penyakit ini ada dua, yakni disebabkan oleh sporadis dan karena genetik. Irawan menjelaskan bahwa penyakit tersebut muncul karena adanya super super express dari SOD1, yang kemudian berperan pada jaringan oksidatif yang dimiliki di sel saraf dan jika ekspresinya berlebihan dapat merusak sel saraf sendiri. Sayangnya belum ada obat untuk penyakit mematikan ini, beberapa melakukan suntikan ke tulang belakang, namun sayangnya tetap saja membuat penderitanya meninggal karena lumpuh pada otot pernapasan. Maka dari itu, Irawan beserta peneliti lainnya sedang melakukan penelitian untuk menemukan obat untuk penyakit tersebut dengan melakukan penelitian pada tikus. Maka kalau misalnya gen tadi (gen ALS) kita masukan ke tikus, tikus akan mengalami gejala yang sama pada manusia. Dan kematiannya juga selain karena dia tidak bisa berjalan, dia juga bermasalah dengan pernapasannya sendiri. Nah dari tikus dengan gen ALS itu akan kita lakukan penelitian pada saraf-saraf otot dan otaknya. Gejala ALS bisa terlihat dari hal tertentu, misalnya gelas terjatuh ketika dipegang, atau lemah berjalan. Bila terkena saraf menelan, maka penderita akan sulit menelan, tersedak, dan hilang refleks batuk. Dapat terjadi kram otot atau kejang otot terus-menerus (fasikulasi), hingga suatu saat tidak hanya lemah kaki dan tangan, tapi juga perubahan suara sampai sulit berbicara. Bahkan, bila terkena saraf yang berperan untuk bernapas, maka penderita akan sesak napas sehingga terpaksa menggunakan alat bantu napas. Kondisi ini memaksa penderita berbaring dalam waktu lama sehingga membuka kemungkinan terinfeksi penyakit pada paru-paru yang disebut pneumonia, seperti yang terjadi pada Stephen. Terlebih bila penderita sudah menggunakan alat bantu napas. Penyakit ini memang sulit dicegah, namun secara umum kita harus meningkatkan kekebalan tubuh, baik dengan diet dan olahraga yang baik, plus mengonsumsi asupan vitamin dan antioksidan. |
| You are subscribed to email updates from Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan - Dokter Sehat To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar