Kamis, 24 Juli 2014

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia


Penyakit Gonorrhea Pada Wanita

Posted: 24 Jul 2014 07:22 AM PDT

DokterSehat.Com – Penyakit gonorrhea pada wanita merupakan salah satu penyakit menular seksual yang cukup menyeramkan dan menyusahkan. Sebab, penyakit ini sering menimbulkan bau tak sedap pada penderitanya. Sehingga para penderitanya bisa lebih stress karena penyakit ini.

Penyakit gonorrhea adalah salah satu penyakit yang menakutkan bagi pria dan wanita dewasa. Penyakit yang terkenal karena efek dari penyakit kelamin seksual, yang kebanyakan dialami oleh para pria dan wanita dewasa yang sudah melakukan hubungan seks.

Penyakit gonorrhea pada wanita ini disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorhoeae yang menginfeksi lapisan dalam saluran kandung kemih, leher rahim, rektum, tenggorokan, serta bagian putih mata. Penyakit gonorrhea ini dapat menyebar melalui aliran darah ke bagian tubuh lainnya terutama pada kulit dan persendian.

Penyakit gonorrhea pada wanita ini, seringkali menyebabkan gangguan pada reproduksi serta menyebabkan rasa nyeri panggul. Penyakit gonorrhea ini tidak hanya menyerang pria dan wanita dewasa. Namun bayi yang baru lahir sekalipun bisa terinfeksi gonorrhea dari ibunya bila selama proses kelahiran terjadi pembengkakan pada kedua kelopak matanya dan mengeluarkan nanah. Bila tidak segera ditangani dan diobati, bisa menyebabkan kebutaan pada bayinya.

Penyakit ini mempunyai insiden yang tinggi dibanding penyakit menular seksual lainnya.  Walaupun angka kejadian penyakit ini sudah menurun sejak tahun 1970an, namun hampir 800.000 kasus baru ditemukan tiap tahun di AS. Di dunia diperkirakan terdapat 200 juta kasus baru setiap tahunnya.

Gejala Gonorrhea Pada Wanita

Masa inkubasi penyakit gonorrhea pada wanita sulit ditentukan waktunya, sebab pada umumnya penyakit gonorrhea pada wanita ini tidak menimbulkan gejala. Sedangkan pada pria umumnya berkisar antara 2-5 hari, kadang bisa lebih lama.

Gejala gonorrhea pada wanita sebenarnya termasuk jarang terjadi, tetapi kalaupun ada, biasanya tidak terlalu terasa sehingga penderita tidak menyadarinya. Gejala gonorrhea pada wanita seringkali berupa nyeri saat buang air kecil, buang air kecil menjadi lebih sering, dan kadang-kadang menimbulkan rasa nyeri pada panggul bawah. Selain itu, terdapat sekret kental dan keruh yang keluar dari vagina.

Sedangkan gejala gonorrhea pada pria, awalnya terdapat rasa gatal dan panas di sekitar uretra, saluran yang menghantarkan urin dari kandung kemih ke luar tubuh. Selanjutnya, terdapat rasa nyeri saat buang air kecil dan keluar sekret kental berwarna keruh dari ujung uretra yang kadang-kadang disertai darah. Bila infeksi sudah semakin lanjut, nyeri akan semakin bertambah dan sekret semakin kental dan keruh. Selain itu terdapat nyeri pada waktu ereksi dan terkadang terdapat pembesaran kelenjar getah bening di selangkangan.

Gonorrhea Pada Wanita Hamil

Gonorrhea pada wanita hamil bisa menular kepada bayi yang dikandungnya ketika proses melahirkan. Jika sudah menular pada bayi, gonorrhea bisa mengakibatkan bayi buta bahkan bisa mengakibatkan kematian bayi.

Karena penyakit gonorrhea pada wanita hamil dapat menular kepada bayi, maka sebelum hamil sebaiknya penyakit gonorrhea diobati terlebih dahulu. Untuk mengobati penyakit gonorrhea, bisa dilakukan dengan pengobatan medis maupun pengobatan tradisional. Salah satu pengobatan tradisional  yang dapat menyembuhkan penyakit gonorrhea pada wanita adalah Pengobatan Tradisional Djamilah Najmuddin.

Pengobatan tradisional ini bukan pengobatan yang asal-asalan. Mereka bahkan mempunyai Bukti Hasil Laboratorium pasien yang sudah sembuh. Jadi, segera obati jika saat ini Anda terjangkit penyakit gonorreha sebelum semuanya menjadi lebih parah. Untuk mengetahui alamat praktek, bukti hasil laboratorium pasien atau semua hal tentang  Pengobatan Tradisional Djamilah Najmuddin, silahkan kunjungi situs resminya pada link berikut ini www.djamilah-najmuddin.com.

Demikian penjelasan penyakit gonorrhea pada wanita yang harus diwaspadai. Semoga dengan mengetahui lebih banyak penyakit gonorrhea, kita bisa menghindarinya.

Penyakit Menular yang Harus Diwaspadai pada Anak

Posted: 24 Jul 2014 04:15 AM PDT

DokterSehat.Com – Lingkungan yang kurang bersih dan cuaca ekstrem bisa menjadi salah satu penyebab penyabaran penyakit. Namun, saat ini masih ada beberapa masyarakat yang kurang sadar akan pentingnya menjaga kebersihan. Padahal, dengan hidup bersih tentunya Anda akan memiliki tubuh yang sehat.

Penyakit bisa menyerang siapa saja, baik wanita, pria, orang dewasa, ataupun anak-anak. Penyakit yang dikenal ada dua macam, yaitu penyakit menular dan tidak menular. Biasanya, anak-anak yang paling rentan terkena penyakit baik itu yang menular maupun tidak.

Namun, kali ini CiriCara akan membahas mengenai penyakit yang menular. Penyakit yang mampu menular ke orang lain biasanya penyebarannya dilakukan melalui perantara dan bisa juga secara langsung. Perantara yang biasa terjadi misalnya seorang anak yang berbagi gelas yang berisi air dengan temannya yang sedang menderita penyakit menular.

Dengan begitu, virus akan mudah hadir dan membuat anak ikut menjadi sakit. Ada beberapa penyakit yang bisa dengan mudah menyerang anak. Apa saja? Dilansir dari Tipsanak.com, berikut 5 penyakit menular yang harus diwaspadai pada anak :

  • Influenza
    Penyakit ini merupakan jenis penyakit yang menyerang organ pernapasan dan termasuk jenis penyakit yang mudah sekali menular. Penderita biasanya mengalami gejala seperti menggigil, demam, sakit kepala, serta nyeri di bagian punggung. untuk memberikan penanganan cepat kepada anak yang menderita flu, Anda bisa memberikan air hangat dan makanan berkuah yang hangat dengan frekuensi yang sering. Istirahat cukup juga diperlukan dalam rangka membuat daya tahan tubuh anak kembali lagi.
  • Demam berdarah
    Penyakit demam berdarah merupakan penyakit yang menular karena gigitan nyamuk Aedes Aegypti yang menyimpan virus pada telurnya dan menularkan virus tersebut melalui gigitan. Nyamuk jenis ini menggigit dalam periode waktu yang relatif bisa ditentukan. Biasanya gigitan terjadi pada pukul 9.00-10.00 (pagi hari) dan 16.00 – 17.00 (sore hari).
  • Diare
    Merupakan penyakit menular yang dtAndai dengan buang air besar namun tekstur feses yang ada begitu encer. Diare apabila tidak ditangani dapat berdampak lebih buruk dan tentu saja bisa menyebabkan kematian. Beberapa penyebab diare bisa berupa alergi zat makanan, penyakit dalam makanan, hingga kelebihan vitamin C.
  • Cacar
    Cacar air merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus Varicella Zoster dengan sifat yang menular. Para penderita biasanya mempunyai sekumpulan bintik-bintik kecil yang membuatnya merasa gatal. Efek jangka panjang yang ditibulkan oleh anak bisa berupa cacat pada kulit, hingga kebutaan.
  • Muntaber
    Jika anak menderita muntaber, maka mereka akan mendapatkan pengurangan cairan tubuh dengan cepat. Dampaknya sangat parah hingga dapat mematikan apalagi jika menimpa anak-anak, dan bayi.

Itulah beragam informasi mengenai wabah penyakit menular yang harus Anda waspadai.

Gangguan Sering Mengantuk

Posted: 24 Jul 2014 03:04 AM PDT

DokterSehat.Com – Menurut teori kesehatan yang kita ketahui bahwasannya kebutuhan tidurmanusia dewasa adalah berkisar antara 7 – 8 jam dalam 24 jam atau dalam kurun waktu sehari, bila kebutuhan tersebut tidak dipenuhi akan menyebabkan orang sering mengantuk. Karena tidak bisa kita pungkiri bahwasannya tidur yang baik bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita selama dalam porsi yang cukup dan kawalitas yang baik, bila kebutuhan tidur tidak terpenuhi dengan baik maka hal tersebut akan berpengaruh tehadap segala aktifitas keseharian kita termasuk dalam produktifitas kerja kita.

Secara fisiologis tubuh mempunyai alarm yang dapat mengingatkan bahwa tubuh memerlukan istirahat yang cukup, apabila tubuh perlu istirahat, maka akan memberikan kode dalam bentuk rasa mengantuk. Coba kita bayangkan bila kita tidak merasa mengantuk dan tidak beristirahat. Maka apakah kita bisa beraktifitas sehari-hari dengan baik, mengantuk juga dapat menunjukkan bahwa otak sedang kekurangan oksigen. Oksigen dibutuhkan oleh sel-sel otak untuk melakukan aktivitas rutin sehari-hari. Apabila oksigen yang beredar di darah kurang mencukupi kebutuhan metabolisme dasar, otak pun akan kekurangan oksigen. Gejala yang ditunjukkan adalah mengantuk.

Berikut adalah beberapa penyebab orang mengantuk diantaranya yaitu :

  1. Anemia (kurang darah)
    Anemia merupakan penyebab utama rasa kantuk sering datang. Kekurangan darah menyebabkan kurangnya zat besi, sel darah merah yang diperlukan untuk membawa oksigen ke jaringan dan organ tubuh pun berkurang, sehingga menyebabkan orang sering merasa ngantuk.
  1. Hipotiroid (menurunnya produksi hormon tiroid)
    Tiroid adalah kelenjar kecil di dasar leher, yang berfungsi mengontrol metabolisme dan kecepatan mengubah bahan bakar menjadi energi. Ketika kelenjar kurang aktif dan fungsi metabolisme terlalu lambat, orang bisa merasa badan lesu dan selalu mengantuk.
  1. Diabetes
    Glukosa adalah bahan bakar dari energi yang dilepaskan dalam sel-sel karena adanya oksigen. Orang dengan diabetes tipe-2 memiliki tingkat glukosa darah yang tinggi, karena tubuh tidak dapat menggunakan glukosa ini untuk menyediakan energi. Oleh karena itu, individu dengan diabetes tipe-2 mengeluh merasa lelah dan mengantuk sepanjang waktu.
  1. Dehidrasi
    Kelelahan dan kantuk bisa merupakan tanda dehidrasi, segeralah cukupi kebutuhan air dalam tubuh agar selalu merasa segar dan bersemangat.
  1. Depresi
    Depresi bukan hanyan gangguan emosi tetapi juga banyak berkontribusi untuk gejala fisik. Kelelahan, selalu mengantuk, sakit kepala dan kehilangan nafsu makan adalah salah satu gejala yang paling umum pada orang yang mengalami depresi.
  1. Penyakit jantung
    Ketika mudah merasa lelah dan mengantuk dalam melakukan kegiatan sehari-hari, sebaiknya Anda harus memastikan bahwa jantung Anda dalam keadaaan yang baik, karena selalu mengantuk bisa jadi pertanda awal penyakit jantung.
  1. Sindrom kelelahan kronis
    Lelah biasanya segera hilang saat dibawa istirahat. Tapi untuk sindrom kelelahan kronis (chronic fatigue syndrome), lelah tidak cepat hilang dan biasanya ditandai dengan kelesuan, mengantuk, lekas marah, nyeri otot dan dalam beberapa kasus terjadi hilangnya memori.
  1. Gangguan tidur
    Gangguan tidur seperti sleep apnea dan insomnia juga dapat menyebabkan perasaan kelelahan dan kantuk terus-menerus. Tidur digunakan untuk memfungsikan tubuh kembali, sel-sel tubuh memperbaiki dan meremajakan diri.

Sementara pada orang yang menderita kurang tidur karena insomnia, sleep apnea, maka sistem pernapasan akan terhambat sehingga sering menyebabkan kelelahan dan kantuk.

Semoga Beberapa penyebab kita merasa ngantuk terus yang tersebut diatas bisa memberikan informasi yang bermanfaat buat anda.

Waspadai 6 Kebiasaan Buruk Ini, Bisa Jadi Malah Merusak Mata

Posted: 24 Jul 2014 02:51 AM PDT

DokterSehat.Com – Anda bisa melihat keindahan dunia dengan mata. Karenanya, menjaga kondisi kesehatannya adalah sebuah kewajiban. Namun, banyak yang tidak tahu bagaimana cara menjaganya.

Penyebab kerusakan mata yang paling umum adalah terlalu lama menatap layar komputer hingga mengalami radang mata, bisa juga masalah mata terjadi karena stres tinggi. Gejala saat mata mengalami gangguan bukan hanya penglihatan yang kabur. Tapi juga disertai sakit kepala yang tidak tertahankan.

Agar Anda tidak mengalami masalah mata serius, selalu jaga kesehatannya. Periksakan ke dokter secara teratur terutama bagi yang mengalami keluhan minus atau silinder.

Berdasarkan kutipan dari www.allaboutvision.com, ada beberapa kebiasaan buruk yang dapat melemahkan kemampuan penglihatan Anda atau menjadikan mata Anda cepat menua, beberapa di antaranya adalah berikut ini :

  1. Menggosok atau mengucek mata
    Kulit di sekitar mata Anda adalah yang pertama kali menunjukkan penuaan, karena selain halus juga tidak memiliki banyak lemak. Jika Anda sering mengucek atau menggosok terlalu keras saat mata gatal atau terkena debu, maka pembuluh darah kecil pada bagian bawah mata akan pecah dan hal ini mampu menimbulkan lingkaran gelap di bawah mata atau bengkak. Lebih parah dari itu, bisa juga melemahkan kemampuan kelopak mata untuk berkedip.
  1. Melupakan kacamata
    Jika Anda sedang berkegiatan di luar ruang dan terpapar sinar matahari yang terik, selain sunblock, jangan lupa jika Anda juga membutuhkan kacamata hitam. Sinar UV adalah radikal bebas yang tidak hanya dapat merusak kulit namun juga mata Anda.

    Jika terus-menerus dilakukan, tidak menutup kemungkinan Anda akan mengalami photokeratitis, katarak, degenerasi makula, pinguecula dan pterygium bahkan bisa juga kanker kelopak mata. Kacamata juga penting untuk Anda yang mengalami gangguan mata, dan jika Anda berulang kali tidak mengenakan kacamata, jangan salahkan jika penyakit akan bertambah parah.

  1. Merokok
    Hal ini tentu saja tidak baik untuk kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan. Bahkan mungkin bisa dibilang bahwa 95% dari rokok tidak memiliki kandungan manfaat untuk kesehatan. Untuk perokok aktif yang menghabiskan lebih dari 4 batang rokok per hari bisa mengembangkan risiko katarak, degenerasi makula, uveitis, mata kering, diabetes retinopati dan kebutaan.
  1. Kurangnya asupan nutrisi
    Makanan cepat saji dan minuman bersoda bukanlah makanan yang bisa menyelamatkan kesehatan Anda. Jika ingin sehat, maka buah dan sayur adalah pilihan yang tepat. Banyak nutrisi seperti vitamin dan mineral yang dibutuhkan mata Anda yang hanya bisa didapat dari buah dan sayur. Jadi, perbanyak porsi asupan gizi penting ini, Ladies.
  1. Kurang tidur
    Salah satu kebiasaan yang mungkin dilakukan oleh seluruh orang dewasa adalah begadang. Hal ini bukan hanya buruk untuk kesehatan tubuh dan otak, namun juga berpengaruh besar terhadap kesehatan mata Anda. Jika mata lelah secara terus-menerus, tidak hanya akan menjadikan mata merah, pedih, dan kering, namun juga menimbulkan lingkaran hitam di bawah mata dan pandangan kabur.
  1. Kurang minum
    Kurangnya asupan minum delapan gelas air per hari dapat menyebabkan tubuh Anda dehidrasi dan pada akhirnya tidak menghasilkan cukup air mata untuk menjaga mata Anda tetap lembab dan mendapatkan gizi seimbang. Gejala-mata terkait dehidrasi meliputi mata kering, kemerahan dan bengkak pada kelopak mata.

Jadi, jangan abaikan kebiasaan Anda yang tidak baik Ladies, bisa jadi itu adalah jalan utama menuju gerbang penyakit dan gangguan mata. Segera periksakan ke dokter jika Anda mulai mengalami keluhan-keluhan pada mata ya.

Yuk, Cek Sendiri Kesehatan Kulitmu!

Posted: 24 Jul 2014 12:51 AM PDT

DokterSehat.Com – Kulit merupakan bagian berharga dari tubuh kita, bagaimana kita merawat kulit bisa menggambarkan bagaimana kita menghargai diri sendiri. Ini sebabnya banyak orang sangat sadar akan pentingnya memiliki kulit yang sehat untuk menunjang penampilan, setelah melakukan berbagai perawatan, mungkin kita merasa bahwa kulit kita sudah sehat, namun benarkah itu?

Untuk mengetahui apakah perawatan yang kita lakukan berhasil atau tidak, tentunya tolak ukurnya adalah kesehatan kulit. Masalahnya sekarang, bagaimana mengetahui apakah kulitmu sehat atau tidak. Nah, berikut 10 tanda kulit yang sehat :

  1. Tidak ada garis halus
    Garis halus atau biasa disebut fine line terjadi pada bagian permukaan kulit, sehingga cenderung hilang saat kulit direnggangkan. Fine line merupakan awal dari munculnya kerutan. Kulit yang sehat, tidak memiliki fine line baik yang terlihat ataupun tidak terlalu jelas terlihat.
  1. Teksturnya halus dan kencang
    Kulit sehat memiliki tekstur yang halus. Tidak masalah apa warna asli kulitnya, selama teksturnya halus, berarti kulit tersebut sudah selangkah lebih sehat dibanding kulit yang teksturnya kasar. Kulit yang sehat tentu masih kencang dan tidak menggelambir Ladies. Elastisitas kulit akan terjaga baik jika kamu rajin merawat kulit.
  1. Kulit berwarna cerah
    Kulit yang sehat tidak rusak karena sinar matahari sehingga memiliki warna yang cerah. Kulit yang cerah tidak selalu berarti putih lho Ladies. Kulit cerah berarti, kulitmu tidak menjadi gelap karena rusak oleh sinar matahari. Biasanya, kulit di bagian yang selalu tertutup bisa jadi standar kamu dalam menentukan, sampai seberapa cerah kulit yang bisa kamu miliki.
  1. Memiliki kelembapan yang tepat
    Maksudnya, kulit tidak terlalu kering atau tidak terlalu berminyak. Untuk mengetahui kulitmu kering atau tidak, coba goreskan kulit dengan kuku. Jika garis putih terlihat dengan jelas pada kulit, maka kulitmu tergolong kering.
  1. Mendapat nutrisi yang tepat
    Kulit juga butuh nutrisi lho Ladies, jika nutrisi yang didapat kulitmu seimbang dan tepat, maka kulitmu tentu akan memancarkan keindahan yang dimilikinya. Untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan kulit, kamu dapat mengonsumsi makanan sehat seperti sayur dan buah, minum suplemen jika perlu hingga memakai pelembab.
  1. Tetap lentur dan memancarkan kemilau alami
    Kulit yang sehat dan terhidrasi dengan baik akan memancarkan kemilau alami, membuat pemiliknya nampak muda Ladies. Selain itu, saat disentuh dengan tangan, kulit terasa lembut. Sedangkan yang dimaksud kulit tetap lentur adalah kulit yang masih fleksibel. Untuk mengetahuinya, coba cubit kulitmu, kulit sehat yang masih lentur dan fleksibel akan segera kembali ke bentuk semula setelah dicubit.
  1. Kulit nampak bercahaya
    Saat kulit tidak terawat, sel kulit mati akan menumpuk sehingga menyebabkan kulitmu terlihat kusam dan tidak bercahaya Ladies. Kulit yang sehat adalah kulit yang terawat, makanya salah satu tanda kulit sehat adalah kulit yang nampak bercahaya.
  1. Kulit tidak belang atau tidak ada tan lines
    Untuk kulit sehat, jika kamu cek daerah seperti batas di mana lenganmu tertutup baju atau tidak, maka tidak ada belang. Begitu juga area seperti pada lengan bagian dalam dan luar yang sewarna, serta kulit badan dan wajah yang tidak terlalu berbeda jauh warnanya.
  1. Tidak ada dark spot
    Terlalu lama terkena paparan sinar menyebabkan munculnya dark spot, yaitu bintik hitam di kulit. Kulit yang sehat tentu tidak rusak karena paparan sinar matahari, Ladies.
  2. Bebas dari efek negatif sinar UV
    Seperti yang mungkin kamu ketahui Ladies, sinar UV A dan B punya efek buruk bagi kulit kita. Kedua sinar UV ini dapat membakar lapisan luar kulit sampai membuat kulit menjadi kemerahan, belang (karena pigmentasi yang tidak teratur dan merata), warna kulit menjadi lebih gelap, kulit menjadi keriput, dan lain-lain. Nah, kulit yang sehat tentunya terhindar dari efek-efek buruk yang disebabkan sinar UV A dan B.

Mau tahu penyebab kulit kehilangan nutrisi? Selain pemilihan pembersih atau sabun yang tidak tepat, ada banyak penyebab kulit tidak sehat. Antara lain karena terpapar terhadap AC atau sinar matahari tanpa pelindung, tidak menggunakan pelembab (body lotion) dan lainnya. Stress dan gaya hidup juga mempengaruhi kesehatan kulitmu lho.

Nah, perawatan untuk menjaga kelembapan kulit ini bisa kamu mulai dari mandi, Ladies. Kenapa mandi? Karena mandi adalah proses awal untuk mempercantik diri dan tentunya membersihkan dirimu. Namun, proses mandi dapat menghilangkan keembapan alami pada lapisan kulit yang bisa berujung pada kerusakan kulit.

Maka dari itu, kamu perlu menjaga kulit sehatmu dengan merawat dan menutrisinya. Yaitu antara lain dengan mandi minimal 2x sehari agar kulitmu mendapatkan air atau kelembapan yang cukup, dan hindari mandi menggunakan air panas (di atas 37? C) yang bisa membuat kulit kering serta menghilangkan kelembapan alami kulit.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar