Senin, 28 April 2014

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia


6 Terapi Diri Sendiri Yang Ampuh Melawan Depresi

Posted: 28 Apr 2014 07:51 AM PDT

Dokter Sehat – Datang tidak diundang, pergi harus diusir dengan paksa! Apa itu? Itulah Depresi. Menakutkan? Pasti, ini menyerang semua kalangan manusia, baik selebritis maupun penonton selebritis, orang kaya dan juga orang miskin yang sering sok bahagia. Anak kecil dan anak besar.

Apakah Depresi itu? Depresi adalah sama dengan perasaan sedih, murung, kesal, tidak bahagia, dan menderita. Orang pada umumnya menggunakan istilah depresi untuk memperjelas pada keadaan yang melibatkan kesedihan dan emosi negative yang mengganggu, rasa kesal, rasa tidak punya harga diri, tidak bertenaga, kencederungan bunuh diri dan bahkan sampai melakukan tindakan bunuh diri (APA, 1994). Statistik dari WHO menyatakan bahwa depresi merenggut lebih dari 850.000 jiwa setiap tahun.

Ada dua macam depresi, yaitu depresi ringan dan berat (menetap). Depresi ringan datang dan pergi dengan sendirinya, ditandai dengan hati yang berat, sedih, dan murung. Depresi berat dicirikan oleh perasaan tidak berguna atau bersalah serta sering disertai gejala fisik seperti turun berat badan, sakit kepala, hingga tidak enak badan. Penderita depresi berat cenderung untuk menarik diri, tidak peduli pada lingkungan sekitar, serta aktivitas fisik yang terbatas.

Berikut adalah 6 terapi untuk melawan depresi :

1.Jangan paranoid
Jangan sering berpikir tentang kemungkinan terburuk, hal ini akan membuat Anda mudah kecemasan dan semakin ciut keberanian. Belajarlah untuk ikhlas dan menjalani realita yang ada, dengan demikian Anda tidak akan mudah tertekan atau mengalami kecemasan.

2.Fokus pada hal positif
Coba lebih fokus pada banyak hal positif dalam hidup Anda, berhenti memikirkan omongan orang. Semua orang punya kekurangan namun juga punya kekuatan untuk melampauinya dengan kelebihan, berpikir negatif hanya akan membuat Anda mudah sakit.

3.Hindari over thinking
Salah satu kebiasaan orang yang mudah stres adalah ketika dia over thinking, batasi kebiasaan ini dengan lebih merealisasikannya dibanding hanya memikirkannya. Over thinking bisa membuat Anda mudah cemas dan selalu berpikir negatif.

4.Buat Rencana
Buat rencana harian agar Anda tidak mudah hilang fokus atau random dalam melakukan sesuatu, pastikan Anda punya goal, jadi Anda akan lebih fokus pada hal itu. Lebih rutin dan terencana akan membuat Anda lebih tertata dan tidak hilang arah.

5.Jangan berpikir hitam dan putih
Anda akan tertekan saat hanya membagi kehidupan menjadi hitam dan putih, benar atau salah. Hidup ini ada banyak warna dan itulah mengapa kita tak bisa melihat sesuatu dari satu sisi saja, kadang Anda melakukan kesalahan, tapi pasti ada pelajaran di dalamnya.

6.Hidup Teratur
Makan sehat, olahraga dan istirahat cukup adalah terapi paling mudah yang bisa Anda lakukan. Sesibuk apapun Anda, jangan lupa untuk melakukan rutinitas wajib ini. Seringnya karena Anda tidak rutin melakukan hal tersebut, Anda mudah sakit di kala stres melanda.

Anak Kecil Juga Rentan Mengalami Masalah Gigi

Posted: 28 Apr 2014 06:49 AM PDT

Dokter Sehat – Makan sembarangan membuat anak sangat rentan terhadap kerusakan gigi, misalnya saja terlalu banyak mengonsumsi makanan manis dan bahkan susu yang sering ditambah gula juga tidak baik terhadap kesehatan gigi anak. Parahnya, anak-anak justru menyukai hal yang seperti itu tanpa mempedulikan efek jangka panjang yang dibawanya.

Berdasarkan penjelasan drg. Ruby Kusnadi dari MeetDoctor.com, makanan atau minuman manis yang dikonsumsi si kecil akan melekat dan menempel pada gigi jika tidak langsung dibersihkan setelah mengonsumsi. Nah, sisa makanan atau minuman yang tersisa dan menempel pada gigi si kecil tersebut sangat disukai oleh bakteri. Bakteri-bakteri yang menempel pada gigi tersebut mencerna sisa makanan yang menempel pada gigi dan menghasilkan asam yang menyerang gigi dan menyebabkan karies.

Sementara itu, karies pada anak sering terjadi untuk gigi bagian belakang. Namun tidak menutup kemungkinan hal tersebut bisa terjadi pada bagian gigi yang lainnya. Karies tersebut juga harus dicabut dan dampaknya si kecil akan susah untuk makan. Anda juga tidak ingin kan si kecil menderita karena karies?

Untuk mencegah karies, dapat dilakukan upaya penguatan email gigi dan pengurangan paparan terhadap asam. Fluor dalam air minum merupakan hal yang telah terbukti memperkuat email gigi, kadar fluor yang optimal dalam air minum adalah 0,7 sampai 1,2 ppm.

Untuk mengurangi paparan asam pada gigi (agar tidak menimbulkan karies), hindarkan bayi dari minum susu botol berlama-lama (misalnya berjalan ke mana-mana dengan botol berisi susu di mulutnya). Juga tidak dianjurkan untuk memberikan susu botol pada bayi yang tidur lelap. Usahakan juga agar bayi tetap terjaga sampai 15 menit setelah selesai minum susu. Kalau pun bayi segera tertidur setelah minum susu, maka mulut dan gusi bayi dapat dibersihkan dengan kain kasa yang lembut dan air hangat.

Gigi dan gusi bayi sebaiknya rajin dibersihkan setelah gigi pertama timbul, minimal sekali sehari. Dengan cara ini, mudah-mudahan karies dan penyakit gusi lainnya dapat dicegah. Anak dengan gigi susu yang terawat, akan membangun citra diri yang lebih positif dibanding dengan anak dengan gigi yang penuh karies.

Memang sih, si kecil suka makanan manis. Apalagi susu. Nah Ladies, Anda harus ingat bahwa ASI jauh lebih baik dari pada pemberian susu.ASI adalah asupan makanan yang sehat bagi gigi bayi, karena ASI dapat memperlambat pertumbuhan bakteri dan produksi asam. Namun, ketika ASI diselingi dengan makanan atau minuman manis tingkat kerusakan gigi akan lebih cepat.

Hati-Hati! 5 Kebiasaan Kerja di Kantor Ini Berbahaya Bagi Kesehatan

Posted: 28 Apr 2014 05:46 AM PDT

Dokter Sehat – Terbiasa kerja dari pukul 9 pagi hingga pukul 5 sore di kantor? Sudah terbiasa kerja di kantor minimal 8 jam sehari? Anda harus lebih berhati-hati lagi, ada sejumlah kebiasaan di kantor yang ternyata sangat berbahaya bagi tubuh dan kesehatan Anda. Berikut ini 5 kebiasaan di kantor yang ternyata sangat berbahaya bagi tubuh :

1.Duduk di kursi Anda sepanjang hari
Duduk dalam waktu lama memiliki dampak sangat mengerikan bagi tubuh Anda. Sakit dan nyeri merupakan masalah yang umum, hal itu juga dapat menyebabkan kematian dini. Anda berisiko lebih tinggi mengalami gangguan otot tulang, obesitas, diabetes, kanker, penyakit jantung dan banyak lagi, meski jika Anda berolahraga secara teratur.

2.Kualitas udara yang buruk di ruang kerja
Kondisi ini dikenal juga dengan sebutan Sick Building Syndrome. Udara di dalam gedung bisa 100 kali lebih kotor dari udara luar. Anda bisa terkena berbagai gas dan bahan kimia yang tidak sehat. Ada polutan di AC, partikel beracun, bakteri berbahaya dan lumut yang terbang di sekitar Anda, terutama di gedung-gedung yang tidak diurus dengan baik.

3.Bekerja lebih dari 10 jam per hari
Peneliti Eropa menemukan bahwa orang yang bekerja 10 jam atau lebih setiap hari memiliki risiko 60 persen lebih besar mengalami masalah kardiovaskular, termasuk serangan jantung dan angina.

4.Mengetik terlalu lama
Apakah pekerjaan Anda selalu berhubungan dengan urusan mengetik di komputer? Anda harus lebih berhati-hati lagi karena terlalu lama atau terlalu banyak mengetik bisa membuat Anda terkena Carpal Tunnel Syndrome (CTS). CTS ini adalah kondisi tangan serta lengan yang semakin menyakitkan karena disebabkan oleh syaraf yang terjepit di pergelangan tangan. Untuk memperkecil risiko terkena CTS, Anda harus selalu menjaga proporsi berat badan Anda, berhenti merokok, dan mengikuti gaya hidup sehat. Atau jika memungkinkan, cobalah untuk menata meja kerja Anda agar lebih ergonomis.

5.Rasa bosan yang tidak ada habisnya
Anda sering merasa bosan di kantor? Wah, berhati-hatilah! Menurut sebuah penelitian dari University College London, orang-orang yang sering mengeluh bosan memiliki kecenderungan meninggal di usia muda. Bahkan rasa jemu yang sudah memuncak bisa meningkatkan risiko Anda terkena stroke atau sakit jantung. Ladies, jika rasa bosan itu datang, cobalah untuk, misalnya, mengubah kondisi meja atau ruang kerja Anda agar terlihat lebih menyenangkan dan berbeda.

Diet Rendah Karbohidrat Tinggi Protein Timbulkan Masalah Ginjal dan Kesuburan

Posted: 28 Apr 2014 04:55 AM PDT

Dokter Sehat – Kebanyakan orang yang sedang berusaha menurunkan berat badan mereka dengan cepat sering menggunakan model diet tinggi protein atau diet rendah karbohidrat, binaragawan pun sering memakai metode ini untuk mengurangi lemak pada tubuh mereka.

Seperti diketahui bahwa karbohidrat merupakan sumber energy utama bagi tubuh selain lemak dan protein, itu sebabnya tubuh cenderung memilih karbohidrat untuk memenuhi kebutuhan energy. Sisa karbohidrat yang tidak terpakai akan tersimpan menjadi lemak, membuat beberapa orang beranggapan bahwa pola makan yang telah diatur sedemikian rupa menjadi diet tinggi protein dan rendah lemak, sehingga lemak dapat dibakar dengan olahraga secara rutin dan energy dapat tercukupi melalui asupan protein yang tinggi.

penerapan diet rendah karbohidrat tinggi protein tidak berbahaya jika dilakukan dalam kurun waktu singkat, misalnya empat hingga 6 bulan saja. Jika lebih dari itu, maka ada risiko yang akan diterima tubuh Anda. Inilah beberapa di antaranya :

1.Beberapa laporan menunjukkan bahwa orang yang melakukan diet rendah karbohidrat dan tinggi protein mengalami masalah kekurangan gizi dan sembelit parah.

2.Beberapa laporan lain menyebutkan bahwa orang-orang yang menerapkan diet tinggi protein dengan mengonsumsi banyak produk susu rendah lemak dan daging merah meningkatkan risiko penyakit jantung.

3.Sedangkan masalah lain yang dilaporkan dari orang yang melakukan diet tinggi protein adalah gangguan fungsi ginjal, Hal ini disebabkan karena ginjal kesulitan melakukan metabolisme protein dan membuangnya dari tubuh.

4.Laporan yang ditulis dalam Dailymail menunjukkan bahwa beberapa wanita mengalami rambut rontok yang parah, masalah tulang hingga masalah kesuburan.

Karena itu ladies, jangan sembarangan diet. Konsultasikan dulu rencana diet Anda pada dokter. Setiap wanita punya tubuh yang berbeda, kadang diet orang lain berhasil, kadang tidak di Anda. Maka pastikan diet Anda tepat dan dalam pengawasan dokter.

Tidur di Lantai Itu Bahaya Nggak Sih?

Posted: 28 Apr 2014 03:07 AM PDT

Dokter Sehat – Saat cuaca sedang panas, pasti Anda akan merasa panas dan akan menyalakan kipas angin, sambil minum minuman dingin tentunya. Mungkin kalau Anda memiliki AC di rumah, benda ini pasti akan menjadi sahabat Anda ketika cuaca panas. Anak-anak juga tidak lepas dari kebutuhan ini. Keseringan anak adalah tidur di atas lantai sambil menyalakan kipas angin. Tapi, tahukah Anda kalau mengarahkan kipas angin secara langsung ke arah anak kecil dapat menyebabkan penyakit? Apalagi kalau langsung ke arah wajah, ini dapat dapat menyebabkan penyakit Bell Palsy.

Bell Palsy terjadi karena membengkaknya saluran saraf Fasialis (wajah) yang melewati telinga. Beberapa ahli menyatakan penyebab BP berupa paparan angin dingin di salah satu sisi wajah secara terus menerus, ada juga yang menyatakan hal itu disebabkan oleh virus herpes yang menetap di tubuh dan teraktivasi kembali karena trauma, faktor lingkungan, stres dll. Sebagian penderita dapat sembuh tanpa pengobatan, tetapi tetap disarankan untuk menjalani terapi dan pengobatan.

Tanda-tanda jika seseorang terkena penyakit ini terutama anak kecil adalah Pada saat tersenyum, misalnya, maka bagian bibir yang satu sisi dengan pembengkakan saluran saraf akan sulit untuk bergerak mengikuti pola senyuman. Begitupun apabila anak hendak mengernyitkan alis, maka pada alis di sisi pembengkakan akan sulit terangkat.

Manfaat tidur dilantai

Tidur di lantai sebenarnya memang punya manfaat kesehatan tersendiri bagi tubuh, misalnya saja peredaran darah yang lebih lancar dan postur tubuh jadi lebih baik. Bahkan, ketika Anda merasa sakit punggung atau sakit leher, tidur di lantai akan membantu mengatasinya lho, bahkan skoliosis juga bisa dicegah. Selain itu, ada dua manfaat lain di sisi pikiran dan relaksasi, di mana tidur di lantai memberikan kenyamanan bagi pikiran dan memurnikan jiwa.

Resiko yang harus dihadapi karena tidur di lantai

Kasur diciptakan untuk memberikan kenyamanan dan kehangatan sepanjang tidur, dan inilah mengapa tubuh tidak mudah masuk angin atau demam. Sementara tidur di lantai yang lembab dan dingin memang nyaman pada awalnya, namun bila dilakukan terlalu sering akan membuat tubuh terasa sakit, demam dan masuk angin.

Ancaman serangga dan kuman

Tidur tanpa alas bisa meningkatkan ancaman terhadap serangga dan kuman, yang bisa kapan saja menggigit dan menyebabkan penyakit tertentu. Selain itu, sebagian orang juga mengalami mimpi buruk ketika mencoba tidur di lantai.

Sehatkah Diet Dengan Minum Air Saja?

Posted: 28 Apr 2014 02:45 AM PDT

Dokter Sehat – Diet merupakan suatu upaya yang dilakukan untuk mendapatkan berat tubuh yang ideal atau proporsional, selain dapat menambah rasa percaya diri karena memiliki berat tubuh yang ideal, diet juga dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh dari berbagai macam penyakit seperti kolesterol tinggi sampai dengan hipertensi. Karena dengan memiliki tubuh dengan berat badan ideal maka kemungkinan untuk terserang penyakit penyakit tersebut semakin kecil.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk diet. Pada umumnya adalah dengan mengurangi asupan kalori seperti nasi, roti, dll dan menggantinya dengan menggunakan makanan yang rendak kalori dan lemak seperti buah buahan dan sayur sayuran. Namun cara tersebut kadang membuat seseorang yang menjalankan program diet menjadi tidak tahan, karena hasrat mereka untuk makan makanan yang enak masih tinggi. Akibatnya program diet menjadi gagal.

Nah, tapi tahukan anda bahwa program diet dapat dilakukan tidak hanya dengan cara mengurangi asupan kalori dan lemak dalam tubuh, tetapi bisa juga dilakukan dengan cara-cara yang sederhana dan lebih mudah. Ya, dengan minum air putih. Loh kok bisa? Ya, anda dapat membentuk tubuh dan berat badan yang proporsional hanya dengan mengonsumsi air putih. Namun anda harus memperhatikan teknis atau cara caranya.

Berikut saya akan mencoba berbagai informasi mengenai cara diet menggunakan air putih :

1.Atur seperti minum obat
Untuk dapat mengurangi berat badan anda harus rajin rajin minum air putih. Buat jadwal untuk minum air putih dalam sehari, minimal harus 8 gelas dalam sehari. Silahkan anda atur setiap 2 jam atau 3 jam sekali secara teratur untuk mengonsumsi air putih layaknya minum obat.

2.Minum dengan suhu normal
Anda harus meminum air putih dengan suhu yang normal, jangan minum air putih hangat ataupun dingin. Air putih dengan suhu yang normal akan mudah diserap tubuh dan membantu proses diet.

3.Buatlah pengingat
Anda bisa menggunakan alarm untuk mengingat kapan anada harus minum air putih agar program diet air putih anda dapat teratur, berjalan sesuai rencana, dan tentunya akan memberikan manfaat yang maksimal.

Adakah resiko diet air?

Ketika Anda mengisi tubuh hanya dengan air, maka dalam jangka pendek Anda akan kehilangan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Namun, hasilnya akan ada penurunan berat badan. Anda juga akan kehilangan lebih banyak otot dibandingkan saat mengonsumsi makanan pada umumnya, sehingga dianjurkan Anda menjalankan diet air ini tidak terlalu lama.

Kemudian tingkatkan asupan per hari 500-800 kalori, artinya Anda harus makan lebih sedikit untuk mempertahankan penurunan berat badan. Tingkat metabolisme tubuh Anda tentunya akan menurun secara signifikan, sehingga ada kalanya Anda merasa lemas.

Pastikan Anda tetap mendapat cukup air saat puasa agar tidak ada resiko efek samping seperti dehidrasi, cukupi kebutuhan air di manapun Anda berada agar tidak menyebabkan pusing, sembelit, sakit kepala dan beberapa hal lainnya.

Saran dari para ahli tentang diet air

The Mayo Clinic menyarankan agar setiap orang mencukupi kebutuhan air minum untuk menghindari dehidrasi. Namun, menjalankan diet air berkepanjangan tidaklah disarankan karena tubuh tetap harus mendapatkan nutrisi.

Diet air hanya membantu dalam beberapa waktu untuk memotong kalori di dalam tubuh untuk mempermudah Anda mencapai target penurunan berat badan. Selanjutnya, Anda tetap harus memberikan nutrisi tubuh dengan cermat memilih makanan bergizi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar