Rabu, 02 April 2014

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia


Bahaya Makan Mie Instan

Posted: 02 Apr 2014 02:36 AM PDT

Dokter Sehat – Mi instan sudah menjadi makanan yang umum di Indonesia, terutama bagi anak kos, cara masak yang mudah dan rasa yang nikmat membuat makanan cepat saji ini digemari banyak orang. Tapi jangan keseringan, karena ada bahaya kesehatan yang mengintai di balik nikmatnya semangkuk mi instan.

Mi instan memang bisa meredam rasa lapar, tapi makanan cepat saji ini tidak bisa menggantikan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Ditambah lagi dengan bumbu buatan dan pengawet kimia, yang semakin membahayakan kesehatan tubuh.

Berikut beberapa bahaya kesehatan yang mengancam bila Anda terlalu sering makan mi instan :

1.Penyebab kanker
Mie instan yang beredar saat ini, ternyata cukup membahayakan. Telah diketahui bahwa permukaan mie instan dilapisi oleh lilin, inilah kenapa mie tidak pernah lengket satu sama lain. Lilin ini sangat membahayakan kesehatan tubuh, karena tubuh kita butuh waktu lama untuk mencerna lilin ini, yakni sekitar dua hari.

Jika zat ini terus menumpuk dalam tubuh, kemungkinan kita untuk terkena penyakit kanker sangatlah tinggi. Misalnya, kanker hati, usus, atau leukimia. Tidak hanya lilin dari mie instan, bumbunya pun yang mengandung banyak zat aditif seperti MSG yang bisa menjadi pemicu kanker dalam tubuh.

Banyak kasus nyata tentang orang yang sakit dan diduga disebabkan karena terlalu banyak mengkonsumsi mie instan. Karena itu, sebaiknya Anda pun mulai mengurangi mengkonsumsi makanan ini

2.Chinese restaurant syndrome
Bahaya makan mie instan yang satu ini lebih mirip keracunan, hal ini disebabkan oleh MSG yang terdapat pada bumbu mie instan. Ada beberapa orang yang tidak tahan dengan MSG, lalu kemudian merasa pusing dan sesak nafas. Namun penyakit ini tidak terlalu fatal, karena akan sembuh setelah 2-3 jam kemudian.

3.Kerusakan jaringan otak
Mengkonsumsi mie instan terus-menerus sama dengan menumpuk zat-zat kimia berbahaya dalam tubuh dan efeknya bisa merusakkan sel-sel jaringan otak. Akibatnya, akan terjadi penurunan transmisi sinyal dalam otak. Selain itu, kerusakan jaringan sel otak ini juga akan memicu penyakit-penyakit lain seperti stroke atau keumpuhan.

4.Keguguran
Sejumlah wanita hamil yang makan mi instan selama kehamilan mengalami keguguran, hal ini karena kandungan bumbu dan pengawet pada mi instan dapat mempengaruhi perkembangan janin.

5.Gangguan metabolisme
Konsumsi mi instan jangka panjang dapat mempengaruhi metabolisme tubuh, hal ini disebabkan akumulasi dari zat-zat kimia beracun seperti pewarna makanan, pengawet dan aditif dalam mie.

6.Kerusakan organ
Mi instan mengandung propylene glycol, bahan anti-beku yang mencegah mi dari pengeringan dengan mempertahankan kelembaban. Tubuh menyerap zat tersebut dengan mudah dan terakumulasi di jantung, hati dan ginjal. Hal ini menyebabkan kerusakan dan kelainan organ, dan juga melemahkan sistem kekebalan tubuh.

7.Obesitas
Mi instan adalah salah satu penyebab utama obesitas, hindari mi instan karena mengandung sejumlah besar lemak dan natrium yang menyebabkan retensi air dalam tubuh.

8.MSG
Monosodium glutamate (MSG) digunakan untuk meningkatkan rasa mi, sekitar 1-2 persen dari populasi alergi terhadap MSG. Ketika orang-orang yang alergi terhadap MSG mengonsumsinya, maka akan dapat menyebabkan rasa terbakar, panas di dada, kemerahan pada wajah, atau nyeri dan sakit kepala.

9.Tinggi natrium
Mi instan juga mengandung jumlah natrium yang tinggi, kelebihan konsumsi natrium bisa menyebabkan hipertensi, penyakit jantung, stroke dan kerusakan ginjal. Jadi, hindari konsumsi mi instan berlebihan.

10.Junk food
Mi instan hanya dapat dianggap sebagai junk food dan tidak pernah menggantikan makanan bernutrisi, hal ini karena mengandung sejumlah besar karbohidrat tetapi tidak ada vitamin, mineral atau serat. Mi instan juga mengandung banyak lemak jenuh dan lemak trans. Ini padat kalori dan memberikan efek negatif pada kesehatan.

Bahaya Diet Instan Bagi Kesehatan

Posted: 02 Apr 2014 02:23 AM PDT

Dokter Sehat – Siapa sih yang tidak ingin menurunkan berat badan dengan cepat? Apalagi di jaman serba instan seperti sekarang, semua keinginan pasti dapat diwujudkan dengan cepat dan instan, salah satunya adalah menurunkan berat badan.
Banyak orang memilih metode diet instan yang menjanjikan hasil tercepat. Namun, tidak selamanya yang instan dan cepat itu berdampak positif bagi kesehatan. Berbagai risiko kesehatan pun mengancam jika berat badan Anda turun terlalu cepat.

Berikut risiko kesehatan yang akan Anda hadapi jika Anda memilih diet instan agar berat badan turun lebih cepat :

1.Eating disorder
Anda pasti pernah mendengar bulimia dan anoreksia? Pada prinsipnya, anoreksia dan bulimia digolongkan sebagai weight-phobia alias penderita takut berat badannya bertambah. Secara umum, anoreksia dapat diartikan sebagai kehilangan selera makan. Perasaan takut gemuk adalah penyebab penderita anoreksia menahan nafsu makan secara tidak wajar, hingga banyak yang akhirnya kehilangan selera makannya dan tidak sadar kalau tubuh mereka benar-benar sangat kurus.

Sedangkan bulimia adalah penyakit yang ditandai dengan makan secara berlebihan, kemudian memuntahkannya kembali untuk menjaga agar berat badan tidak naik. Dibandingkan penderita anoreksia yang dapat dikenali dengan mudah karena bentuk tubuhnya yang sangat kurus, penderita bulimia biasanya memiliki berat badan yang stabil bahkan cenderung ideal.

2.Risiko anemia
Khususnya terjadi pada wanita yang membutuhkan zat besi lebih banyak karena mengalami fase menstruasi, program diet instan biasanya akan memangkas kebutuhan nutrisi tubuh secara berlebihan, sehingga mengakibatkan tubuh kekurangan zat gizi penting yang dibutuhkan dalam kinerja tubuh sehari-hari.

Kebutuhan zat besi wanita 2 kali lebih besar daripada pria, seseorang yang mengalami kekurangan zat besi biasanya mengalami lelah yang berkepanjangan, sesak napas, sering pusing, dan mudah tersinggung.

3.Hilangnya massa otot
Diet yang tidak dilengkapi dengan asupan protein yang cukup juga dapat mengakibatkan hilangnya massa otot Anda. Bagaimanapun juga, tubuh membutuhkan asupan protein yang cukup setiap hari agar dapat menjalankan fungsinya dengan benar. Selain membantu pembentukan otot, protein juga berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Ketika Anda tidak mengkonsumsi protein dalam jumlah cukup, maka tubuh dapat memakan jaringan ototnya sendiri.

4.Mudah lelah
Sebagian besar orang yang berat badannya turun terlalu cepat biasanya sering menahan nafsu makannya, mereka hanya makan dalam jumlah yang sedikit, atau bahkan tidak makan sama sekali. Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan cukup kalori sebagai sumber energi untuk beraktivitas. Hilang konsentrasi, tubuh lemas, pusing hingga jatuh pingsan, biasa terjadi pada orang-orang yang melakukan program diet instan.

5.Daya tahan tubuh menurun
Saat tubuh tidak mendapatkan asupan gizi yang memadai, maka sel-sel dalam tubuh juga tidak mendapatkan nutrisi yang cukup setiap hari. Akibatnya, daya tahan tubuh menurun dan gampang terkena penyakit.

6.Membahayakan organ hati
Berdasarkan Journal Physiology of Gastrointestinal and Liver Physiology, berat badan seseorang mengalami penurunan drastis, ternyata juga berpengaruh negatif pada organ hati. Berat badan yang tidak stabil dapat meningkatkan kandungan lemak pada hati, hal tersebut dapat membawa seseorang pada risiko yang lebih tinggi terhadap penyakit-penyakit degeneratif yang berhubungan dengan organ hati.

7.Kualitas tidur menurun
Kurus secara instan membuat Anda mudah lelah, kemudian metode menurunkan berat badan dengan cepat biasanya juga identik dengan membatasi kalori yang masuk daripada usaha membakar lemak dalam tubuh. Akibatnya, kekurangan kalori membuat metabolisme tubuh menurun. Energi pun berkurang dan Anda mudah lelah, siklus tersebut secara tidak langsung menurunkan kualitas tidur dan istirahat harian Anda.

8.Memicu batu empedu
Kantung empedu adalah organ yang berada di bawah hati, tugasnya membantu penyimpanan lemak sampai tubuh membutuhkannya. Namun jika Anda melakukan diet dan berhasil kurus dalam waktu singkat, besar risiko munculnya batu empedu. Batu empedu merupakan pengerasan kolesterol yang membahayakan kesehatan, sebab batu empedu juga memicu infeksi pada aliran normal kantung empedu ke usus kecil.

9.Membuat rambut rontok
Nutrisi yang didapatkan dari makanan sebenarnya bukan cuma mendukung kesehatan, tetapi juga kecantikan. Namun jika Anda membatasi konsumsi makanan, kondisi luar tubuh juga ikut terpengaruh, salah satunya rambut menjadi rontok. Rambut juga butuh nutrisi dari makanan yang Anda konsumsi, namun gara-gara diet instan, nutrisi tidak terpenuhi dan rambut menjadi kering sampai rontok.

10.Meningkatkan kadar stress
Menghindari jenis makanan tertentu dan menahan lapar memang bisa membuat Anda kurus secara instan, namun metabolisme akan menurun dan meningkatkan kadar hormon cortisol yang memicu stres. Secara fisik dan emosional, kurus secara instan benar-benar tidak menyehatkan.
Oleh karena itu, pikirkan kembali jika Anda mendapat tawaran paket diet instan yang menjanjikan turun berat badan dalam waktu singkat. Tidak selamanya yang instan itu baik untuk kesehatan Anda.

Sembarangan Diet, Picu Osteoporosis

Posted: 02 Apr 2014 02:18 AM PDT

Dokter Sehat – Hampir semua wanita di dunia ini menginginkan tubuh langsing dan seksi, maka tidak heran bila banyak wanita yang rela diet ketat untuk mendapatkan tubuh ideal yang diidam-idamkan. Tetapi, jangan sampai Anda diet sembarangan, karena bisa memicu osteoporosis alias pengeroposan tulang.

Seperti diberitakan laman stepstohealthy, banyak wanita salah memahami arti diet. Sebenarnya, diet adalah mengalihkan makanan yang memiliki lemak tinggi ke makanan yang lebih kaya protein. Sayangnya, banyak wanita mengartikan diet dengan mengurangi makanan atau bahkan tidak makan sama sekali.

Berikut ini adalah diet yang salah :

1.Free milk diet atau no milk diet
Diet dengan memusuhi susu ini dilakukan oleh mereka yang berpendapat bahwa, untuk mencapai hasil yang sukses, susu dan produk olahannya harus dihilangkan dari daftar menu. Padahal mengonsumsi makanan berbahan baku susu yang kaya kalsium (Ca), malah akan membantu mengurangi dan mencegah kegemukan. Sebuah riset dari Obese Research Journal, menunjukkan bahwa konsumsi menu berkadar kalsium tinggi dalam bentuk susu dan produk olahannya sebanyak 2 kali dalam sehari, akan mengurangi risiko kegemukan sebesar 70%. Konsumsi kalsium dari susu atau produk olahan susu seperti keju rendah lemak juga akan membantu proses pembakaran lemak di dalam tubuh.

2.Tiger diet
Diet yang hanya mengonsumsi daging ini jelas cara yang salah, dari riset yang dilakukan Dr. Klevay LM dan Dr. Wildman REC dalam Journal of Trace Elements in Medicine and Biology, ditemukan bahwa diet daging akan membuat tubuh kekurangan tembaga dan seng. Akibatnya, tulang paha 23% lebih rapuh dan lemah.

Sepanjang hidup dan secara terus-menerus, tulang di tubuh kita akan mengalami proses penurunan dan pembaruan atau pembangunan kembali. Proses pembaruan ini hanya dapat berlangsung dengan baik bila tubuh menerima vitamin dan mineral sesuai kebutuhan.

Jika konsumsi vitamin dan mineral untuk proses pemeliharaan tulang tidak terpenuhi akibat diet yang salah, maka tubuh Anda akan mengambilnya dari tulang untuk melakukan proses metabolisma di dalam darah. Dengan cara ini, barulah metabolisma di dalam tubuh Anda dapat terus berjalan. Kalau kondisi ini terjadi terus-menerus selama bertahun-tahun, dan Anda tidak mengonsumsi kalsium karena diet yang salah, lama-kelamaan tulang jadi rapuh dan keropos.

Selain menjalani diet yang benar, biasakan pula mengonsumsi kalsium sebanyak 800-1.200 mg/hari. Ini merupakan kebutuhan rata-rata wanita dewasa pada umumnya, kebutuhan itu dapat dipenuhi antara lain dengan mengonsumsi susu sapi, susu kedelai, yoghurt, keju, ikan (terutama salmon dan sardin), kacang-kacangan, brokoli, kerang, dan aneka jenis sayuran hijau. Lakukan saja diet rendah kalori di bawah pengawasan dokter ahli gizi. Dengan begitu, makanan yang Anda konsumsi tetap mengandung zat gizi yang lengkap dan seimbang.

Ancaman Penyakit Kelamin Dan Pencegahannya

Posted: 02 Apr 2014 02:15 AM PDT

Dokter Sehat – Berhubungan seks dengan gonta-ganti pasangan dan ketidaktahuan dalam menjaga kesehatan alat kelamin hingga tidak mengerti mengenai melakukan hubungan seks yang aman adalah faktor yang utama penyebab terjadinya penyakit kelamin.

Berikut ini jenis-jenis penyakit kelamin yang harus anda waspadai :

1.Gonorrhea dan Chlamydia
•Disebabkan oleh bakteri, infeksi dimulai beberapa hari sampai beberapa minggu setelah hubungan intim dengan orang yang terjangkit penyakit ini.

•Pada pria, penyakit ini menyebabkan keluarnya cairan dari kemaluan pria. Buang air kecil dapat terasa sakit. Gejala-gejala ini dapat terasa berat atau tidak terasa sama sekali.

•Gejala-gejala gonorrhea pada wanita biasanya sangat ringan atau tidak terasa sama sekali, tetapi kalau tidak diobati penyakit ini dapat menjadi parah dan menyebabkan kemandulan.

•Penyakit ini dapat disembuhkan dengan antibiotik bila ditangani secara dini.

2.Herpes
•Disebabkan oleh virus, dapat diobati tetapi tidak dapat disembuhkan.

•Gejala timbul antara 3 sampai 10 hari setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit ini.

•Gejala awal muncul seperti lecet yang kemudian terbuka menjadi lubang kecil dan berair.

•Dalam 5 sampai 10 hari gejala hilang.

•Virus menetap dalam tubuh dan dapat timbul lagi sesuatu saat, dan kadang-kadang sering.

•Wanita kerap kali tidak sadar bahwa ia menderita herpes karena lecet terjadi di dalam vagina.

3.Infeksi jamur
•Disebabkan oleh jamur.

•Menyebabkan kegatalan berwarna merah di bawah kulit pria yang tidak disunat.

•Pada wanita akan ke luar cairan putih kental yang menyebabkan rasa gatal.

•Dapat disembuhkan dengan krim anti jamur.

4.Syphilis
•Disebabkan oleh bakteria. Lesi muncul antara 3 minggu sampai 3 bulan setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit ini.

•Luka terlihat seperti lubang pada kulit dengan tepi yang lebih tinggi. Pada umumnya tidak terasa sakit.

•Luka akan hilang setelah beberapa minggu, tetapi virus akan menetap pada tubuh dan penyakit dapat muncul berupa lecet-lecet pada seluruh tubuh, lecet-lecet ini akan hilang juga, dan virus akan menyerang bagiantubuh lain.

•Syphilis dapat disembuhkan pada tiap tahapan dengan penicillin.

•Pada wanita lesi dapat tersembunyi pada vagina.

5.Vaginitis
•Infeksi pada vagina yang biasanya menyebabkan keluarnya cairan dari vagina yang berbau dan menimbulkan ketidak nyamanan.

•Disebabkan oleh berbagai jenis bakteri (bakteri gonorrhea, chlamydia) atau jamur.

•Juga dapat disebabkan oleh berbagai bakteri tidak berbahaya yang memang menetap pada vagina.

•Dapat diselidiki dengan meneliti cairan vagina tersebut dengan mikroskop.

•Pada umumnya dapat disembuhkan dengan obat yang tepat sesuai dengan penyebabnya.

6.Bisul pada alat kelamin HPV

•Disebabkan oleh virus (Virus Human Papilloma atau HPV)

•Muncul berupa satu atau banyak bisul atau benjolan antara sebulan sampai setahun setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit tersebut.

•Pada umumnya tidak dapat terlihat pada wanita karena terletak di dalam vagina, atau pada pria karena terlalu kecil. Dapat diuji dengan lapisan cuka.

•Dapat berakibat serius pada wanita karena dapat menyebabkan kanker cervix.

•Bisul pada kelamin ini dapat disembuhkan, wanita harus menjalankan pap smear setiap kali berganti pasangan intim.

7.Kutu kelamin
•Sangat kecil (lebih kecil atau sama dengan 1/8 inch), berwana kelabu kecoklatan, menetap pada rambut kemaluan.

•Dapat disembuhkan dengan obat cair yang digosokkan pada rambut kelamin.

8.Kutu dibawah kulit
•Mirip dengan kutu kelamin, tetapi ukurannya lebih kecil dan menetap di bawah kulit.

•Menyebabkan luka-luka kecil dan gatal di seluruh tubuh.

•Diobati dengan obat cair yang diusapkan ke seluruh tubuh.

•Pakaian, seprei dan handuk harus dicuci setelah pengobatan, karena kutu dapat menetap pada kain-kain tersebut.

9.AIDS
•Penyakit akibat hubungan intim yang paling serius, menyebabkan tidak bekerjanya sistim kekebalan tubuh.

•Tidak ada gejala yang nyata tanpa penelitian darah.

•Dapat menyebabkan kematian setelah sepukuh tahun setelah terinfeksi virus HIV, tetapi pengobatan telah ditemukan.

•Disebarkan melalui hubungan intim dan pemakaian jarum suntik secara bersamaan.

Beberapa tips untuk menjaga dan merawat alat kelamin kita agar tetap bersih dan sehat :

1.Setelah buang air kecil atau besar
Usahakan untuk selalu mencuci bagian luar alat kelamin dengan air dan sabun. Untuk wanita, siramlah dengan air dengan arah depan ke belakang dan bukan sebaliknya. Hal ini untuk mencegah masuknya kuman dari dubur ke vagina. Untuk pria, cukup hanya membersihkan dengan air bersih.

2.Kebersihan pakaian dalam
Sepatutnya dalam sehari, minimal mengganti pakaian dalam sebanyak dua kali untuk menjaga kebersihan. Selain itu pilihlah bahan celana dalam yang dapat mudah menyerap keringat, karena jika tidak jamur bisa menempel di alat kelamin. Hindari untuk saling bertukar pakaian dalam dengan orang lain bahkan itu keluarga sendiri, karena setiap orang memiliki kondisi kelamin yang berbeda.

3.Menggunakan toilet umum
Siramlah sebelum menggunakan (flushing), hal ini untuk mencegah penularan jika ada pengguna lainnya adalah penderita penyakit kelamin. Sebaiknya gunakan selalu air yang keluar melalui keran atau tissu dan hindari penggunaan dari bak/ember, karena menurut penelitian air yang tergenang di toilet umum mengandung 70% jamur candida albicans (penyebab keputihan dan rasa gatal pada vagina).

4.Merawat rambut yang tumbuh di sekitar alat kelamin
Hindari membersihkan bulu di daerah kemaluan dengan cara mencabut karena akan ada lubang pada bekas bulu kemaluan tersebut dan menjadi jalan masuk bakteri, kuman, dan jamur. Selanjutnya dapat menimbulkan iritasi dan penyakit kulit. Perawatan bulu itu disarankan untuk dirapikan saja dengan memendekkan, dengan gunting atau dicukur tetapi sebelumnya menggunakan busa sabun terlebih dahulu dan menggunakan alat cukur khusus yang lembut, dan sudah dibersihkan dengan sabun dan air panas. Perlu diketahui setelah menggunakan simpan dalam tempat yang bersih dan kering, jangan di tempat yang lembab dan jangan menggunakannya secara bergantian bahkan dengan suami/isteri. Rambut-rambut tersebut berfungsi untuk kesehatan alat kelamin, yaitu berguna untuk merangsang pertumbuhan bakteri baik yang melawan bakteri jahat serta menghalangi masuknya benda asing kecil ke dalam vagina, menjaga alat kelamin tetap hangat dan merupakan bantalan ketika berhubungan seksual dan melindungi dari gesekan. Sehingga perlu rajin menjaganya agar tidak menjadi sarang kutu dan jamur.

5.Pemakaian pantyliner
Pemakaian pantyliner tidak dianjurkan digunakan setiap hari, sebaiknya Pantyliner hanya digunakan ketika keputihan. Akan lebih baik jika membawa celana dalam pengganti daripada menggunakan pantyliner tiap hari.

6.Hindari menggunakan celana dalam dan celana jeans yang sangat ketat
Memakai celana dalam dan celana jeans yang terlalu ketat di wilayah selangkangan dapat menyebabkan kulit susah untuk bernafas dan akhirnya dapat menyebabkan daerah tersebut berkeringat, lembab, mudah terkena jamur dan teriritasi. Pemakaian celana ketat itu bagi pria dapat membuat peredaran darah yang tidak lancar dan membuat penis serta testis dalam keadaan panas. Panas yang berlebihan oleh suhu, keringat dan pakaian yang terlalu ketat, dapat menurunkan kualitas sperma.

7.Hindari untuk menggunakan minyak wangi atau parfum atau bedak menggunakan ke vagina
Vagina memiliki tingkat keasaman sendiri yang sebaiknya tidak dirusak oleh masuknya cairan-cairan yang mengandung bahan-bahan kimia yang tidak cocok untuk kultur di permukaan atau di dalam vagina. Jika alat kelamin Anda terasa berbau tidak enak, Anda harus memperbaiki cara Anda merawat dan membersihkannya, dan tentunya bukan dengan cara menyemprotkan parfum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar