Kamis, 19 Juni 2014

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia


Lebih baik makan bubur untuk sarapan daripada makan sereal

Posted: 19 Jun 2014 04:07 AM PDT

DokterSehat - Tahukah Anda apa fungsi sarapan untuk tubuh manusia? Bagi sebagian orang sarapan nampaknya menjadi pola makan yang tidak terlalu penting untuk dilakukan. Sebab mereka beranggapan bahwa sarapan dapat membuat mereka gemuk. Ada pula yang merasa ketika pagi hari mereka tidak terlalu lapar sehingga bagi mereka sarapan bukanlah hal yang penting.

Para ahli kesehatan sering menyarankan sarapan pagi memang hal yang wajib harus di lakukan. Sebab sarapan dapat membuat Anda selalu fokus, berenergi, dan membuat tubuh Anda langsing.

Seperti dilansir dari dailymail.co.uk, para peneliti bahkan memberikan Anda tips agar langsing melalui sarapan. Caranya adalah makanlah bubur daripada sereal untuk menu sarapan.

Jika di luar negeri sereal sangat populer sebagai menu sarapan, di Indonesia bubur hampir tidak pernah absen dalam menu makan pagi. Tidak sulit menemukan bubur pada pagi hari di restoran-restoran, foodcourt maupun gerobak kaki lima. Kenapa sih lebih baik makan bubur sebagai menu sarapan daripada makan sereal?

“Sereal terutama yang berada di dalam kemasan mengandung bahan pengawet dan pemanis buatan yang malah berbahaya untuk kesehatan tubuh Anda. Sehingga lebih baik konsumsilah bubur apalagi bila Anda membuatnya sendiri. Bubur yang terbuat dari bahan alami seperti gandum, beras, dan umbi-umbian kaya akan nutrisi sehat dan efektif untuk membuat Anda kenyang,” kata Dr Frank Greenway dari Pennington Biomedical Research Centre di Louisiana State University.

Penelitian ini bukanlah tanpa alasan. Sebab para peneliti mengambil sampel beberapa orang yang makan sereal dan bubur sebagai menu sarapan. Hasilnya, mereka yang memilih untuk mengonsumsi bubur memiliki rasa lapar yang lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang makan sereal.

“Kami menemukan bahwa bubur lebih efektif untuk menekan nafsu makan dibandingkan dengan sereal bahkan dengan porsi bubur yang lebih sedikit,” tutupnya.

Cara Paling Efektif Hentikan Cegukan

Posted: 19 Jun 2014 01:30 AM PDT

DokterSehat.com – Semua orang pasti pernah mengalami cegukan. Cegukan seringkali datang tiba-tiba tanpa diduga. Itulah kenapa Anda perlu mengetahui cara untuk menghentikannya dengan segera.

Jika tidak segera dihentikan, cegukan mampu menyakitkan tubuh Anda sebab cegukan memaksa seluruh tubuh Anda untuk bergerak tiba-tiba secara konstan. Cegukan juga bisa terasa sangat tidak menyenangkan karena membuat Anda kesulitan berbicara atau berpikir. Berikut adalah cara yang paling efektif untuk menghentikannya:

1. Gula

Saat sedang cegukan, coba konsumsi satu sendok gula pasir. Ini karena saat menelan gula yang lengket, irama bernapasan akan berubah sehingga cegukan pun akan berhenti. Sensasi manis yang ditimbulkan dari gula juga dapat membuat cegukan berhenti.

2. Tarik napas dalam-dalam dan mengeluarkannya perlahan-lahan

Cara ini adalah trik lama, namun mampu menghentikan cegukan. Cara kerjanya ialah, merangsang syaraf dari otak ke diafragma agar membuat dada menjadi lapang sehingga cegukan perlahan hilang.

 3. Minyak Kayu Putih

Beri minyak kayu putih dibagian leher hingga perut sehingga organ-organ dalam bisa berfungsi normal kembali.

4. Dikejutkan

Mengejutkan seseorang atau mengalihkan perhatian secara mental, perlahan dapat menghentikan cegukan. Mintalah seseorang untuk megagetkan Anda. Merasa terkejut akan megubah siklus napas Anda. Selain itu, mental Anda yang merasa terkejut juga bisa mempengaruhi cara kerja diafragma.

5. Menjulurkan Lidah

Anda juga dapat mencoba menjulurkan lidah sepanjang-panjangnya untuk merangsang tenggorokan yang berhubungan dengan saluran hidung untuk menghentikan cegukan.

6. Minum Air

Saat seseorang menelan air, secara tak langsung hal ini bertujuan melancarkan tenggorokan dan diafragmanya. Sehingga perlahan-lahan cegukan akan hilang.

Itulah beberapa langkah praktis untuk menghentikan cegukan Anda. Selamat mencoba!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar