Kamis, 17 April 2014

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia


Bahan Rumahan Untuk Bantu Lawan Penyakit Keputihan Wanita

Posted: 17 Apr 2014 08:09 AM PDT

Dokter Sehat – Masalah keputihan adalah masalah yang sejak lama menjadi persoalan bagi kaum wanita, tidak banyak wanita yang tahu apa itu keputihan dan terkadang menganggap enteng persoalan keputihan pada wanita ini.

Padahal keputihan tidak bisa dianggap enteng, karena akibat dari keputihan ini bisa sangat fatal bila lambat ditangani. Tidak hanya bisa mengakibatkan kemandulan dan hamil diluar kandungan, keputihan juga bisa merupakan gejala awal dari kanker leher rahim, yang bisa berujung pada kematian. Apa sebenarnya keputihan itu? Seperti apa ciri-cirinya? Dan bagaimana pencegahannya?

Menurut dr. Sugi Suhandi, spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan RS Mitra Kemayoran Jakarta, keputihan (flour albus) adalah cairan yang berlebihan yang keluar dari vagina. Keputihan bisa bersifat fisiologis (dalam keadaan normal) namun bisa juga bersifat patologis (karena penyakit). Dan keputihan tidak mengenal batasan usia. Berapa pun usia seorang wanita, bisa terkena keputihan.

Keputihan fisiologis biasanya terjadi pada masa subur, juga sebelum dan sesudah menstruasi. Kadang saat itu ada lendir yang berlebihan, itu normal. Dan biasanya tidak gatal dan tidak berbau, jelas dr. Sugi. Sedangkan kalau keputihan patologis, adalah keputihan yang terjadi karena infeksi pada vagina, adanya benda asing dalam vagina atau karena keganasan. Infeksi bisa sebagai akibat dari bakteri, jamur atau protozoa.

Ciri-ciri keputihan patologis, warnanya tidak seperti lendir. Keputihan patologis biasanya, warnanya seperti kepala susu, atau hijau kekuning-kuningan, atau bahkan bercampur darah, kalau keputihannya sudah menjadi penyakit, ujar dr. Sugi. Ketika keputihan sudah menjadi penyakit, wanita yang menderita keputihan patologis ini akan merasa gatal pada daerah vagina, dan lendir yang keluar berbau, sehingga menimbulkan rasa yang tidak nyaman.

Apa saja sih? Yuk simak tips berikut ini :

1.Lap basah
Untuk mengatasi ruam, bengak, dan iritasi yang acapkali mengiringi penyakit keputihan, Anda bisa mencelupkan secarik kain kedalam air dingin kemudian meletakkannya di atas Miss V. Lap dingin ini akan menyempitkan kembali pembuluh darah yang membesar akibat iritasi dan melegakan ketidaknyamanan Anda. Hal ini juga bisa menyejukkan sensasi terbakar akibat gatal dan iritasi tersebut.

2.Kantong teh
Percayakah Anda bahwa kantong teh bisa merawat vaginitis? Kantong teh ini bisa mengatasi efek samping penyakit keputihan yang berupa gatal-gatal. Rendam kantong teh di dalam air dan diamkan di dalam kulkas selama beberapa saat. Ketika sudah dingin, letakkan di atas area kewanitaan.

3.Margosa
Margosa atau yang lebih dikenal sebagai pokok semambu ternyata merupakan antibakteria alami, lho. Gunakan bubuk margosa ini untuk membunuh bakteri penyebab keputihan dan mengatasi infeksi tersebut.

4.Minyak Sedar
Tambahkan beberapa tetes minyak atau cuka sedar ke dalam air hangat untuk mandi bersama sejumput garam. Berendamlah ke dalam campuran ini untuk meredakan gatal, ruam, dan rasa terbakar akibat keputihan abnormal tersebut.
Semoga tips ini bisa membantu mengatasi penyakit keputihan yang Anda derita ya, Ladies!

Bahaya Memakai Make Up Yang Sudah Kadaluarsa

Posted: 17 Apr 2014 07:40 AM PDT

Dokter Sehat – Perempuan terkadang tidak memperhatikan kapan dirinya pertama kali menggunakan alat make up tersebut, padahal itu merupakan salah satu kunci untuk mengetahui sampai kapan make up tersebut bisa digunakan. Tidak sedikit wanita yang nekat tetap menggunakan kosmetik yang mereka miliki walaupun telah lewat tanggal kadaluarsa, hal ini disebabkan oleh beberapa alas an seperti tidak adanya efek apapun yang mereka rasakan, menghemat pengeluaran, dan sebagainya. Kosmetik yang kadaluarsa bisa jadi kandungannya telah berubah menjadi bersifat toxic alias beracun.

Salah satu ciri makeup yang sudah kadaluarsa adalah dari bau dan warnanya yang sudah mulai berubah. Menggunakan makeup kadaluarsa dapat membahayakan kesehatan kulit, mulai dari gatal, iritasi, infeksi, hingga kanker kulit. Tidak ingin bakteri, kuman, ataupun reaksi kimia yang muncul pada makeup kadaluarsa tersebut tertempel di wajah cantik kamu, bukan? Apa yang terjadi jika memakai kosmetik kadaluarsa?

1.Alat tata rias yang dipakai pada mata semacam maskara, eyeliner maupun eyeshadow yang telah begitu lama dapat sebagai lokasi berkembang bakteri yang bisa mengakibatkan konjungtivitis yang mempunyai indikasi kemerahan, gatal serta bengkak pada mata.

2.Lipstik, lip balm maupun lip gloss yang telah terlalu lama bisa mengakibatkan bibir kering, iritasi serta yang paling gawat ialah kulit bisa melepuh.

3.Adapun kuas kotor yang dipakai bisa sebagai lokasi ideal bagi berkembang biaknya mikroorganisme yang bisa mengakibatkan herpes, kurap maupun impetigo yakni sakit menular yang menimbulkan kulit lecet-lecet.

4.Begitupun pada beberapa make-up wajah, dari bedak, foundation, blush on, maupun tata rias wajah lainnya yang telah terlalu lama bisa mengakibatkan gatal, kemerahan, serta kemerahan kulit. Jangan pikir remeh iritasi semacam itu, sebab sejumlah kejadian iritasi adalah indikasi awal kanker kulit.

Tidak cuma tanggal kadaluarsa make-up, memakai alat tata rias yang kotor buat mengaplikasikan bermacam produk make-up pun bisa menyulut berkembang biaknya mikroorganisme berbahaya. Sebab itu, di samping melihat expired date make up, vital juga untuk mencuci alat-alat make up.
Expired date bisa dihitung mulai Anda kali pertama membuka produk. Berikut ini masa kadaluarsa item item kosmetik :

1.Jenis powder misal bedak dan eye shadow adalah 2 tahun

2.Cream shadows berkisar 12-18 bulan

3.Lipstik serta lip liner antara 1-2 tahun

4.Untuk make up brush bersihkan satu minggu sekali menggunakan deterjen

5.Make up spons ganti tiap-tiap minggu atau ganti saat spons telah kotor

6.Maskara berkisar 3-4 bulan

7.Eyeliner antara 3 bulan – 1 tahun terpulang dari perawatannya

Semoga bermanfaat yah Ladies!

Ternyata, Hal-hal Ini Lho Yang Menyebabkan Wanita Rentan Terkena Depresi

Posted: 17 Apr 2014 06:07 AM PDT

Dokter Sehat – Wanita memang cenderung lebih emosional dibanding pria, mereka menghadapi banyak tekanan stres, baik dalam pekerjaan maupun hubungan, dan wanita juga harus menyeimbangkan hidup mereka. Inilah yang terkadang membuat wanita lebih rentan terkena depresi.

Setiap wanita mungkin tidak menyadari bahwa mereka sedang mengalami depresi, masalah emosional memang sangat mudah membuat wanita stres. Untuk itu, para wanita harus tahu tanda-tanda depresi.

berikut ini merupakan pencetus depresi pada perempuan :

1.Premenstrual Syndrome
Naik-turunnya hormon selama masa menstruasi merupakan penyebab umum depresi pada perempuan. Banyak perempuan yang mengalami hal ini dengan emosi yang naik turun, perasaan tidak nyaman dan mudah tersinggung. Namun pada beberapa wanita, PMS yang dialaminya benar-benar sangat mengganggu sehingga didiagnosis mengidap premenstrual dysphoric disorder (PDD).

2.Depresi pasca melahirkan
Banyak ibu yang setelah melahirkan mengalami sindrom baby blues, hal ini adalah reaksi normal selama beberapa minggu pasca melahirkan. Namun, ada juga ibu-ibu yang mengalami depresi pasca melahirkan yang cukup parah akibat naik-turunnya hormon yang sangat drastis. Kondisi ini dinamakan postpartum depression.

3.Masalah kesehatan
Sakit kronis, kecelakaan atau kecacatan dapat mengakibatkan seorang perempuan menjadi depresi. Misalnya, pada orang-orang yang sangat ketat menjalani diet atau baru saja mengakhiri kebiasaannya merokok. Hal ini terjadi karena perubahan sistem dalam tubuh yang berdampak pada hormonnya.

4.Stress karena faktor eksternal
Beberapa penelitian menemukan, perempuan lebih rentan terkena depresi akibat tekanan pekerjaan, tugas sekolah atau pekerjaan rumah. Bisa jadi hal ini dikarenakan perempuan memproduksi hormon stress yang lebih banyak daripada laki-laki.

5.Isu citra tubuh
Perbedaan depresi antara laki-laki dan perempuan umumnya dimulai saat remaja, apalagi saat masa puber. Beberapa penelitian menemukan ketidakpuasan terhadap bentuk tubuh merupakan isu yang mudah membuat perempuan depresi sejak remaja.

Selain hal-hal di atas, masalah sosial juga turut andil dalam depresi yang dialami perempuan, misalnya masalah rumah tangga, tanggung jawab dalam mengasuh anak, diskriminasi di lingkungan kerja, kehilangan pekerjaan, masalah ekonomi dan kehilangan orang yang dicintai.
Semoga dengan mengetahui faktor-faktor yang dapat menyebabkan depresi, kita dapat menjaga diri dengan baik ya, Ladies.

Bahaya Pemakaian Headset Bagi Telinga Dan Otak

Posted: 17 Apr 2014 05:01 AM PDT

Dokter Sehat – Kebiasaan mendengarkan portable music player (PMP), seperti MP3 player, bisa membuat telinga cedera. Itu terjadi jika kita terlalu sering memakai earphone atau headphone bervolume tinggi. Berdasar penelitian, efek buruk datang jika menggunakan earphone selama lima jam dalam seminggu. Dampaknya adalah kerusakan permanen pada telinga, kemungkinan terbesar hal itu terjadi pada usia muda.

Saat ini mungkin dampaknya belum terlihat, namun kelak akan terasa. Mendengarkan pemutar musik personal secara reguler dalam volume tinggi ketika muda sering kali tidak berdampak pada pendengaran. Namun, kelak kemampuan mendengar bisa menghilang, jelas salah seorang peneliti pada International Herald Tribune.

Pernyataan itu diberikan sembilan peneliti dari Committee on Emerging and Newly Identified Helat Risks. Bahkan, mereka juga menyatakan bahwa risiko kehilangan pendengaran akan didapatkan di pertengahan usia 20-an. Bagaimanapun, mendengarkan musik melalui media portabel juga menimbulkan dampak lain. Musik bisa mengisolasi pendengarnya dari khalayak ramai. Ketika mengemudi, musik dapat meningkatkan risiko hilangnya pendengaran terhadap situasi sekitar.Penyebab gangguan pendengaran memang beragam.

Bergantung juga pada usia seseorang. Suara terbagi atas beberapa tingkat. Suara ringan untuk dewasa berada antara 25 hingga 40 dB, sedangkan untuk anak-anak 20 sampai 40 dB. Bertingkat semakin tinggi hingga suara terberat berkualitas 90 dB atau lebih yang masih dapat didengar manusia.

Gelombang elektromagnetik berpengaruh terhadap listrik otak, namun menjadi pertanyaan seberapa besar pengaruh gelombang tersebut terhadap kerusakan otak? sampai saat ini belum ada satupun bukti medis yang kuat untuk membuktikan itu. Meskipun gelombang elektromagnetik berpengaruh terhadap otak tikus, namun tidak terbukti pada otak manusia Sampai saat ini beberapa penelitian di Eropa pada gelombang elektromagnetik terhadap tumor otak tidak dapat membuktikan efek tersebut.Mengenai pengaruh terhadap telinga, paparan musik dengan earphone dapat mempengaruhi ambang pendengaran , terutama bila dilakukan dengan volume keras dan jangka waktu lama.

Beberapa cara untuk mengurangi kerusakan pendengaran adalah dengan mengurangi volume suara dan mengurangi waktu untuk mendengarkan dengan earphone. Namun seringkali juga orang-orang menggunakan earphone pada tempat-tempat yang ramai seperti stasiun kereta, terminal bus ,dsb, jadinya tanpa sadar cenderung untuk meningkatkan volume earphone lebih keras lagi.

Beberapa saran untuk mengurangi efek samping misalnya menggunakan headphone yang besar (tipe yang lama), sehingga suara lebih terdistribusi dan lebih menutup suara bising dari luar dibandingkan earphone yang kecil. Tipe earbuds yang kecil mempunyai speaker kecil dengan volume besar yang diletakan di lubang telinga sudah pasti memberikan efek lebih besar pada pendengaran dibandingkan dengan headphone yang hanya ditempel pada telinga luar.

Berikut efek negatif headset atau earphone untuk kesehatan tubuh :

1.Kerusakan permanen pada telinga
Hal ini terjadi bila telinga sudah tidak kuat lagi menanggung beban suara keras dari earphone yang langsung terhubung dengan lubang telinga, biasanya, hal ini terjadi pada mereka yang masih berusia muda atau remaja.

2.Kehilangan pendengaran di usia 20-an
Berdasarkan penelitian, efek penggunaan earphone atau headset yang berlebih ini memang tidak akan langsung terasa. Kerusakan akibat penggunaan headset atau earphone yang berlebihan ini akan muncul secara perlahan, biasanya efek akan mulai terasa di usia 20-an. Di usia itu, si penderita akan mulai kehilangan pendengarannya.

3.Kerusakan otak
Gelombang elektromagnetik akibat earphone atau headset ini diduga berpengaruh terhadap listrik otak. Terbukti gelombang elektromagnetig ini berpengaruh pada listrik otak pada tikus. Namun, hingga saat ini belum diketahui seberapa besar efek dari gelombang elektromagnetik itu pada otak manusia. Tapi yang jelas kamu harus tetap waspada.

4.Ambang pendengaran
Paparan musik dengan earphone atau headset dapat mempengaruhi ambang pendengaran manusia, terutama bila dilakukan dengan volume keras dan dalam jangka waktu lama. Secara perlahan efek ini akan mengarah pada gangguan pendengaran secara permanen.
Karenanya kamu harus menggunakan earphone atau headset ini sesuai kebutuhan saja, jangan berlebih. Mengenai tingkat suara, suara tingkat ringan untuk dewasa berada antara 25 hingga 40 desibel, sedangkan anak-anak 20 hingga 40 desibel. Bertingkat semakin tinggi hingga suara terberat berkualitas 90 desibel atau lebih yang masih dapat didengar.

Sejumlah peneliti menganjurkan semua perangkat suara yang menggunakan headset atau earphone untuk tidak melebihi batas 100 desibel. Mengingat suara yang ada di luar headset (suara mesin mobil, disel atau pemotong rumput) juga bisa berpengaruh pada pendengaran manusia.

Beberapa Gadget dan Alat Elektronik Yang Bisa Berbahaya Pada Mata Anak

Posted: 17 Apr 2014 03:00 AM PDT

Dokter Sehat – Ladies, jika melihat perkembangan jaman sekarang ini, bisa kita lihat begitu banyak gadget yang bisa digunakan oleh si kecil. Bahkan seorang balita ada yang sudah bisa mengoperasikan komputer. Beberapa orang tua juga banyak yang bangga dengan hal ini, padahal hal seperti ini bisa jadi berbahaya.

Bagi beberapa orang, anak yang bisa mengoperasikan alat seperti komputer dan telepon gengam berarti dia sudah pintar dan bertumbuh-kembang dengan baik. Faktanya, anak yang memiliki kebiasaan seperti itu malah menjadikan dia tidak berkembang secara maksimal bahkan kesehatannya juga terancam, terutama untuk kesehatan mata.

Seperti yang dilansir medimanage.com, gadget, utamanya elektronik, memiliki sinar ultra violet yang berbahaya bagi mata. Mata yang terus berkontraksi karena menatap layar gadget dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti ketegangan mata, kemerahan, penglihatan kabur, mata kering dan iritasi. Masalah penglihatan umumnya disebabkan karena kebiasaan melihat yang tidak benar seperti, melihat televisi di tempat gelap, atau menggunakan telepon genggam terlalu dekat dengan mata.

Oleh sebab itu, laman yang sama melansir beberapa alat elektronik yang berpotensi bahaya seperti :

1.Handphone
Menurut penelitian Davis, penggunaan handphone dapat merusak pertumbuhan sel otak pada anak dan menyebabkan tumor otak pada orang dewasa. Tidak hanya itu, handphone juga dapat mengancam populasi umat manusia. Kok bisa? Menurut Davis, penggunaan handphone minimal empat jam sehari dapat mengurangi jumlah sperma.
Tips:
Pakai speakerphone atau hands-free ketika menelepon.

2.Laptop
Selain baterai yang meledak atau mainboard berasap, masalah laptop pada kesehatan manusia adalah sakit mata dan kepala karena radiasi layar. Selain itu, laptop yang diletakkan di paha dapat membakar paha seperti daging panggang. Hal ini dikarenakan panas yang keluar dari laptop. Kasus terparah adalah kanker kulit.
Tips:
Untuk menghindari sakit mata, berpaling dari layar laptop setiap 20 menit selama 2-3 menit. Perbesar font jika diperlukan. Untuk menghindari paha terbakar, beli bantal paha.

3.IPods
Davis menjelaskan penelitiannya yang mengatakan bahwa mendengarkan musik dengan iPods selama satu jam setengah dapat mengganggu pendengaran, bahkan pada kasus terparah adalah tuli.
Tips:
Pakai busa earphone untuk sedikit meredam suara yang keluar.

4.Video game
Menggenggam stik game terlalu lama dapat membuat tanganmu merah, Davis menyebutnya telapak Playstasion. Ini disebabkan oleh lembabnya telapak tangan karena berkeringat. Sedangkan pada Nintendo Wii, keluhan yang paling sering adalah lepasnya tulang bahu karena terlalu bersemangat memukul.
Tips:
Pada Wii, pemain sebelumnya harus melakukan peregangan terlebih dulu. Untuk Playstation, pemain membaluri tangannya dengan bedak.

5.Komputer
Penyakit yang timbul menurut Davis adalah masalah jantung dan obesitas karena kurang gerak, kejang otot juga pernah terjadi karena terlalu lama menggunakan mouse atau salah posisi mengetik.
Tips:
Beli gelpad pada keyboard, lakukan yoga dan peregangan pada jam istirahat untuk melemaskan otot punggung dan leher.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar