Jumat, 28 Februari 2014

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia


Kenali Gejala Awal Kanker Tenggorokan

Posted: 27 Feb 2014 08:10 PM PST

Kanker tenggorokan atau kanker tiroid biasanya berkembang pada permukaan mukosa, laring, dan mulut. Ciri-ciri yang paling gampang dilihat pada kanker tenggorokan adalah adanya benjolan atau bintil di leher, gejala yang muncul dari kanker ini bervariasi tergantung dari jenis kanker tiroid itu sendiri. Meskipun penyakit ini bisa dibilang jarang, namun ada baiknya kita mengenal gejala-gejala awal kemunculan kanker tiroid.

Tanda awal dari kanker tenggorokan :

1. Kesulitan menelan
Kesulitan dalam menelan merupakan salah satu tanda awal dari kanker tenggorokan, kanker tumbuh sebagai tumor di tenggorokan Anda. Dan jika Anda memiliki pertumbuhan lanjut di tenggorokan, itu akan menghambat perjalanan makanan atau bahkan membuat Anda sulit untuk menelan.

2. Permukaan laring terasa kasar
Anda merasa ada permukaan yang kasar di tenggorokan Anda? Perasaan tidak nyaman ini sangat sulit untuk diabaikan, jika Anda sudah mulai mengembangkan kanker tenggorokan, Anda akan terus merasakan tanda ini.

3. Perubahan suara
Jika kanker tumbuh di sekitar pita suara, itu akan menyebabkan perubahan suara. Konsultasikan dengan dokter, setelah Anda melihat adanya tanda perubahan suara.

4. Batuk yang lama sembuhnya
Bila Anda menderita batuk yang terus-menerus dan tidak kunjung hilang dan membuat suara Anda serak, Anda harus mewaspadai tanda ini. Ini adalah salah satu tanda awal dari kanker tenggorokan.

5. Bunyi napas menjadi aneh
Ketika Anda bernapas, udara melewati Anda dan kemudian dilanjutkan ke trakea. Salah satu gejala kanker tenggorokan adalah muncul suara aneh ketika bernapas.

Apa itu kutil

Posted: 27 Feb 2014 08:01 PM PST

Kutil adalah sejenis tumor jinak yang menyerang kulit. Kutil disebabkan oleh virus yang biasa disebut HPV (human papilloma virus), dan menyerang lapisan kulit, dan infeksi kulit ini bisa menular pada orang lain atau diri si penderita bila bersentuhan secara langsung pada kulit yang terinfeksi. Kutil memang bisa hilang dalam beberapa bulan, namun juga bisa sampai bertahun-tahun pula. Menggunakan barang-barang pribadi secara bergantian seperti handuk, pakaian, pisau cukur dan sebagainya akan memberi peluang tertular kutil.

Kutil bisa tumbuh pada usia berapapun, kutil lebih sering ditemukan pada anak-anak di bandingkan dengan orang dewasa. Kutil di kulit lebih mudah menyebar dari suatu bagian tubuh ke bagian tubuh lainnya, kulit yang paling sering terjadi adalah tangan, kaki, wajah bahkan ada juga penyakit kutil yang menyerang alat genital (kelamin).

Untuk menghilangkan kutil bisa dengan cara menghindari penularannya, jangan coba-coba memegang kutil sendiri dan orang lain. Jangan memakai bersamaan barang milik pribadi, bila berjalan di tempat yang lembap atau basah diupayakan untuk memakai alas kaki. Jagalah diri kita terhadap iritasi pada telapak kaki, seperti tergores atau terluka. Bila terjadi upayakan dirawat dengan segera karena akan memudahkan virus kutil masuk pada kulit yang iritasi.

Kutil tentu saja bisa di hilangkan dengan bahan-bahan alami yang ada disekitar kita seperti cuka. Anda bisa mencoba cuka, yang biasa di gunakan untuk bumbu masakan. Cuka mengandung bahan yang dapat merusak jaringan pertumbuhan kutil, Hanya dengan oleskan cuka dengan kapas, selama 3-4 minggu saja kutil bisa lepas sampai akar-akarnya.

Sabun colek dan deterjen juga dapat menyembuhkan kutil. Kedua bahan itu dicampur dengan takaran perbandingan 1:1, saat dioleskan dengan cotton bud diharapkan kutil mengering dan akhirnya lepas sendiri. Daun dewa yang dihancurkan juga mampu menyembuhkan kutil. Begitu juga dengan biji jali, dengan cara direbus dengan 6 gelas , sehari dimunum 2 kali, setiap minum satu gelas. Diupayakan supaya rutin mengobatinya.

Cara-cara Untuk Meningkatkan Kadar Hormon Testosteron

Posted: 27 Feb 2014 07:51 PM PST

Testosteron adalah hormon stereoid dari kelompok androgen yang berperan penting bagi kesehatan, baik pada pria maupun wanita. Rata-rata pria dewasa menghasilkan sekitar 20 kali lebih banyak dibandingkan wanita. Kadar testosteron akan mencapai puncaknya ketika masih berusia muda dan akan terus menurun saat seseorang mulai memasuki usia 30 tahun.  Testosteron juga berperan penting untuk menjaga otot dan tulang agar tetap kuat, serta menjaga kadar lemak tetap rata. Selain perubahan fungsi seksual serta menurunya massa otot dan kepadatan tulang, rendahnya testosteron bisa menyebabkan berbagai jenis masalah kesehatan.

Cara-cara yang dapat meningkatkan testosterone :

1. Menurunkan Berat Badan
Lemak tubuh berlebihan dapat menurunkan kadar testosterone, menurut sebuah studi bahwa 75 persen laki-laki yang sangat gemuk, baik muda ataupun tua, memiliki kadar testosteron yang rendah. Jadi, solusi yang tepat untuk meningkatkan kadar testosterone adalah dengan cara menurunkan berat badan.

2. Minum Kopi
Kopi dapat meningkatkan kadar testosteron. Dengan meminum 170 gram cangkir kopi setiap hari selama sebulan dapat meningkatkan rasio testosteron menjadi estrogen hampir sebanyak 200 persen pada pria yang berkelebihan berat badan meskipun efeknya tidak tahan lama. Ada baiknya Anda konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsinya.

3. Tingkatkan Asupan Vitamin D
Vitamin D sebenarnya juga merupakan hormon, orang yang mempunyai kadar vitamin D yang tinggi, kadar testosteronnya lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang kadar vitamin D nya rendah. Pria dengan kadar testosterone rendah yang di beri suplemen vitamin D setiap hari selama setahun maka akan mengalami kenaikan kadar testosterone sebesar 20 persen. Vitamin D dapat mengubah testosterone ke estrogen, dimana pada saat yang sama membuat resptor pada kelenjar andrenal yang melepaskan hormone testosterone jadi lebih sensitif.

4. Mengatasi stes
Bila seseorang stres, maka tubuhnya akan melepaskan hormon stres kortisol dalam jumlah yang banyak. Hal inilah yang dapat menghambat peran dari hormon testosterone. Ketika kadar kortisol tetap tinggi yang dialami orang dalam keadaan stres maka kemampuan untuk mereproduksi akan semakin sulit. Namun, efek hormon kortisol akan berkurang seiring dengan menurunya tingkat stres yang di alami oleh seseorang.

5. Cukup Tidur
Pria yang sudah berumur 64-74 tahun dapat menaikkan kadar testosteron dengan tidur malam yang cukup. Semakin lama mereka tidur, semakin banyak pula hormon testosteron yang beredar dalam darah mereka. Kurang tidur dapat menurunkan kadar testosteron. Kurang tidur selama seminggu saja bisa dapat menurunkan kadar testosteron hingga 15 persen.

6. Olahraga
Olahraga selain dapat menjaga kebugaran juga dapat meningkatkan kadar testosteron. Kadar testosteron akan tetap tinggi selama 48 jam ke depan setelah selesai melakukan latihan angkat beban. Namun, jangan terlalu berlebihan dalam melakukan olahraga, karena olahraga berlebihan dapat menurunkan kadar testosteron sebesar 40 persen.

7. Makan Kacang
Kacang-kacangan seperti Almond, kacang Brasil, Walnut dan kacang tanah dapat menigkatkan produksi testosteron, lemak dari kacang tersebut memiliki kadar testosteron yang sangat tinggi. Kadar asam aspartat 1 dari 20 asam amino penyusun protein yang tinggi dalam kacang-kacang tersebut dapat meningkatkan produksi hormon testosteron dan meningkatkan aliran darah dalam tubuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar