Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia |
- Kaki sering Kesemutan, Berbahayakah?
- Bahaya Laptop Bagi Kesehatan
- 4 Potensi Berbahaya Penggunaan Laptop
- Postmatur Bila Bayi Terlambat Lahir
- 6 Bahaya Menonton Televisi Terlalu lama Bagi Kesehatan
- 8 Tips Proses Mengejan Yang Benar
- Cara Mengatasi Wasir Pasca Melahirkan
- Tanda Keguguran Kandungan
- Sekilas Tentang Tuberkolosis Pada Anak
- Cara Merawat Luka Lecet Pada Anak
| Kaki sering Kesemutan, Berbahayakah? Posted: 04 Apr 2014 05:00 AM PDT Dokter Sehat – Kesemutan merupakan fenomena umum yang sering terjadi pada tubuh manusia, pada umumnya yang sering mengalami kesemutan adalah kaki. Fenomena kesemutan terjadi karena posisi duduk atau tidur terlalu lama pada posisi yang tidak berubah, hal ini menyebabkan terganggunya system saraf sensorik yang kemudian menyebabkan salah satu organ tubuh seperti mati rasa. Pada dasarnya kesemutan bukan merupakan penyakit, namun terkadang malah penyakit yang membuat system saraf sensorik terganggu dan menyebabkan kesemutan. Berbahaya atau tidak kesemutan tergantung penyebabnya, jika karena posisi duduk atau tidur yang salah dalam waktu lama bisa jadi itu gejala alami, namun jika desebabkan oleh suatu penyakit atau merupakan gejala dari suatu penyakit tentunya hal ini perlu anda waspadai. Istilah medis untuk kesemutan adalah parestesia, pada umumnya kesemutan disebabkan oleh tekanan pada saraf. Ketika sistem persarafan berjalan lancar, arus listrik kecil mengalir di sepanjang jaringan saraf di lengan dan kaki, tulang belakang dan otak. Tetapi jika ada tekanan terus- menerus pada saraf, arus ini terhambat dan menyebabkan sensasi kesemutan. Kondisi ini terjadi misalnya ketika Anda jongkok atau bersila dalam waktu lama. Ketika Anda berdiri, tekanan pada saraf-saraf kaki dilepaskan dan arus persarafan kembali normal, maka kesemutan pun berangsur menghilang. Kesemutan yang berlangsung lama atau sering (kronis) adalah hal yang berbeda karena dapat mengindikasikan gangguan saraf yang lebih permanen. Kondisi yang dapat menyebabkan kesemutan kronis antara lain : 1.Diabetes 2.Kompresi saraf atau saraf terjepit 3.Carpal tunnel syndrome 4.Paparan zat beracun 5.Manultrisi 6.Kerusakan saraf 7.Efek samping obat tertentu 8.Kondisi lai seperti stroke, multiple sclerosis dan tumor otak Cara mengatasi kesemutan : 1.Longgarkan pakaian atau sepatu yang ketat. 2.Berdiri dan gerak-gerakkan kaki Anda setelah bangkit dari jongkok atau bersila untuk waktu yang lama. 3.Hindari cedera saraf di leher atau punggung dengan tidak mengangkat beban yang berat, mengambil istirahat secara teratur di tempat kerja dan menjaga postur tubuh yang baik. 4.Kendalikan diabetes, jika Anda memilikinya, dengan diet, olahraga, obat-obatan dan pemeriksaan rutin. 5.Hindari kekurangan vitamin B12 dengan diet seimbang. 6.Segera kunjungi dokter apabila kesemutan Anda disertai tanda-tanda gangguan saraf lain seperti tremor, kesulitan berjalan, layuh, dan lain-lain |
| Posted: 04 Apr 2014 05:00 AM PDT Dokter Sehat – Komputer laptop kini semakin populer. Bila beberapa tahun yang lalu laptop hanya menjadi pilihan mereka yang sering bepergian, kini tampaknya hampir semua orang lebih memilih laptop dibandingkan komputer biasa yang statis. Tapi di balik kepopulerannya, Anda perlu mewaspadai potensi bahayanya terhadap kesehatan. 1.Jangan letakkan laptop di depan sumber cahaya yang terang, seperti jendela misalnya, dua pantulan cahaya secara intens yang berasal dari monitor laptop dan jendela cenderung membuat mata Anda lelah, dan sinar yang terlalu banyak diserap kornea dapat meningkatkan resiko gangguan katarak. 2.Letakkan laptop sejajar arah pandangan mata. Jika tidak ada tempat untuk meletakkan laptop secara baik, jangan ragu untuk meletakkan sebuah benda berbidang datar di pangkuan, seperti bantal kursi, beberapa buku yang tebal dan besar, atau lapisan beberapa koran. Hal ini sangat penting dilakukan untuk meminimalisir ketegangan yang terjadi pada otot dan tulang leher. 3.Gunakan plug in mouse agar Anda dapat menggerakkan kursor secara baik, terutama bila bidang sentuh atau trackball Anda sulit untuk digunakan. 4.Pastikan mouse dan keyboard laptop dioperasikan setinggi lipatan siku. Untuk menghindari gangguan pada pergelangan tangan dan ketegangan otot lengan atas. 5.Jika Anda menggunakan laptop bersamaan dengan mengakses dokumen lain, jangan letakkan dokumen tersebut di samping laptop. 6.Setiap satu jam sekali selama Anda bekerja di depan laptop, sisihkan 5 menit untuk beristirahat dan melakukan peregangan. Hal ini diperlukan agar tubuh tidak mengalami ketegangan. 7.Jika laptop harus dibawa seharian, pertimbangkan berat laptop lengkap dengan segala peralatannya, sepertyi power supply, external drive, atau batere. Pastikan bobotnya tidak lebih dari 3,5 kilogram. Membawa beban yang lebih berat dari bobot tersebut cenderung memicu cedera pada salah satu atau kedua otot bahu. Jika Anda tetap harus membawanya, pikirkan untuk memiliki carrier beroda. Komputer laptop dapat menimbulkan masalah terutama karena layar, keyboard dan perangkat penunjuknya kecil. Penggunaan laptop yang lama sebaiknya dihindari. Jika menggunakan laptop sebagai komputer utama, sangat disarankan untuk memakai keyboard, mouse, dan monitor biasa. Risiko utama yang terkait dengan penggunaan laptop antara lain : 1.Dermatitis 2.Pemanasan sperma 3.Masalah punggung, pundak dan leher |
| 4 Potensi Berbahaya Penggunaan Laptop Posted: 04 Apr 2014 04:56 AM PDT Dokter Sehat – Komputer laptop kini semakin popular, bila beberapa tahun yang lalu laptop hanya menjadi pilihan mereka yang sering bepergian, kini tampaknya hampir semua orang lebih memilih laptop dibandingkan komputer biasa yang statis. Tapi di balik kepopulerannya, Anda perlu mewaspadai potensi bahayanya terhadap kesehatan. 1.Dermatitis 2.Pemanasan sperma 3.Carpal tunnel syndroom Pergelangan tangan menekuk (ulnaris displacement)saat menggunakan keyboard adalah penyebab umum CTS di kalangan pengguna komputer. Untuk mengurangi risiko CTS, jangan ragu untuk menyambungkan keyboard dan mouse eksternal pada laptop Anda atau menempatkan bantal yang dirancang khusus untuk mengistirahatkan pergelangan tangan saat mengetik. Yang tidak kalah penting, tempatkan laptop di posisi yang tidak membuat pergelangan tangan Anda menekuk. 4.Masalah punggung, pundak dan leher Selain itu, masalah pundak juga dapat muncul akibat membawa laptop dengan posisi yang tidak benar. Penggunaan tas selempang bisa memberatkan satu sisi pundak yang sering dipakai. Untuk melindungi tubuh Anda, sebaiknya Anda berinvestasi pada tas ransel bertali lebar dan berstabilitas tinggi yang dirancang khusus untuk membawa laptop. Anak-anak yang masih tumbuh terutama perlu diwaspadai agar tidak membawa-bawa laptop yang berat tanpa perlindungan memadai. |
| Postmatur Bila Bayi Terlambat Lahir Posted: 04 Apr 2014 04:53 AM PDT Dokter Sehat – Postmatur adalah kebalikan dari premature, bayi disebut postmatur bila baru lahir setelah lebih dari 42 minggu di dalam rahim. Insiden kelahiran postmatur jauh lebih umum daripada premature, sekitar 7 % bayi dilahirkan postmatur, meskipun faktanya mungkin tidak semuanya betul-betul postmatur. Sebagian bayi yang diduga postmatur sebenarnya karena kesalahan dalam menghitung awal kehamilan, hanya sekitar 2-3% yang betul-betul postmatur. Risiko bayi postmatur Seperti halnya bayi premature, bayi postmatur memiliki potensi masalahnya sendiri yang bisa berbahaya untuk kesehatan dan kelangsungan hidupnya. Tingkat pertumbuhannya menjadi lambat dan kadang-kadang berat badannya bahkan mungkin menurun. Bayi postmatur rentan untuk mengembangkan kadar gula darah rendah (hipoglikemia) karena mereka telah kehabisan simpanan lemak dan karbohidrat. Potensi masalah pada bayi postmatur antara lain : 1.Sindrom dismaturitas (dysmaturity syndrome) 2.Sindrom aspirasi mekonium 3.Makrosomia 4.Kelahiran mati Faktor penyebab bayi lahir terlambat : 1.Terdapat riwayat kelahiran terlambat dalam keluarga atau pada kehamilan sebelumnya. 2.Sang bayi berjenis kelamin laki-laki 3.Kehamilan ini adalah riwayat anak yang pertama 4.Berat badan ibu yang berlebih atau mengalami kegemukan. 5.Kekeliruan estimasi penghitungan usia kehamilan, yang biasanya terjadi karena menstruasi terakhir tidak diketahui secara pasti. Untuk mengurangi kecemasan, kontrol tetap harus dilakukan. Terutama karena ibu yang hamil tua akan mengalami kelelahan fisik yang lebih. Kewaspadaan terhadap resiko pre-eklamsia juga tetap harus dijaga. Apabila memang terdapat riwayat keluarga yang mengalami kelahiran terlambat, tidak kemudian berarti pasangan dapat mengendorkan kewaspadaan. Perawatan Jika kehamilan Anda telah mencapai 41-42 minggu, sangat penting bagi Anda untuk memeriksa kesehatan bayi Anda. Ada beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan, yang mencakup pemantauan janin secara fisik dan dengan Doppler atau USG. Jika pemeriksaan menunjukkan bahwa bayi aktif dan sehat dan volume cairan ketuban normal, dokter atau bidan dapat memutuskan untuk melanjutkan pemantauan secara berkala sampai persalinan Anda dimulai secara alami. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa bayi mungkin bermasalah, ada pilihan apakah akan menginduksi agar persalinan segera dimulai atau melakukan bedah caesar. Kebanyakan bayi yang dilahirkan postmatur memiliki kondisi yang sehat tanpa komplikasi. Pada bayi yang mengalami kekurangan oksigen, resusitasi mungkin diperlukan. Jika mekonium hadir dalam cairan ketuban dan bayi baru lahir lesu, tabung dilewatkan ke batang tenggorokan (trakea) untuk menghisap mekonium yang mungkin menghambat saluran pernapasan. Jika mekonium telah masuk ke paru-paru, ventilator mungkin diperlukan untuk mendukung pernapasan. Pemberian larutan glukosa melalui vena (infus) seringkali perlu dilakukan untuk mencegah hipoglikemia. |
| 6 Bahaya Menonton Televisi Terlalu lama Bagi Kesehatan Posted: 04 Apr 2014 04:47 AM PDT Dokter Sehat – Tv tentu tidak bias lepas dari kehidupan kita baik untuk hiburan maupun berita tapi taukah anda ketika kita berbicara tentang tv terdapat efek buruk apabila menonton tv terlalu lama, masalah penyakit degenaratif dari penuaan serta penyakit kronis menghantui kita semua. Dalam Masyarakat Kita sudah menjadi kebiasaan menonton tv bahkan ketika berkumpul dengan keluarga kita pasti menonton tv namun apakah anda tau bahaya menonton tv bagi kesehatan tubuh sangat berbahaya bahkan dapat menyebabkan berbagai penyakit dan kita sadar kesehatan menjadi harga mati bagi kita semua untuk itu cobalah menghindari hal-hal yang dapat mengganggu kesehatan anda Kita biasanya tidak terlalu ambil pusing dengan masalah sepele ini, seperti menonton TV yang dapat mempengaruhi kesehatan kita. Dan menonton TV memang sangat mengasikkan sehingga sebagian orang betah berlama-lama di depan televisi. berikut beberapa bahaya menonton tv bagi kesehatan tubuh, para ilmuwan di Skotlandia menemukan bahwa seseorang yang menghabiskan waktu di depan televisi dua jam sampai empat jam sehari, akan meningkatkan risiko serangan penyakit jantung dan kematian dini, dikutip dari laman Times of India. Para peneliti juga mengambil foto pembuluh darah mata anak-anak itu. Mereka juga mengkalkulasi ukurannya dan menganalisis tinggi, berat badan, dan tekanan darah. Hasilnya, rata-rata anak menghabiskan 1,9 jam per hari menonton televisi dan 36 menit melakukan aktivitas fisik di luar ruangan. Nah, anak-anak yang lebih sering menghabiskan aktivitas fisik baik di ruangan atau di luar ruangan lebih sehat matanya. Gopinath menyarankan kepada orang tua agar mengubah kebiasaan anak-anak, dari menonton televisi menjadi aktivitas fisik, seperti bermain di taman. Paling tidak satu jam setiap hari. Masalah lain dengan TV adalah iklan, ketika menonton tayangan iklan tanpa disadari otak Anda telah dicuci dengan tayangan pada iklan. Terutama iklan di junk food yang berbahaya karena mereka dapat menyebabkan obesitas. Tapi masalah ini mudah dihindari bagi orang-orang yang masih memutuskan untuk menonton TV, dengan cara mematikan TV ketika iklan sedang ditayangkan, dan membaca buku atau berjalan-jalan di udara segar sementara iklan sedang ditayangkan. Bahaya lain dari TV adalah masalah social, TV mengisap seluruh waktu Anda sehingga komunikasi dengan orang tua, keluarga, teman menjadi berkurang dan sering juga bagi anak-anak kesulitan menemukan teman karena duduk di depan TV terlalu lama. Padahal melakukan komunikasi (berbicara) merupakan suatu keharusan bagi manusia dan TV telah membuat mereka menjadi robot mindless duduk di depan kotak. Berikut ini berbagai bahaya menonton televisi terlalu lama bagi kesehatan : 1.Memicu meningkatnya resiko penyakit jantung 2.Jam tidur malam yang tidak teratur 3.Memperbesar resiko diabetes 4.Penambahan berat badan berlebih atau kegemukan 5.Meningkatnya resiko serangan asma 6.Menurunkan kesehatan organ mata |
| 8 Tips Proses Mengejan Yang Benar Posted: 04 Apr 2014 04:41 AM PDT Dokter Sehat – Sekarang ini masih banyak seorang wanita yang lebih memilih melakukan proses persalinan dengan operasi caesar jika dibandingkan dengan persalinan normal, walaupun mereka masih bisa untuk melahirkan dengan normal. Idealnya jika tidak terdapat bahaya yang dapat mengancam keselamatan bayi dan ibu, proses persalinan ini dapat dilakukan secara normal. Pemilihan operasi caesar disebabkan oleh perasaan takut yang mereka alami terhadap rasa sakit yang akan dirasakan ketika melahirkan, atau disebabkan tidak kuat ketika harus mengejan. Namun biasanya tidak kuat ketika mengejan hanya dialami beberapa wanita hamil yang mempunyai riwayat penyakit pada saluran pernafasan. Namun jika anda tidak memiliki masalah pada pernafasan tapi pada saat mengejan mengalami kesulitan, kemungkinan besar anda salah dalam menerapkan cara dalam mengejan. Mengejan pada saat yang kurang tepat dapat beresiko terkena udem portio atau terjadi pembengkakan pada rahim, pembengkakan ini dapat terjadi disebabkan oleh bibir kemaluan tersebut terlalu banyak mengalami dorongan, sementara itu anda belum siap dalam menerima tekanan yang begitu kuat. Jika pembengkakan tersebut telah terjadi, dengan begitu jalan lahir bayi secara normal telah tertutup. Hal ini mangakibatkan anda harus mengambil proses persalinan secara caesar. Pada dasarnya cara mengejan ketika akan melahirkan tidak berbeda dengan mengejan ketika akan buang air besar. Namun karena prosesnya yang berbeda dan lebih lama serta memerlukan tenaga yang sangat besar. Mengejan sendiri merupakan tahapan ketika terjadi pembukaan atau pun dilatasi mulut rahim yang mencapai puncaknya. Ketika itu konsentrasi menjadi semakin kuat juga secara insting anda juga dapat merasakan dorongan yang sangat kuat untuk bisa mengejan. Cara mengejan yang benar : 1.Lakukan setelah pembukaan lengkap Kenapa mengejan harus menunggu pembukaan lengkap? Hal ini untuk menghindari pembengkakan atau edema pada mulut rahim. Kelak, pembengkakan ini akan mempersulit proses persalinan berikutnya. Meski tidak nyaman karena harus menanti kontraksi hingga pembukaan 10, namun ibu harus tetap bersabar. Tak perlu khawatir karena penundaan mengejan umumnya tak akan membahayakan, kecuali bila jantung janin mulai melemah. 2.Pilih posisi yang tepat 3.Atur napas Selain itu, mengatur napas yang baik pun dapat mengurangi rasa sakit. Supaya pengaturan napas berjalan mudah, sebaiknya ibu ikut kelas senam hamil karena di kelas itu ibu akan diajarkan cara mengatur napas saat bersalin. 4.Ikuti komando 5.Ikuti irama 6.Tenaga harus efektif 7.Pandangan ke arah perut 8.Berhenti mengejan saat kepala bayi terlihat |
| Cara Mengatasi Wasir Pasca Melahirkan Posted: 04 Apr 2014 04:37 AM PDT Dokter Sehat – Wasir, atau sering disebut ambeien (dalam bahasa Inggris atau Latin disebut Hemorrhoid dan dalam bahasa kedokteran disebut Piles) adalah suatu peradangan atau pembengkakan yang muncul di bibir anus, ditandai dengan munculnya suatu bintil ( benjolan ) yang lazimnya berukuran kecil, yang tentunya akan sangat mengganggu bagi si penderita dalam melakukan aktivitas sehari-harinya, seperti bekerja, berjalan,duduk dan lain-lain. Tingkatan stadium keparahan wasir : 1.Wasir stadium 1 : Wasir yang berdarah tetapi tidak prolaps. 2.Wasir stadium 2 : Wasir yang prolaps dan menarik pada mereka sendiri (dengan atau tanpa pendarahan). 3.Wasir stadium 3 : Wasir yang prolaps tetapi harus didorong kembali oleh jari tangan. 4.Wasir stadium 4 : Wasir yang prolaps dan tidak dapat mendorong kembali masuk wasir Keempat derajat juga mencakup wasir yang thrombosed (mengandung bekuan darah) atau yang menarik banyak pada lapisan rektum melalui anus. Gejala wasir : 1.Di sekitar anus terdapat bintil-bintil berwarna merah kebiru-biruan. 2.Di dalam anus terasa gatal, panas dan pedih . 3.Keluar lendir atau darah ketika buang air besar. 4.Terasa sakit ketika mengejan (ngeden) saat BAB. 5.Kadang terasa sakit di punggung bagian bawah. Penyebab Sejumlah faktor dapat menyebabkan formasi dari Ambeien termasuk kebiasaan buang air besar tidak teratur (konstipasi atau diare), olahraga, nutrisi (diet rendah serat), peningkatan tekanan intra-abdomen (berkepanjangan tegang), genetika, tidak adanya katup dalam vena hemoroid, dan penuaan. Faktor lain yang dapat lain yang dapat menyebabkan wasir diantaranya adalah : 1.Terlalu lama duduk ( duduk seharian ) 2.Menderita diare yang lama ( diare yang tidak kunjung sembuh ) 3. Adanya perubahan hormon esterogen yang meningkat pada wanita hamil 4.Karena faktor keturunan dari penderita wasir 5.Melakukan hubungan sex yang tidak lazim 6.Sering mengalami sembelit/konstipasi saat BAB 7.Terjadinya penekanan kembali aliran darah vena 8.Pola makan yang sembarangan ( merokok, sering makan makanan yang pedas dan bersantan, sering minum alkohol dan soda ) dan gaya hidup yang tidak teratur 9.Kurang berolahraga 10.Sering mengangkat beban yang berat-berat Cara mengatasi wasir : 1.Banyak makan serat 2.Jangan duduk dan berdiri terlalu lama 3.Berendam dengan air hangat 4.Minum air putih 5.Operasi Begitu gejala-gejala wasir mulai dirasakan, seharusnya perubahan perilaku kebiasaan dan makan harus diubah. Hanya selama ini wasir lebih dianggap gangguan kenyamanan dan bukan penyakit sehingga sering diabaikan. Padahal bisa menyebabkan peningkatan resiko selama proses melahirkan. Jika wasir pasca melahirkan masih berlanjut, maka pengobatan oleh dokter harus dilakukan hingga sembuh, bahkan dengan tindakan operasi jika perlu. Kondisi tanpa wasir harus dijaga terus untuk kenyamanan hidup dan keamanan kehamilan selanjutnya. |
| Posted: 04 Apr 2014 04:26 AM PDT Dokter Sehat – Kandungan adalah salah satu hal yang paling dikhawatirkan oleh ibu yang tengah hamil. Apalagi kehamilan itu sangat ditunggu-tunggu oleh keluarga, bisa jadi kesedihan dan kekecewaan melingkupi ibu yang mengalami keguguran hingga bisa membuat stres bahkan depresi serta trauma. Untuk itu sebaiknya Anda yang tengah hamil dapat mengenali tanda keguguran kandungan agar sebisa mungkin dapat menanggulangi. Keluarnya janin atau persalinan prematur sebelum mampu untuk hidup, itulah definisi dari keguguran. Sebesar 15%-40% dari ibu hamil, dan 60-75% keguguran terjadi sebelum usia kehamilan mencapai 3 bulan. Faktor yang menyebabkan keguguran terjadi biasanya adanya kelainan pada janin karena kelainan kromosom yang terjadi saat proses pembuahan, akibatnya embrio yang cacat dan dikeluarkan dalam tubuh. Kelainan pada sistem hormonal, sistem kekebalan tubuh, kelainan rahim, rahim lemah yang tak mampu tahan beban janin, karena miom (tumor jaringan otot), infeksi dan virus seperti torch, HIV, hepatitis, dan gaya hidup wanita seperti merokok, minum yang mengandung alkhohol bisa juga benturan kuat pada rahim, misalnya saat terjatuh dengan keras, menyebabkan rahim kontraksi hebat sehingga menyebabkan keguguran. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya keguguran adalah : 1.Adanya kelainan pada janin yang disebabkan kelainan kromosom, yang terjadi saat berlangsungnya proses pembuahan. Akibatnya, embrio yang terbentuk cacat dan dikeluarkan tubuh. 2.Adanya kelainan pada ibu, seperti kelainan pada sisterm hormonal (bisa hormon prolaktin yang terlalu tinggi atau progesteron yang terlalu rendah), sistem kekebalan tubuh, infeksi menahun, dan penyakit berat yang diderita si ibu hamil. 3.Adanya kelainan pada rahim. Kelainan yang paling umum terjadi adalah adanya miom (tumor jaringan otot) yang dapat mengganggu pertumbuhan embrio. kelainan lain yaitu rahim terlalu lemah sehingga tidak mampu menahan berat janin yang sedang berkembang. Kehamilan dalam rahim yang terlalu lemah biasanya hanya mampu bertahan hingga akhir trimester pertama. 4.Penyebab lain adalah infeksi, seperti terkena virus TORCH, HIV, Hepatitis dan lain-lain 5.Keguguran juga dapat diakibatkan oleh gaya hidup. Wanita yang cenderung merokok, mengkonsumsi minuman keras, obesitas atau berat badan kurang dapat memiliki gangguan hormon yang berakibat gangguan kehamilan. Tanda-tanda keguguran : 1.Kram atau kejang perut 2.Pendarahan 3.Rasa nyeri pada bagian bawah perut |
| Sekilas Tentang Tuberkolosis Pada Anak Posted: 04 Apr 2014 04:13 AM PDT Dokter Sehat – Penyakit tuberkulosis (TB) adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Sebagian besar bakteri TB menyerang paru, tetapi dapat juga mengenai organ tubuh lainnya. Baik tuberkulosis pada anak maupun orang dewasa disebabkan oleh bakteri yang sama. Namun, karena gejala dan mekanisme TB pada keduanya berbeda, maka perlu penanganan khusus untuk TB pada anak. Berbeda dengan TB pada dewasa, TB pada anak tidak menular. Bakteri TB pada anak berkembang di dalam kelenjar paru atau tidak terbuka. Pada orang dewasa, bakteri berkembang di dalam paru-paru. Bakteri lalu membuat lubang untuk keluar melalui saluran nafas sehingga dapat menyebar ke orang lain, termasuk anak-anak. Gejala umum TB pada anak : 1.Berat badan turun selama 3 bulan berturut-turut tanpa sebab yang jelas, dan tidak naik dalam 1 bulan meskipun sudah mendapatkan penanganan gizi yang baik (failure to thrive). 2.Nafsu makan tidak ada (anorexia) dengan gagal tumbuh dan berat badan tidak naik (failure to thrive) dengan adekuat. 3.Demam lama/berulang tanpa sebab yang jelas (bukan tifus, malaria atau infeksi saluran nafas akut), dapat disertai keringat malam. 4.Pembesaran kelenjar limfe bawah kulit yang tidak sakit. Biasanya ganda, paling sering didaerah leher, ketiak dan lipatan paha (inguinal). 5.Gejala-gejala dari saluran nafas, misalnya batuk lama lebih dari 30 hari (setelah disingkirkan sebab lain dari batuk), tanda cairan di dada dan nyeri dada. 6.Gejala-gejala dari saluran cerna, misalnya diare berulang yang tidak sembuh dengan pengobatan diare, benjolan (massa) di rongga perut, dan tandatanda cairan dalam rongga perut. Gejala spesifik : 1.TB kulit atau skrofuloderma Diagnosis Diagnosis TB pada anak berbeda dengan pada orang dewasa, diagnosis TB dewasa lebih mudah sebab ada pemeriksaan baku emasnya (gold standard) yang obyektif yaitu menemukan bakteri TB pada pemeriksaan dahak (Bakteri Tahan Asam/BTA positif pada sputum). Namun pada anak, pemeriksaan dahak tidak akurat karena sering memberikan hasil negatif palsu (false negative). TB anak jarang disertai dengan batuk berdahak sehingga bakteri TB dalam dahak anak terlalu sedikit. Pemeriksaan penunjang utama TB anak adalah : 1.Tes tuberkulin (mantoux) 2.Rontgen dada Pemeriksaan penunjang medis lain seperti laju endap darah, limfositosis, dan serologi mungkin juga diperlukan dalam kasus-kasus yang meragukan. Diagnosis TB anak memang tidak semudah diagnosis TB dewasa. Padahal, kesalahan diagnosis akan menyebabkan kerugian yang tidak sedikit karena pengobatan TB membutuhkan waktu 6 sampai 12 bulan. Semakin banyak pemeriksaan yang dilakukan dan menunjukkan hasil positif, semakin kecil kemungkinan terjadinya kesalahan diagnosis. Pengobatan Pengobatan untuk TB anak sama dengan untuk TB dewasa, hanya dosis dan pemberiannya yang berbeda. Lima obat anti TB (OAT) lini pertama adalah: Isoniazid, Rifampicin, Pyrazinamide, Ethambutol dan Streptomicin. Obat-obatan tersebut digunakan pada anak dengan penyakit TB aktif yang belum pernah mendapatkan pengobatan TB sebelumnya. Semua obat TB lain adalah obat lini kedua atau obat TB cadangan yang digunakan bila telah terjadi resistensi obat. Untuk pasien TB anak baru, World Health Organisation (WHO) merekomendasikan pengobatan TB selama 6 bulan, yang terdiri dari dua bulan pengobatan intensif dengan Isoniazid plus Rifampisin dan Pyrazinamide, lalu diikuti dengan empat bulan pengobatan lanjutan berupa kombinasi Isoniazid plus Rifampicin. Pasien harus menyelesaikan dosis semua obat itu secara lengkap, bila hanya salah satu obat yang diambil atau putus obat di tengah jalan maka pasien akan segera menjadi resisten obat dan pengobatan selanjutnya menjadi sulit dan mahal. Pencegahan |
| Cara Merawat Luka Lecet Pada Anak Posted: 04 Apr 2014 04:09 AM PDT Dokter Sehat – Sudah pasti memiliki seorang anak dengan rentang usia lima hingga 11 tahun adalah hal sangat merepotkan, karena pada usia ini anak sangat suka bermain, baik itu bermain di dalam rumah maupun di luar rumah. Bermainpun tidak hanya sekedar tertawa-tawa saja, tapi juga lari-larian, memainkan pasir hingga memanjat pohon. Namun hal yang paling sering ditakutkan oleh seorang ibu adalah melihat anaknya terluka, entah itu akibat dari terbentur, terjatuh atau terpeleset. Hal ini akan mengakibatkan bagian tubuh anak akan menjadi luka. Kita sebagai orangtua tidak bisa mencegah anak untuk bermain karena bermain adalah salah satu fase dalam perkembangan seorang anak yang harus dia lakukan. Mencegah atau melarang anak untuk bermain akan tidak baik untuk kesehatan jiwanya, karena dalam suatu permainan, apalagi permainan bersama teman-temannya adalah untuk mengajarkan kepada sang anak mengenai kerjasama, saling pengertian dan saling membantu. Yang terpenting, kita sebagai orangtua harus siap jika anak kita terluka. Cara merawat lucu lecet pada anak : 1.Tenangkan anak 2.Cuci tangan Anda 3.Bersihkan luka 4.Terapkan antiseptic 5.Perban luka bila perlu 6.Biarkan luka mongering 7.Bawa kedokter bila infeksi Luka yang terinfeksi biasanya dapat disembuhkan dengan pemberian antibiotic untuk beberapa hari. Waspada tetanus Meskipun kini sudah semakin langka, ancaman bahaya tetanus masih tetap ada. Bakteri tetanus (clostridium tetani) dapat masuk ke dalam luka yang tidak terawat dengan baik. Setelah berkembang biak, mereka mengeluarkan racun yang membuat otot-otot menjadi kejang. Otot pertama yang kejang adalah di bagian rahang, sehingga mulut tidak dapat dibuka. Itulah mengapa tetanus sering disebut sebagai kejang mulut. Otot-otot lain dalam tubuh juga akan kejang sehingga penderita tidak bisa bergerak. Bahaya mengancam ketika kejang membuat organ-organ vital tubuh gagal berfungsi. Bila Anda mendapati tanda-tanda infeksi tetanus, segeralah membawa anak Anda ke rumah sakit. Tetanus perlu dirawat secara intensif di rumah sakit yang memiliki alat bantu pernapasan dan peralatan penunjang lainnya. |
| You are subscribed to email updates from Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan - Dokter Sehat To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar