Rabu, 02 April 2014

Sehat Negeriku! - Penyakit Kusta

Sehat Negeriku! - Penyakit Kusta


Penyakit Kusta

Posted: 02 Apr 2014 06:59 PM PDT

Pasien Penyakit Kusta

Kusta disebabkan oleh kuman kusta (mycobacterium leprae) yang menyerang kulit, saraf tepi, dan jaringan tubuh lainnya. Kusta yang merupakan penyakit menular, menahun terbagi menjadi 2 jenis yaitu kusta kering (PB:Pausi Basiler/kuman sedikit) dan kusta basah (MB: MultiBasiler/kuman banyak).

Kusta bukan peyakit karena kutukan, makanan maupun keturunan. Penularan kusta  dapat terjadi karena penderita kusta yang tidak diobati kepada orang lain yang kontak lama dengan penderita (biasanya pada orang yang tinggal serumah atau tetangga dekat) melalui pernapasan.

  • Tidak semua orang serta merta tertular kusta begitu kontak dengan penderita. Secara statistik hanya 5 % saja yang akan tertular. Sebagai ilustrasi : dari 100 orang yang terpajan, 95% di antaranya tetap sehat, 3 % tertular dan sembuh sendiri tanpa obat, sedangkan 2 % lainnya menjadi sakit dan perlu pengobatan
  • Penularan dari penderita kusta yang tidak diobati kepada orang lain yang kontak lama dengan penderita (biasanya pada orang yang tinggal serumah atau tetangga dekat) melalui pernapasan. Karena itupenyakit kusta dapat dikatakan penyakit menular yang sulit menular.

Kusta dapat diobati dengan obat kombinasi MDT, yaitu pengobatan dengan lebih dari satu macam obat yang sudah direkomendasikan. Kombinasi obat dalam blister MDT diberikan sesuai dengan jenis penyakit, yaitu : Untuk kusta kering, MDT terdiri dari Rifampisin dan Dapson, obat harus diminum sebanyak 6 blister (6 bulan). Sementara Untuk kusta basah, MDT terdiri dari Rifampisin, Dapson, dan Klofazimin yang harus diminum sebanyak 12 blister (12 bulan).

Obat MDT diberikan secara cuma-cuma di Puskesmas. Dosis pertama harus diminum di depan petugas puskesmas dan untuk selanjutnya obat diminum sesuai petunjuk dalam blister.

  • Setelah WHO merekomendasikan pengobatan kusta dengan regimenMulti Drug Therapy (MDT), negara-negara di dunia yang melaksanakan program pemberantasan dengan pengobatan MDT mencapai hasil yang memuaskan. Lebih dari 10 juta penderita telah disembuhkan dan lebih 1 juta penderita  diselamatkan dari kecacatan.

·         Sepuluh besar negara penyumbang kasus baru kusta tahun 2012 :(1). India 127.295, (2) Brasil 33.955, (3) Indonesia 18.994, (4) Bangladesh  3.970, (5) Congo 3.949, (6) Nepal3.184, (7) Myanmar 3.082, (8) Srilangka 2.178, (9) Philipina2.936, (10) South Sudan1.799. Jumlah 201.293 kasus (92 %) dari Total kasus global: 219.075

·         Sampai akhir 2012 tercatat 18.994 kasus baru kusta di Indonesia (Rate : 7,8/100.000).  Diantara kasus baru tersebut terdapat:Kasus dengan cacat tingkat II: 2.131 orang (11,2 %) atau Angka cacat tingkat II  adalah  0.87 per 100.000 penduduk, Kasus Anak: 2.191 orang (11,5 %), Kasus perempuan: 6.667 orang (35,1 %), Kasus MB : 15.703 orang ( 82,7 %). Jumlah kasus terdaftar akhir Desember 2012: 22.390 orang. Angka prevalesi: 0.9 per 10.000 penduduk.

Wagub DKI: Tes Kesehatan Penting untuk Pencegahan

Posted: 31 Mar 2014 01:53 PM PDT

Wagub DKI, Basuki Tjahja Purnama, menghadiri Pembukaan Kegiatan Rakerkesnas 2014 Regional BaratSaya adalah orang yang mendukung tes kesehatan. Saya yakin bahwa permasalahan kesehatan dapat lebih cepat ditemukan melalui tes kesehatan. Semakin cepat ditemukan, mendapat pengobatan, maka semakin cepat memperoleh kesembuhan.

Demikian pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ir. Basuki Tjahaja Purnama, MM, pada pembukaan kegiatan Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) tahun 2014 Regional Barat di Jakarta, Senin (31/3). Rakerkesnas 2014 yang mengusung tema “Pemantapan Pembangunan Kesehatan Menuju Masyarakat Sehat Mandiri dan Berkeadilan" dibuka secara resmi oleh Menteri Kesehatan RI, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH.

"Bagi perempuan, penting melakukan Sadari (Periksa Payudara Sendiri) juga papsmear secara berkala untuk deteksi dini kanker", ujar Wagub DKI.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur DKI juga menyatakan dukungannya terhadap sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dijalankan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Bidang Kesehatan (BPJS Kesehatan) sejak awal tahun 2014. Wagub DKI bersama jajaran kesehatan berupaya keras agar pelaksanaan JKN di Provinsi DKI Jakarta dapat berhasil.

"Kalau sistem JKN di Jakarta sampai gagal, tentu akan mempengaruhi semangat teman-teman di Daerah lainnya. Untuk itu, JKN di Jakarta tidak boleh sampai gagal. Saya yakin, JKN pasti berhasil", tandas Wagub DKI.

Rangkaian kegiatan Rakerkesnas 2014 diawali di Bali untuk regional tengah (16-19 Maret 2014), dilanjutkan ke Manado untuk regional timur (23-26 Maret 2014) dan terakhir di Jakarta untuk regional barat (31 Maret-3 April 2014). Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan sinergisme antara pusat dan daerah dalam rangka percepatan pelaksanaan pembangunan kesehatan tahun 2014, guna mewujudkan visi masyarakat yang sehat, mandiri dan berkeadilan. Selain itu, pertemuan ini juga untuk mengidentifikasi masalah terkait pelaksanaan pembangunan kesehatan, terutama percepatan pembangunan MDGs di bidang kesehatan dan penerapan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Rakerkesnas 2014 Regional Barat dihadiri lebih dari 700 peserta, merupakan perwakilan dari kantor pusat dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kesehatan RI, jajaran Dinas Kesehatan Propinsi dan Kabupaten/Kota, serta seluruh stakeholders yang berperan dalam pembangunan kesehatan dari 13 Provinsi, yaitu: DI Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Lampung, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline 500-567; SMS 081281562620, faksimili: (021) 52921669, website www.depkes.go.id dan alamat email kontak@depkes.go.id.

Menkes Buka Rakerkesnas 2014 Regional Barat di Jakarta

Posted: 31 Mar 2014 12:46 PM PDT

DOC_6817Rakerkesnas 2014 merupakan kesempatan besar untuk melihat kembali apa saja yang sudah disepakati pada Rakerkesnas tahun sebelumnya dan bersama-sama mengevaluasi untuk mengidentifikasi lebih banyak lagi hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pembangunan kesehatan masyarakat di Daerah.

Demikian pernyataan Menteri Kesehatan RI, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH, pada pembukaan kegiatan Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) tahun 2014 Regional Barat di Jakarta, Senin (31/3). Turut hadir dalam kegiatan pembukaan ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama.

"Tahun lalu kita sudah merumuskan banyak hal, namun dirasa masih belum membumi. Untuk itu, pada Rakerkesnas kali ini diharapkan dapat dirumuskan hasil yang lebih kongkret berdasarkan analisa serta pembelajaran keberhasilan daerah lainnya", ujar Menkes.

Rakerkesnas 2014 mengusung tema “Pemantapan Pembangunan Kesehatan Menuju Masyarakat Sehat Mandiri dan Berkeadilan". Rangkaian kegiatan Rakerkesnas 2014 diawali di Bali untuk regional tengah (16-19 Maret 2014), dilanjutkan ke Manado untuk regional timur (23-26 Maret 2014) dan terakhir di Jakarta untuk regional barat (31 Maret-3 April 2014). Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan sinergisme antara pusat dan daerah dalam rangka percepatan pelaksanaan pembangunan kesehatan tahun 2014, guna mewujudkan visi masyarakat yang sehat, mandiri dan berkeadilan. Selain itu, pertemuan ini juga untuk mengidentifikasi masalah terkait pelaksanaan pembangunan kesehatan, terutama percepatan pembangunan Millenium Development Goals (MDGs) di bidang kesehatan dan penerapan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Peserta dalam Rakerkesnas 2014 Regional Barat berjumlah lebih dari 700 peserta, merupakan perwakilan dari kantor pusat dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kesehatan RI, jajaran Dinas Kesehatan Propinsi dan Kabupaten/Kota, serta seluruh stakeholders yang berperan dalam pembangunan kesehatan dari 13 Provinsi, yaitu: DI Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Lampung, Sumatera Selatan, Riau, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat dan DKI Jakarta.

"Bukan hanya mengevaluasi pekerjaan rumah (PR) terkait capaian MDGs 2015 yang tinggal 1 tahun lagi, tetapi juga jajaran kesehatan dan seluruh stakeholder terkait di Daerah sudah harus mulai merencanakan agenda post MDGs 2015", tutur Menkes.

Pada kesempatan tersebut, Menkes menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Kesehatan RI yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal Kemenkes, dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS, dengan Dunia Usaha, yaitu: 1) PT Hero Supermarket, untuk program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang kesehatan ibu dan anak di wilyah Jawa Barat; 2) PT Astra Zeneca, untuk CSR pada program edukasi kesehatan masyarakat di 80 RS di wilayah sumatera jawa dan Sulawesi; dan 3) PT Monelis Internasional, untuk CSR pada program kesehatan ibu anak gizi baik preventif dan promotif.

Selanjutnya, Menkes memberikan penghargaan kepada dua orang perwakilan dokter internship yang akan bertugas di Daerah Terpencil, Perbatasan dan Kepulauan (DTPK). Selain itu, Menkes juga mencanangkan kembali "Studi Diet Total 2014" dan "E-Watch Alat Kesehatan (Alkes)", yang sebelumnya telah dicanangkan pertama kali secara resmi pada Rakerkesnas Regional Tengah tahun 2014 di Denpasar, Bali (16/3).

Pencanangan Studi Diet Total 2014 ditandai dengan pemasangan rompi kepada perwakilan peneliti. Studi Diet Total 2014 merupakan penelitian kesehatan masyarakat yang akan dilakukan dalam 2 tahap di 34 Provinsi (498 Kab/Kota), 2.080 Blok Survei. Studi ini dilakukan untuk menentukan tingkat keterpaparan zat kimia berbahaya dalam makanan penduduk, dengan cara menganalisa makanan melalui analisis cemaran kimia makanan (ACKM) yang merupakan representatif diet masyarakat Indonesia.

E-Watch Alkes atau sistem pengawasan alat kesehatan secara nasional yang dibangun oleh Kementerian Kesehatan RI merupakan suatu sistem pelaporan elektronik dari kejadian yang tidak diinginkan akibat penggunaan akes di fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes). Hasil pelaporan akan ditindaklanjuti oleh Tim Pengawas Nasional Alkes dan menjadi informasi untuk pertimbangan dalam pengadaan alat kesehatan di Fasyankes. E-Watch Alkes merupakan inovasi yang bermanfaat guna mewujudkan alat kesehatan yang aman, bermutu, bermanfaat, tepat guna dan terjangkau.

Kegiatan Rakerkesnas 2014 terbagi menjadi 2 bagian utama. Pertama adalah penyajian best practice dari dinas kesehatan, rumah sakit dan puskesmas sebagai lesson learned untuk percepatan pencapaian target pembangunan kesehatan. Bagian kedua adalah sidang komisi yang akan dibagi menjadi 5 (lima) sidang komisi, membahas berbagai isu kesehatan dan masukan kebijakan kesehatan terhadap percepatan pencapaian MDGs, UKP, UKM dan rancangan RPJMN 2015-2019. Pada Rakerkesnas juga diselenggarakan Pameran Pembangunan Kesehatan 2014 yang diikuti oleh Dinas Kesehatan Provinsi, Unit Utama di lingkungan Kemenkes, Badan POM, BKKBN, BPJS Kesehatan dan lembaga donor yang peduli terhadap pembangunan kesehatan.

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline 500-567; SMS 081281562620, faksimili: (021) 52921669, website www.depkes.go.id dan email kontak@depkes.go.id.

Kusta, Penyakit Menular yang Sulit Menular

Posted: 30 Mar 2014 08:53 AM PDT

Menkes saat Menjenguk Pasien Kusta di RS SitanalaKusta merupakan penyakit menular yang sulit menular. Hal ini dikarenakan masa inkubasinya terbilang lama, yaitu 2 – 5 tahun untuk bisa terserang kusta. Selain itu dari 100 orang yang terpapar virus kusta, 95 orang kebal, 3 orang sembuh sendiri dan 2 orang yang butuh pengobatan.

Demikian disampaikan Menteri Kesehatan RI, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH saat membuka acara Jalan Sehat dalam Rangka Hari Kusta Sedunia ke-61, di Monas, Jakarta. Minggu (30/3).

"Kusta dapat dicegah dan disembuhkan tanpa cacat bila ditemukan sedini mungkin, terlebih lagi obatnya, yaitu MDT dapat diakses gratis di Puskesmas," terang Menkes.

Lebih lanjut Menkes menyatakan, Indonesia merupakan penyumbang kasus baru kusta nomor 3 terbesar di dunia, setelah India dan Brasil. Di tahun 2012 dilaporkan ada 18.994 kasus kusta baru di Indonesia dan 2.131 penderita (11,2 %) diantaranya ditemukan sudah pada cacat tingkat 2, yaitu cacat yang kelihatan. Sedangkan 2.191 penderita (11,5 %) dantaranya adalah anak-anak.

"Sementara tantangan terbesar ialah tingginya stigma dan diskriminasi terhadap pengidap kusta," sambung Menkes.

Menkes mengatakan beban penyakit kusta yang saat ini hadapi tidak hanya pada tingginya angka penderita, tetapi besarnya kecacatan yang diakibatkan. Selain itu masalah sosial – ekonomi juga mendapat perhatian selain masalah medis.

"Mereka yang sudah cacat akan sangat tergantung secara fisik dan finansial kepada orang lain dan akhirnya berdampak pada kemiskinan. Dukungan seluruh lapisan masyarakat termasuk organisasi kemasyarakatan maupun keagamaan sangat diharapkan dalam menyikapi masalah sosial ekonomi yang muncul akibat kecacatan pada OYPMK (Orang yang Pernah Mengalami Kusta)" lanjut Menkes.

Pada Kesempatan tersebut Menkes mengajak para peserta Jalan Sehat untuk berinteraksi dengan OYPMK agar terbina pemahaman yang baik dan menghapus stigma dan diskriminasi

Acara jalan santai diikuti kurang lebih 300 orang yang separuh pesertanya para OYPMK dan keluarganya dari wilayah Jabodetabek dan dari lintas sektor, lintas program, LSM internasional & lokal yang peduli kusta.

Tahun ini, Seruan Nasional pada Hari Kusta Sedunia bertujuan untuk memperkuat upaya menghapus stigma dan diskriminasi terhadap Orang yang Pernah Mengalami Kusta.

Berkaitan dengan Hari Kusta Sedunia, pada tanggal 3 April 2014 mendatang Kementerian Kesehatan akan meluncurkan Piagam Seruan Nasional Untuk Mengatasi Kusta yang ditandatangani oleh 16 perwakilan tokoh Keagamaan.

Kementerian Kesehatan menyadari pentingnya Peran organisasi keagamaan dalam menyebarluaskan informasi yang benar mengenai kusta sehingga stigma dan diskrimasi dapat segera dihapuskan. Masyarakat sangat menghormati para tokoh agama dan informasi tentang kusta disebutkan dalam semua kitab suci agama.

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline 500-567; SMS 081281562620, faksimili: (021) 52921669, website www.depkes.go.id dan alamat email kontak@depkes.go.id.

Indonesia Dorong IDB dan Sekretariat OKI Laksanakan Program Kerja OKI

Posted: 24 Mar 2014 09:00 PM PDT

Pertemuan 8th Steering Committee on Health (SCH) dan 1st Lead Country Coordinators Meeting (LCCM) dalam rangka implementasi SHPA di JakartaIndonesia mendorong Peran Islamic Developmet Bank (IDB) dan Sekretariat Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dalam menggerakan kerjasama antara negara anggota, khususnya dalam hal mobilisasi sumber dana, para ahli dan sumber daya lainnya dalam upaya pelaksanaan OIC Strategic Health Programe of Action (SHPA) 2014 – 2023.

Demikian pernyataan Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, Ms.c, Ph.d ketika membuka Forum Pertemuan 8th Steering Committee on Health (SCH) dan 1st Lead Country Coordinators Meeting (LCCM) dalam rangka implementasi SHPA di Jakarta, Selasa (25/3).

Pertemuan terbatas yang berlangsung selama dua hari (25 – 26 Maret 2014), diikuti delegasi dari 10 negara anggota Komite Pengarah Bidang Kesehatan yaitu Indonesia, Khazakstan, Turki, Malaysia, Mesir, Sudan, Arab Saudi, Oman, Djibouti dan Guinea.

Pertemuan dihadiri perwakilan Sekretaris Jenderal OKI dan 7 Organisasi Internasional yaitu The Statistical, Economic and Social Research and Training Centre for Islamic Countries (SESRIC), Ministerial Standing Committee on Scientific and Technological Cooperation (COMSTECH), Islamic Educational, Scientific and Cultural Organization (ISESCO), Global Fund to Fight Aids, TB, Malaria (GF ATM), The United Nation Population Fund (UNFPA), World Health Organisation (WHO) dan Islamic Development Bank (IDB).

"Dalam memastikan pelaksanaan SHPA, perlu mengutamakan strategi, target dan tindakan dan menggabungkannya dalam pelaksanaan Pembangunan Nasional. Selain itu harus melibatkan tidak hanya organisasi pemerintahan, tetapi juga pihak swasta, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan pelaksanaan SHPA dilaksanakan tepat waktu," jelas Ali Ghufron.

Lebih lanjut Ali Ghufron menjelaskan 4 kunci utama dalam pelaksanaan SHPA yaitu mekanisme implementasi yang jelas, mobilisasi sumber daya dan mekanisme finansial, strategi komunikasi  serta mekanisme evaluasi.

Wamenkes berpendapat bahwa pertemuan ini merupakan ajang yang sangat penting, mengingat SHPA sudah dikemukakan pada pertemuan Menteri Kesehatan OKI ke-4 bulan Oktober 2014 dan disepakati agar segera dilaksanakan.

Selain sebagai tuan rumah pertemuan, Indonesia juga sebagai pemimpin sidang. Sementara wakilnya dari Negara Afrika dan Arab. Hal ini didasarkan atas terpilihnya Indonesia sebagai Ketua OKI di Bidang Kesehatan periode 2013 – 2015.

Pertemuan membahas 6 tematik SHPA dan negara yang terpilih menjadi leading country ialah : Health System Strengthening (Khazakstan), Disease Control (Turki), Maternal Newborn Child Health Nutrition (Indonesia), Medicines, Vaccines &  Medical Technologies (Malaysia), Emergency Health Response & Intervension (Oman) dan Information, Research, Education & Advocacy (Mesir).

 

Isu penting lainnya yang dibahas antara lain Status Implementasi keputusan Pertemuan Menteri Kesehatan Islam ke-4 bulan Oktober 2014, Implementasi SHPA 2014 – 2023 dan laporan perwakilan negara yang menjadi pionir pelaksanaan program tersebut, kemandirian produksi Obat dan Vaksin, Pembentukan Unit Implementasi Keseahatan OKI (Health Implementation Unit OIC), serta Program Kesehatan bagi Jamaah Haji dan Umrah.

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline <kode lokal> 500-567; SMS 081281562620, faksimili: (021) 52921669, website www.depkes.go.id dan alamat email kontak@depkes.go.id.

 

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia


Bahaya Makan Mie Instan

Posted: 02 Apr 2014 02:36 AM PDT

Dokter Sehat – Mi instan sudah menjadi makanan yang umum di Indonesia, terutama bagi anak kos, cara masak yang mudah dan rasa yang nikmat membuat makanan cepat saji ini digemari banyak orang. Tapi jangan keseringan, karena ada bahaya kesehatan yang mengintai di balik nikmatnya semangkuk mi instan.

Mi instan memang bisa meredam rasa lapar, tapi makanan cepat saji ini tidak bisa menggantikan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Ditambah lagi dengan bumbu buatan dan pengawet kimia, yang semakin membahayakan kesehatan tubuh.

Berikut beberapa bahaya kesehatan yang mengancam bila Anda terlalu sering makan mi instan :

1.Penyebab kanker
Mie instan yang beredar saat ini, ternyata cukup membahayakan. Telah diketahui bahwa permukaan mie instan dilapisi oleh lilin, inilah kenapa mie tidak pernah lengket satu sama lain. Lilin ini sangat membahayakan kesehatan tubuh, karena tubuh kita butuh waktu lama untuk mencerna lilin ini, yakni sekitar dua hari.

Jika zat ini terus menumpuk dalam tubuh, kemungkinan kita untuk terkena penyakit kanker sangatlah tinggi. Misalnya, kanker hati, usus, atau leukimia. Tidak hanya lilin dari mie instan, bumbunya pun yang mengandung banyak zat aditif seperti MSG yang bisa menjadi pemicu kanker dalam tubuh.

Banyak kasus nyata tentang orang yang sakit dan diduga disebabkan karena terlalu banyak mengkonsumsi mie instan. Karena itu, sebaiknya Anda pun mulai mengurangi mengkonsumsi makanan ini

2.Chinese restaurant syndrome
Bahaya makan mie instan yang satu ini lebih mirip keracunan, hal ini disebabkan oleh MSG yang terdapat pada bumbu mie instan. Ada beberapa orang yang tidak tahan dengan MSG, lalu kemudian merasa pusing dan sesak nafas. Namun penyakit ini tidak terlalu fatal, karena akan sembuh setelah 2-3 jam kemudian.

3.Kerusakan jaringan otak
Mengkonsumsi mie instan terus-menerus sama dengan menumpuk zat-zat kimia berbahaya dalam tubuh dan efeknya bisa merusakkan sel-sel jaringan otak. Akibatnya, akan terjadi penurunan transmisi sinyal dalam otak. Selain itu, kerusakan jaringan sel otak ini juga akan memicu penyakit-penyakit lain seperti stroke atau keumpuhan.

4.Keguguran
Sejumlah wanita hamil yang makan mi instan selama kehamilan mengalami keguguran, hal ini karena kandungan bumbu dan pengawet pada mi instan dapat mempengaruhi perkembangan janin.

5.Gangguan metabolisme
Konsumsi mi instan jangka panjang dapat mempengaruhi metabolisme tubuh, hal ini disebabkan akumulasi dari zat-zat kimia beracun seperti pewarna makanan, pengawet dan aditif dalam mie.

6.Kerusakan organ
Mi instan mengandung propylene glycol, bahan anti-beku yang mencegah mi dari pengeringan dengan mempertahankan kelembaban. Tubuh menyerap zat tersebut dengan mudah dan terakumulasi di jantung, hati dan ginjal. Hal ini menyebabkan kerusakan dan kelainan organ, dan juga melemahkan sistem kekebalan tubuh.

7.Obesitas
Mi instan adalah salah satu penyebab utama obesitas, hindari mi instan karena mengandung sejumlah besar lemak dan natrium yang menyebabkan retensi air dalam tubuh.

8.MSG
Monosodium glutamate (MSG) digunakan untuk meningkatkan rasa mi, sekitar 1-2 persen dari populasi alergi terhadap MSG. Ketika orang-orang yang alergi terhadap MSG mengonsumsinya, maka akan dapat menyebabkan rasa terbakar, panas di dada, kemerahan pada wajah, atau nyeri dan sakit kepala.

9.Tinggi natrium
Mi instan juga mengandung jumlah natrium yang tinggi, kelebihan konsumsi natrium bisa menyebabkan hipertensi, penyakit jantung, stroke dan kerusakan ginjal. Jadi, hindari konsumsi mi instan berlebihan.

10.Junk food
Mi instan hanya dapat dianggap sebagai junk food dan tidak pernah menggantikan makanan bernutrisi, hal ini karena mengandung sejumlah besar karbohidrat tetapi tidak ada vitamin, mineral atau serat. Mi instan juga mengandung banyak lemak jenuh dan lemak trans. Ini padat kalori dan memberikan efek negatif pada kesehatan.

Bahaya Diet Instan Bagi Kesehatan

Posted: 02 Apr 2014 02:23 AM PDT

Dokter Sehat – Siapa sih yang tidak ingin menurunkan berat badan dengan cepat? Apalagi di jaman serba instan seperti sekarang, semua keinginan pasti dapat diwujudkan dengan cepat dan instan, salah satunya adalah menurunkan berat badan.
Banyak orang memilih metode diet instan yang menjanjikan hasil tercepat. Namun, tidak selamanya yang instan dan cepat itu berdampak positif bagi kesehatan. Berbagai risiko kesehatan pun mengancam jika berat badan Anda turun terlalu cepat.

Berikut risiko kesehatan yang akan Anda hadapi jika Anda memilih diet instan agar berat badan turun lebih cepat :

1.Eating disorder
Anda pasti pernah mendengar bulimia dan anoreksia? Pada prinsipnya, anoreksia dan bulimia digolongkan sebagai weight-phobia alias penderita takut berat badannya bertambah. Secara umum, anoreksia dapat diartikan sebagai kehilangan selera makan. Perasaan takut gemuk adalah penyebab penderita anoreksia menahan nafsu makan secara tidak wajar, hingga banyak yang akhirnya kehilangan selera makannya dan tidak sadar kalau tubuh mereka benar-benar sangat kurus.

Sedangkan bulimia adalah penyakit yang ditandai dengan makan secara berlebihan, kemudian memuntahkannya kembali untuk menjaga agar berat badan tidak naik. Dibandingkan penderita anoreksia yang dapat dikenali dengan mudah karena bentuk tubuhnya yang sangat kurus, penderita bulimia biasanya memiliki berat badan yang stabil bahkan cenderung ideal.

2.Risiko anemia
Khususnya terjadi pada wanita yang membutuhkan zat besi lebih banyak karena mengalami fase menstruasi, program diet instan biasanya akan memangkas kebutuhan nutrisi tubuh secara berlebihan, sehingga mengakibatkan tubuh kekurangan zat gizi penting yang dibutuhkan dalam kinerja tubuh sehari-hari.

Kebutuhan zat besi wanita 2 kali lebih besar daripada pria, seseorang yang mengalami kekurangan zat besi biasanya mengalami lelah yang berkepanjangan, sesak napas, sering pusing, dan mudah tersinggung.

3.Hilangnya massa otot
Diet yang tidak dilengkapi dengan asupan protein yang cukup juga dapat mengakibatkan hilangnya massa otot Anda. Bagaimanapun juga, tubuh membutuhkan asupan protein yang cukup setiap hari agar dapat menjalankan fungsinya dengan benar. Selain membantu pembentukan otot, protein juga berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Ketika Anda tidak mengkonsumsi protein dalam jumlah cukup, maka tubuh dapat memakan jaringan ototnya sendiri.

4.Mudah lelah
Sebagian besar orang yang berat badannya turun terlalu cepat biasanya sering menahan nafsu makannya, mereka hanya makan dalam jumlah yang sedikit, atau bahkan tidak makan sama sekali. Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan cukup kalori sebagai sumber energi untuk beraktivitas. Hilang konsentrasi, tubuh lemas, pusing hingga jatuh pingsan, biasa terjadi pada orang-orang yang melakukan program diet instan.

5.Daya tahan tubuh menurun
Saat tubuh tidak mendapatkan asupan gizi yang memadai, maka sel-sel dalam tubuh juga tidak mendapatkan nutrisi yang cukup setiap hari. Akibatnya, daya tahan tubuh menurun dan gampang terkena penyakit.

6.Membahayakan organ hati
Berdasarkan Journal Physiology of Gastrointestinal and Liver Physiology, berat badan seseorang mengalami penurunan drastis, ternyata juga berpengaruh negatif pada organ hati. Berat badan yang tidak stabil dapat meningkatkan kandungan lemak pada hati, hal tersebut dapat membawa seseorang pada risiko yang lebih tinggi terhadap penyakit-penyakit degeneratif yang berhubungan dengan organ hati.

7.Kualitas tidur menurun
Kurus secara instan membuat Anda mudah lelah, kemudian metode menurunkan berat badan dengan cepat biasanya juga identik dengan membatasi kalori yang masuk daripada usaha membakar lemak dalam tubuh. Akibatnya, kekurangan kalori membuat metabolisme tubuh menurun. Energi pun berkurang dan Anda mudah lelah, siklus tersebut secara tidak langsung menurunkan kualitas tidur dan istirahat harian Anda.

8.Memicu batu empedu
Kantung empedu adalah organ yang berada di bawah hati, tugasnya membantu penyimpanan lemak sampai tubuh membutuhkannya. Namun jika Anda melakukan diet dan berhasil kurus dalam waktu singkat, besar risiko munculnya batu empedu. Batu empedu merupakan pengerasan kolesterol yang membahayakan kesehatan, sebab batu empedu juga memicu infeksi pada aliran normal kantung empedu ke usus kecil.

9.Membuat rambut rontok
Nutrisi yang didapatkan dari makanan sebenarnya bukan cuma mendukung kesehatan, tetapi juga kecantikan. Namun jika Anda membatasi konsumsi makanan, kondisi luar tubuh juga ikut terpengaruh, salah satunya rambut menjadi rontok. Rambut juga butuh nutrisi dari makanan yang Anda konsumsi, namun gara-gara diet instan, nutrisi tidak terpenuhi dan rambut menjadi kering sampai rontok.

10.Meningkatkan kadar stress
Menghindari jenis makanan tertentu dan menahan lapar memang bisa membuat Anda kurus secara instan, namun metabolisme akan menurun dan meningkatkan kadar hormon cortisol yang memicu stres. Secara fisik dan emosional, kurus secara instan benar-benar tidak menyehatkan.
Oleh karena itu, pikirkan kembali jika Anda mendapat tawaran paket diet instan yang menjanjikan turun berat badan dalam waktu singkat. Tidak selamanya yang instan itu baik untuk kesehatan Anda.

Sembarangan Diet, Picu Osteoporosis

Posted: 02 Apr 2014 02:18 AM PDT

Dokter Sehat – Hampir semua wanita di dunia ini menginginkan tubuh langsing dan seksi, maka tidak heran bila banyak wanita yang rela diet ketat untuk mendapatkan tubuh ideal yang diidam-idamkan. Tetapi, jangan sampai Anda diet sembarangan, karena bisa memicu osteoporosis alias pengeroposan tulang.

Seperti diberitakan laman stepstohealthy, banyak wanita salah memahami arti diet. Sebenarnya, diet adalah mengalihkan makanan yang memiliki lemak tinggi ke makanan yang lebih kaya protein. Sayangnya, banyak wanita mengartikan diet dengan mengurangi makanan atau bahkan tidak makan sama sekali.

Berikut ini adalah diet yang salah :

1.Free milk diet atau no milk diet
Diet dengan memusuhi susu ini dilakukan oleh mereka yang berpendapat bahwa, untuk mencapai hasil yang sukses, susu dan produk olahannya harus dihilangkan dari daftar menu. Padahal mengonsumsi makanan berbahan baku susu yang kaya kalsium (Ca), malah akan membantu mengurangi dan mencegah kegemukan. Sebuah riset dari Obese Research Journal, menunjukkan bahwa konsumsi menu berkadar kalsium tinggi dalam bentuk susu dan produk olahannya sebanyak 2 kali dalam sehari, akan mengurangi risiko kegemukan sebesar 70%. Konsumsi kalsium dari susu atau produk olahan susu seperti keju rendah lemak juga akan membantu proses pembakaran lemak di dalam tubuh.

2.Tiger diet
Diet yang hanya mengonsumsi daging ini jelas cara yang salah, dari riset yang dilakukan Dr. Klevay LM dan Dr. Wildman REC dalam Journal of Trace Elements in Medicine and Biology, ditemukan bahwa diet daging akan membuat tubuh kekurangan tembaga dan seng. Akibatnya, tulang paha 23% lebih rapuh dan lemah.

Sepanjang hidup dan secara terus-menerus, tulang di tubuh kita akan mengalami proses penurunan dan pembaruan atau pembangunan kembali. Proses pembaruan ini hanya dapat berlangsung dengan baik bila tubuh menerima vitamin dan mineral sesuai kebutuhan.

Jika konsumsi vitamin dan mineral untuk proses pemeliharaan tulang tidak terpenuhi akibat diet yang salah, maka tubuh Anda akan mengambilnya dari tulang untuk melakukan proses metabolisma di dalam darah. Dengan cara ini, barulah metabolisma di dalam tubuh Anda dapat terus berjalan. Kalau kondisi ini terjadi terus-menerus selama bertahun-tahun, dan Anda tidak mengonsumsi kalsium karena diet yang salah, lama-kelamaan tulang jadi rapuh dan keropos.

Selain menjalani diet yang benar, biasakan pula mengonsumsi kalsium sebanyak 800-1.200 mg/hari. Ini merupakan kebutuhan rata-rata wanita dewasa pada umumnya, kebutuhan itu dapat dipenuhi antara lain dengan mengonsumsi susu sapi, susu kedelai, yoghurt, keju, ikan (terutama salmon dan sardin), kacang-kacangan, brokoli, kerang, dan aneka jenis sayuran hijau. Lakukan saja diet rendah kalori di bawah pengawasan dokter ahli gizi. Dengan begitu, makanan yang Anda konsumsi tetap mengandung zat gizi yang lengkap dan seimbang.

Ancaman Penyakit Kelamin Dan Pencegahannya

Posted: 02 Apr 2014 02:15 AM PDT

Dokter Sehat – Berhubungan seks dengan gonta-ganti pasangan dan ketidaktahuan dalam menjaga kesehatan alat kelamin hingga tidak mengerti mengenai melakukan hubungan seks yang aman adalah faktor yang utama penyebab terjadinya penyakit kelamin.

Berikut ini jenis-jenis penyakit kelamin yang harus anda waspadai :

1.Gonorrhea dan Chlamydia
•Disebabkan oleh bakteri, infeksi dimulai beberapa hari sampai beberapa minggu setelah hubungan intim dengan orang yang terjangkit penyakit ini.

•Pada pria, penyakit ini menyebabkan keluarnya cairan dari kemaluan pria. Buang air kecil dapat terasa sakit. Gejala-gejala ini dapat terasa berat atau tidak terasa sama sekali.

•Gejala-gejala gonorrhea pada wanita biasanya sangat ringan atau tidak terasa sama sekali, tetapi kalau tidak diobati penyakit ini dapat menjadi parah dan menyebabkan kemandulan.

•Penyakit ini dapat disembuhkan dengan antibiotik bila ditangani secara dini.

2.Herpes
•Disebabkan oleh virus, dapat diobati tetapi tidak dapat disembuhkan.

•Gejala timbul antara 3 sampai 10 hari setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit ini.

•Gejala awal muncul seperti lecet yang kemudian terbuka menjadi lubang kecil dan berair.

•Dalam 5 sampai 10 hari gejala hilang.

•Virus menetap dalam tubuh dan dapat timbul lagi sesuatu saat, dan kadang-kadang sering.

•Wanita kerap kali tidak sadar bahwa ia menderita herpes karena lecet terjadi di dalam vagina.

3.Infeksi jamur
•Disebabkan oleh jamur.

•Menyebabkan kegatalan berwarna merah di bawah kulit pria yang tidak disunat.

•Pada wanita akan ke luar cairan putih kental yang menyebabkan rasa gatal.

•Dapat disembuhkan dengan krim anti jamur.

4.Syphilis
•Disebabkan oleh bakteria. Lesi muncul antara 3 minggu sampai 3 bulan setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit ini.

•Luka terlihat seperti lubang pada kulit dengan tepi yang lebih tinggi. Pada umumnya tidak terasa sakit.

•Luka akan hilang setelah beberapa minggu, tetapi virus akan menetap pada tubuh dan penyakit dapat muncul berupa lecet-lecet pada seluruh tubuh, lecet-lecet ini akan hilang juga, dan virus akan menyerang bagiantubuh lain.

•Syphilis dapat disembuhkan pada tiap tahapan dengan penicillin.

•Pada wanita lesi dapat tersembunyi pada vagina.

5.Vaginitis
•Infeksi pada vagina yang biasanya menyebabkan keluarnya cairan dari vagina yang berbau dan menimbulkan ketidak nyamanan.

•Disebabkan oleh berbagai jenis bakteri (bakteri gonorrhea, chlamydia) atau jamur.

•Juga dapat disebabkan oleh berbagai bakteri tidak berbahaya yang memang menetap pada vagina.

•Dapat diselidiki dengan meneliti cairan vagina tersebut dengan mikroskop.

•Pada umumnya dapat disembuhkan dengan obat yang tepat sesuai dengan penyebabnya.

6.Bisul pada alat kelamin HPV

•Disebabkan oleh virus (Virus Human Papilloma atau HPV)

•Muncul berupa satu atau banyak bisul atau benjolan antara sebulan sampai setahun setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit tersebut.

•Pada umumnya tidak dapat terlihat pada wanita karena terletak di dalam vagina, atau pada pria karena terlalu kecil. Dapat diuji dengan lapisan cuka.

•Dapat berakibat serius pada wanita karena dapat menyebabkan kanker cervix.

•Bisul pada kelamin ini dapat disembuhkan, wanita harus menjalankan pap smear setiap kali berganti pasangan intim.

7.Kutu kelamin
•Sangat kecil (lebih kecil atau sama dengan 1/8 inch), berwana kelabu kecoklatan, menetap pada rambut kemaluan.

•Dapat disembuhkan dengan obat cair yang digosokkan pada rambut kelamin.

8.Kutu dibawah kulit
•Mirip dengan kutu kelamin, tetapi ukurannya lebih kecil dan menetap di bawah kulit.

•Menyebabkan luka-luka kecil dan gatal di seluruh tubuh.

•Diobati dengan obat cair yang diusapkan ke seluruh tubuh.

•Pakaian, seprei dan handuk harus dicuci setelah pengobatan, karena kutu dapat menetap pada kain-kain tersebut.

9.AIDS
•Penyakit akibat hubungan intim yang paling serius, menyebabkan tidak bekerjanya sistim kekebalan tubuh.

•Tidak ada gejala yang nyata tanpa penelitian darah.

•Dapat menyebabkan kematian setelah sepukuh tahun setelah terinfeksi virus HIV, tetapi pengobatan telah ditemukan.

•Disebarkan melalui hubungan intim dan pemakaian jarum suntik secara bersamaan.

Beberapa tips untuk menjaga dan merawat alat kelamin kita agar tetap bersih dan sehat :

1.Setelah buang air kecil atau besar
Usahakan untuk selalu mencuci bagian luar alat kelamin dengan air dan sabun. Untuk wanita, siramlah dengan air dengan arah depan ke belakang dan bukan sebaliknya. Hal ini untuk mencegah masuknya kuman dari dubur ke vagina. Untuk pria, cukup hanya membersihkan dengan air bersih.

2.Kebersihan pakaian dalam
Sepatutnya dalam sehari, minimal mengganti pakaian dalam sebanyak dua kali untuk menjaga kebersihan. Selain itu pilihlah bahan celana dalam yang dapat mudah menyerap keringat, karena jika tidak jamur bisa menempel di alat kelamin. Hindari untuk saling bertukar pakaian dalam dengan orang lain bahkan itu keluarga sendiri, karena setiap orang memiliki kondisi kelamin yang berbeda.

3.Menggunakan toilet umum
Siramlah sebelum menggunakan (flushing), hal ini untuk mencegah penularan jika ada pengguna lainnya adalah penderita penyakit kelamin. Sebaiknya gunakan selalu air yang keluar melalui keran atau tissu dan hindari penggunaan dari bak/ember, karena menurut penelitian air yang tergenang di toilet umum mengandung 70% jamur candida albicans (penyebab keputihan dan rasa gatal pada vagina).

4.Merawat rambut yang tumbuh di sekitar alat kelamin
Hindari membersihkan bulu di daerah kemaluan dengan cara mencabut karena akan ada lubang pada bekas bulu kemaluan tersebut dan menjadi jalan masuk bakteri, kuman, dan jamur. Selanjutnya dapat menimbulkan iritasi dan penyakit kulit. Perawatan bulu itu disarankan untuk dirapikan saja dengan memendekkan, dengan gunting atau dicukur tetapi sebelumnya menggunakan busa sabun terlebih dahulu dan menggunakan alat cukur khusus yang lembut, dan sudah dibersihkan dengan sabun dan air panas. Perlu diketahui setelah menggunakan simpan dalam tempat yang bersih dan kering, jangan di tempat yang lembab dan jangan menggunakannya secara bergantian bahkan dengan suami/isteri. Rambut-rambut tersebut berfungsi untuk kesehatan alat kelamin, yaitu berguna untuk merangsang pertumbuhan bakteri baik yang melawan bakteri jahat serta menghalangi masuknya benda asing kecil ke dalam vagina, menjaga alat kelamin tetap hangat dan merupakan bantalan ketika berhubungan seksual dan melindungi dari gesekan. Sehingga perlu rajin menjaganya agar tidak menjadi sarang kutu dan jamur.

5.Pemakaian pantyliner
Pemakaian pantyliner tidak dianjurkan digunakan setiap hari, sebaiknya Pantyliner hanya digunakan ketika keputihan. Akan lebih baik jika membawa celana dalam pengganti daripada menggunakan pantyliner tiap hari.

6.Hindari menggunakan celana dalam dan celana jeans yang sangat ketat
Memakai celana dalam dan celana jeans yang terlalu ketat di wilayah selangkangan dapat menyebabkan kulit susah untuk bernafas dan akhirnya dapat menyebabkan daerah tersebut berkeringat, lembab, mudah terkena jamur dan teriritasi. Pemakaian celana ketat itu bagi pria dapat membuat peredaran darah yang tidak lancar dan membuat penis serta testis dalam keadaan panas. Panas yang berlebihan oleh suhu, keringat dan pakaian yang terlalu ketat, dapat menurunkan kualitas sperma.

7.Hindari untuk menggunakan minyak wangi atau parfum atau bedak menggunakan ke vagina
Vagina memiliki tingkat keasaman sendiri yang sebaiknya tidak dirusak oleh masuknya cairan-cairan yang mengandung bahan-bahan kimia yang tidak cocok untuk kultur di permukaan atau di dalam vagina. Jika alat kelamin Anda terasa berbau tidak enak, Anda harus memperbaiki cara Anda merawat dan membersihkannya, dan tentunya bukan dengan cara menyemprotkan parfum.

Selasa, 01 April 2014

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia


10 Gangguan Pada Kaki

Posted: 01 Apr 2014 04:09 AM PDT

Dokter Sehat – Meski jauh dari jantung dan jarang terjadi permasalahan kesehatan, sebaiknya jangan menganggap remeh kondisi kaki. Menurut seorang podiatrist atau ahli penyakit kaki, Paul Brezinski, jika sewaktu-waktu terjadi gangguan di kaki, maka hal tersebut bisa mempengaruhi kesehatan anda secara keseluruhan. Ia menjelaskan bahwa kedua kaki mempunyai 50 tulang. Tulang-tulang ini menyusun lebih dari 200 otot, 60 persendian, tendon, dan ligamen yang membuat kaki dapat digerakkan. Apabila anda merasa ada sesuatu yang aneh dan tidak seperti biasanya pada kaki anda, anda patut waspada.

Ada 10 gangguan yang bisa anda kenali, diantaranya adalah sebagai berikut :

1.Kaki terasa dingin
Kondisi ini bisa dipicu oleh banyak hal. Salah satunya, rendahnya aliran darah ke kaki. Problem sirkulasi darah kadang-kadang terkait dengan konsumsi rokok, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung.

Kerusakan saraf karena diabetes yang tidak terkontrol juga bisa membuat kaki terasa dingin, kemungkinan terkait dengan anemia dan hypothyroidism.

2.Jari kaki putih, biru, dan merah
Penyakit Reynaud bisa memicu jari kaki berubah dari putih kemudian biru, lantas memerah hingga akhirnya kembali ke warna natural.
Gangguan ini disebabkan oleh penyempitan arteri yang disebut vasospasms, stress atau perubahan suhu bisa juga menjadi faktur pemicunya. Penyakit Raynaud mungkin juga terkait dengan reumatoid arthritis, gangguan thyroid.

3.Jalan diseret
Kemungkinan disebabkan kerusakan saraf peripheral, Sebanyak 30 persen kasus ini ditemukan terkait dengan serangkan diabeter. Kerusakan saraf periferal juga dapat disebabkan oleh infeksi, defisiensi vitamin, dan asupan alkohol yang tinggi.

4.Jari melengkung
Biasanya ditunjukkan dengan kuku yang lebih bulat pada bagian ujung dan melengkung ke bawah, kondisi ini sering kali disebabkan adanya gangguan pada paru-paru. Namun bisa juga dipicu oleh penyakit jantung, hati, dan gangguan pencernaan.

5.Kaki bengkak
Bila terjadi dalam waktu temporer, mungkin disebabkan oleh posisi berdiri yang tidak terlalu lama atau baru saja melakukan perjalanan panjang, khususnya bagi ibu yang tengah berbadan dua.

Jika terlihat kontras dan berlangsung lama, bisa jadi ada serangan penyakit serius, seperti sirkulasi darah yang buruk, penyumbatan darah, atau gangguan pada sistem limpatik. Problem pada ginjal juga bisa menyebabkan kondisi seperti ini.

6.Kaki terasa terbakar
Kondisi ini kerap ditemukan pada pasien diabetes dan yang mengalami kerusakan saraf periferal. Namun bisa juga disebabkan kekurangan vitamin B, penyakit ginjal kronis, sirkulasi darah pada kaki yang busuk, dan hypothyroidism.

7.Nyeri pada ibu jari
Encok biasanya menjadi pemicu sakit yang mendadak muncul pada persendian ibu jari kaki ini. Bisanya, dibarengi kulit yang memerah dan membengkak, osteoarthritis merupakan pemicu lainnya.

8.Nyeri menusuk
Nyeri yang tajam menusuk di kaki secara tiba-tiba ini bisa menjadi karena kram atau kejang pada otot akibat kelelahan. Kemungkinan hal ini dipicu oleh sirkulasi darah yang buruk, dehidrasi, ketidakseimbangan asupa potasium, magnesium, kalsium, dan vitamin D. Perubahan hormon saat hamil atau gangguan thyroid juga bisa memicu kondisi seperti ini.

9.Kuku putih
Cedera pada kuku kaki atau rasa sakit pada bagian tubuh lainnya bisa menyebabkan kuku kaki menjadi putih, jika warna putihnya meliputi sebagian besar kuku, bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang serius, seperti penyakit hati, diabetes, atau gagal jantung.

10.Kuku menguning
Kuku kaki bisa menunjukkan kondisi kesehatan secara umum, menebalnya warna kuning pada kuku bisa disebabkan oleh infeksi jamur, selain itu bisa jadi pertanda hadirnya penyakit lymphedema, penyakit paru-paru, atau rheumatoid arthritis.

Fakta Menarik Tentang Aspirin

Posted: 01 Apr 2014 04:06 AM PDT

Dokter Sehat – Aspirin merupakan salah satu obat yang digunakan untuk menghilangkan rasa sakit yang terasa pada tubuh kita, aspirin juga ternyata diketahui dapat mencegah serangan jantung pada manusia jika dipakai dalam jangka waktu yang panjang karena aspirin memiliki efek antikoagulan yang berfungsi untuk mencegah terjadinya serangan jantung jika dipakai dalam dosis yang rendah tentunya,bahan utama yang dipakai untuk membuat obat aspirin ini merupakan bahan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti bahan yang berasal dari pohon willow yang telah digunakan selama berabad-abad lamanya untuk menghilangkan rasa sakit atau nyeri pada tubuh.

Berikut ini adalah lima fakta tentang aspirin :

1.Aspirin dapat mengurangi risiko serangan jantung
Mengonsumsi aspirin dalam dosis rendah secara rutin diketahui bisa mengurangi risiko serangan jantung, hal ini dikarenakan aspirin mampu mencegah sel-sel yang disebut platelet dari terjadinya penggumpalan bersama-sama dengan pembuluh darah. Penggumpalan/pembekuan platelet (keping darah) merupakan hal yang penting dalam penyembuhan luka, namun pembekuan yang terlalu besar bisa memblokir pembuluh darah dan mencegah aliran darah sehingga bisa mengakibatkan serangan jantung. Risiko penggumpalan darah ini lebih tinggi pada orang yang menderita aterosklerosis, atau penumpukan plak di arteri.

American Heart Association merekomendasikan untuk minum aspirin secara rutin pada orang-orang yang berisiko mengalami serangan jantung, atau mereka yang mampu bertahan dari serangan jantung. Namun demikian AHA menyarankan agar berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsi aspirin. Ini karena aspirin belum tentu tepat untuk orang dengan kondisi-kondisi tertentu. Selain itu, aspirin juga memiliki efek samping termasuk risiko peningkatan pendarahan gastrointestinal.

2.Aspirin dapat meningkatkan risiko tinnitus
Aspirin dapat meningkatkan risiko tinitus (desir atau dering pada telinga). Pada banyak kasus, kondisi tersebut bukanlah masalah serius, dan hanya merupakan gangguan ringan yang bisa menghilang dengan sendirinya. Namun pada kondisi tertentu, tinitus bisa merepresentasikan kondisi kesehatan yang serius dan diperkirakan bisa mempengaruhi fungsi telinga bagian dalam. Risiko tinitus adalah lebih besar pada mereka yang menggunakan aspirin dalam dosis tinggi (8-12 tablet sehari).

3.Aspirin dapat mengurangi risiko kanker
Penelitian telah menemukan adanya hubungan antara mengonsumsi aspirin secara teratur dengan mengurangi risiko kanker, terutama kanker usus besar. Sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2011 menemukan bahwa mengonsumsi dua tablet aspirin dalam sehari dapat menurunkan risiko terjadinya kanker usus besar sebanyak 63 persen di antara orang-orang yang berisiko tinggi untuk terkena kanker tersebut. Studi lain yang dipublikasikan tahun lalu juga menemukan bahwa mengonsumsi aspirin setiap hari dapat menurunkan risiko kematian akibat kanker.

Meskipun banyak bukti yang mengaitkan penggunaan aspirin secara teratur dengan penurunan risiko kanker, obat ini belum direkomendasikan sebagai cara untuk mencegah kanker.

4.Aspirin dapat meningkatkan risiko sidrom reye
Anak-anak yang mengonsumsi aspirin mungkin berada pada peningkatan risiko sindrom Reye, suatu kondisi langka yang ditandai dengan kerusakan otak dan gangguan hati secara tiba-tiba. Gejalanya bisa berupa muntah berkepanjangan, kebingungan dan kejang.

Kondisi ini terjadi pada anak-anak yang diberi aspirin ketika pulih dari flu atau cacar air, meskipun aspirin telah disetujui untuk digunakan pada anak-anak berumur lebih dari 2 tahun, obat ini tidak boleh diberikan kepada anak-anak yang baru sembuh dari flu atau cacar air, menurut Mayo Clinic.

5.Aspirin dapat meningkatkan risiko pendarahan pada ibu hamil
Aspirin dan obat anti-inflamasi non-steroid lainnya tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi wanita yang sedang hamil, terutama ketika masa kehamilan memasuki trimester terakhir. Menurut Mayo Clinic, hal ini karena obat-obatan ini dapat mempengaruhi pembekuan darah yang bisa meningkatkan risiko pendarahan pada ibu maupun janin. Obat-obatan ini juga dapat mempengaruhi kemampuan pembuluh darah pada jantung bayi.

Gangguan Pola Makanan

Posted: 01 Apr 2014 04:04 AM PDT

Dokter Sehat – makan merupakan masalah kesehatan yang sering dianggap bukan suatu masalah yang penting, padahal, gangguan makan pada diri seseorang harus diatasi. Ini dia jenis-jenisnya yang paling umum dialami. Makan adalah kebutuhan manusia untuk bertahan hidup. Manusia perlu melakukannya dengan benar agar tetap sehat.

Sebagian besar dari kita mengatasi gangguan makan dengan santai karena terlihat tidak fatal, namun, gangguan ini cukup serius sebagaimana penyakit psikosomatis lainnya. Ada beberapa jenis gangguan makan yang pada akhirnya menyebabkan masalah kesehatan yang serius, seperti obesitas, masalah lambung, tekanan darah rendah, dan sebagainya. Kadang-kadang Anda menderita gangguan makan selama bertahun-tahun dan bahkan tidak menyadarinya.

Berikut beberapa jenis gangguan makan yang paling sering dialami :

1.Anoreksia nervosa
Penderita anoreksia memiliki ketakutan berlebihan terhadap kenaikan berat badan dan ketidaksempurnaan bentuk tubuh mereka. Akibatnya, mereka mengurangi porsi dan frekuensi makan mereka secara ekstrim.

Tanda-tanda seseorang terkena anoreksia :

•menjadi sangat kurus dan lemah atau lesu karena kurang gizi
•terobsesi dengan waktu makan, jumlah atau porsi makanan, dan kontrol berat badan
•menghindari makanan seperti susu, daging, nasi, gandum, dan lainnya yang dipandang dapat menaikkan berat badan
•sangat sering mengukur beratnya sendiri
•merasa kegemukan padahal tidak
•berolah raga berlebihan
•menarik diri dari kegiatan sosial, terutama pesta dan pertemuan yang melibatkan makanan
•mungkin terlihat depresi
•pada kondisi yang parah, wanita penderita anoreksia bisa berhenti haid

2.Bulimia nervosa
Bulimia ditandai dengan kebiasaan makan banyak, lalu mencoba mengkompensasi secara ekstrim, seperti memaksakan diri muntah atau berolahraga dengan keras. Misalnya, penderita suka berpesat pora menyantap makanan kesukaannya, lalu besok paginya dia berangkat ke pusat kebugaran untuk berolahraga sampai lemas. Penderita bulimia mungkin mengalami fluktuasi berat badan, tapi jarang sampai kurus seperti penderita anoreksia. Mereka memiliki berat badan normal atau bahkan gemuk. Untuk dapat didiagnosis bulimia, seseorang harus makan banyak dan membersihkan dirinya secara teratur, minimal dua kali seminggu selama beberapa bulan.

Tanda-tanda seseorang terkena bulimia :

•takut kegemukan
•sangat senang dengan ukuran dan bentuk tubuh sendiri
•membuat alasan untuk pergi ke kamar mandi setelah makan
•mungkin hanya makan rendah kalori, berpuasa atau diet di luar saat pesta pora
•berolah raga berlebihan
•sering membeli obat pencahar atau diuretic
•menarik diri dari kegiatan sosial, terutama pesta dan pertemuan yang melibatkan makanan
Gangguan pola makan adalah masalah klinis serius yang membutuhkan perawatan professional, dalam jangka panjang, anoreksia nervosa dapat menyebabkan semua gangguan akibat kekurangan gizi. Bulimia nervosa paling sering dikaitkan dengan gangguan hidroeletrolitik yang timbul karena efek fisik dari muntah.

Angka kematian akibat kedua penyakit itu tidak boleh diabaikan, sekitar 15%. Kematian terutama disebabkan oleh aritmia jantung, perdarahan gastrointestinal, dan bunuh diri (pada mereka yang juga mengalami depresi).
Pengobatan anoreksia dan bulimia terutama dilakukan dengan psikoterapi oleh psikiater, yang mungkin dibantu ahli endokrinologi atau dokter lain untuk mengontrol gangguan metabolisme yang terkait.

Waspadai Bahaya Burnout Ditempat Kerja

Posted: 01 Apr 2014 04:00 AM PDT

Dokter Sehat – Pernahkan anda merasakan kondisi dimana anda merasa kehilangan energi psikis maupun fisik ketika bekerja? Atau suatu keadaan dimana stress (tekanan) yang konstan membuat anda merasa kecewa, tidak berdaya dan benar-benar merasa lemas. Apabila ia, kemungkinan anda terkena sindrom burn out.

Burnout adalah suatu keadaan lelah emosi, psikologis, dan fisik yang diakibatkan oleh stress yang berlebihan dan berlangsung lama.Hal ini muncul ketika kita merasa kewalahan dan tidak mampu memenuhi tuntutan pekerjaan yang ada secara terus menerus. Selama stress berlanjut, kita mulai kehilangan minat dan motivasi pada pekerjaan.

Maslach dan Jackson mendefinisikan burnout sebagai kehilangan secara bertahap kepedulian dengan rekan kerja yang akan membawa seseorang kepada keadaan mengisolasi diri atau kebencian dan keterasingan, burnout merupakan suatu proses bukan hanya sekedar kondisi kejiwaan semata, dan bersifat progresif, dengan kata lain ia terakumulasi dalam diri. Hal ini tidak berdampak serius apabila tidak terakumulasi.

Burnout diakibatkan oleh faktor-faktor dalam lingkungan kerja, seperti misalnya beban kerja yang terlalu berat, kurang jelasnya hak dan tanggung jawab kerja, konflik peran, ataupun kurangnya reward yang diperoleh. Harap dipahami reward yang dimaksud tidak selalu identik dengan materi, namun juga berupa dukungan psikologis.

Gejala berikut dapat mengindikasikan Anda mengalami burnout :

1.Hilang energy
Bangun di pagi hari dan Anda tetap merasa kurang energy, Anda merasa lelah meskipun sebenarnya sehat. Kondisi psikosomatik ini menunjukkan ketidakpuasan yang dimulai dalam pikiran telah menyebar ke tubuh.

2.Depresi
Hari demi hari, Anda kian merasakan bekerja sebagai beban sehingga menciptakan depresi yang kronis.

3.Kurang motivasi
Anda tidak lagi memiliki antusiasme dalam bekerja, Anda cenderung kurang menyediakan diri untuk proyek-proyek baru dan tidak bekerja di kinerja puncak saat ini.

4.Sulit tidur
Bagi banyak orang, kegelisahan pikiran membuat sulit tidur. Hal ini menciptakan lingkaran setan karena orang yang tidak cukup tidur lebih berpeluang melakukan pekerjaan dengan buruk, yang menyebabkan perasaan tidak mampu dan kelelahan.

5.Keputusasaan
Ini mungkin gejala yang paling merusak, orang-orang yang burnout ingin meninggalkan pekerjaan mereka, tetapi mereka merasa bahwa tidak akan ada perusahaan lain yang menginginkan mereka. Mereka mulai kehilangan harapan atas masa depan, yang berdampak luas ke semua bidang kehidupannya.

Burnout terkait dengan bekerja dalam pekerjaan berkadar stress tinggi dalam jangka lama, dikombinasikan dengan kepribadian dan masalah pribadi. Sedikit stress dapat menguntungkan Anda, tapi stress yang terus-menerus dapat menyebabkan kerusakan pada tubuh Anda. Jika terus berlanjut, Anda berada pada titik di mana Anda harus berhenti bekerja. Baterai Anda ibaratnya sudah kosong.

Burnout dapat terjadi dalam profesi apa pun, tapi orang-orang yang bekerja dalam bidang layanan dan dukungan memiliki risiko lebih tinggi. Perawat, polisi, guru, dan staf pelayanan pelanggan dapat terjebak antara apa yang mereka inginkan dan apa yang dapat dilakukan organisasi. Orang yang memiliki tuntutan tinggi terhadap diri mereka sendiri dan yang bermasalah pribadi atau keluarga juga lebih rentan mengalami burnout.

Bila Anda mengalami gejala burnout, sebaiknya Anda mengambil cuti untuk beristirahat. Anda dapat berkonsultasi dengan psikolog, orang-orang terdekat atau mentor Anda untuk mencurahkan masalah dan mendapatkan nasihat. Berganti profesi yang kurang membuat stres dapat menjadi pilihan tindakan dalam jangka menengah atau panjang.

Untuk dapat mencegah burnout, Anda harus memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk secara efektif mengatasi stres. Jadi, Anda belajar mengenali sinyal stress pada diri Anda dan bagaimana menyikapinya. Ada banyak pilihan metode manajemen stress yang dapat Anda terapkan. Gaya hidup seimbang melalui penerapan 12 tips menjaga kesehatan jiwa dapat mencegah Anda mengalami stress yang berakumulasi menjadi burnout.

Yang Perlu Diketahui Mengenai Gangguan Psikosomatik

Posted: 01 Apr 2014 03:57 AM PDT

Dokter Sehat – Gangguan psikosomatik adalah salah satu gangguan jiwa yang paling umum ditemukan dalam praktek umum, istilah ini terutama digunakan untuk penyakit fisik yang disebabkan atau diperburuk oleh faktor kejiwaan atau psikologis. Beberapa penyakit fisik dianggap sangat rentan diperburuk oleh faktor mental seperti stres dan kecemasan, di antaranya gangguan kulit, muscoskeletal (otot, sendi dan saraf), pernafasan, jantung, kemih, kelenjar, mata dan saraf.

Beberapa orang juga menggunakan istilah gangguan psikosomatik ketika faktor kejiwaan menyebabkan gejala fisik, tetapi penyakit fisiknya sendiri tidak ada (tidak dapat dijelaskan secara medis).

Salah satu penjelasan psikosomatik adalah bahwa emosi negatif mempengaruhi sistem otonom tubuh, hormon dan kekebalan terhadap beberapa penyakit. Depresi, kemarahan, dan isolasi sosial berkontribusi terhadap penyakit jantung. Stres di sisi lain, mempengaruhi asma, gangguan pencernaan dan banyak penyakit fisik lainnya.

Penelitian terbaru terus mengkonfirmasi peran faktor-faktor psikologis dalam penyakit jantung, john Hopkins University telah menemukan bahwa mahasiswa kedokteran yang mengungkapkan atau menyembunyikan kemarahan mereka, mudah marah, dan menggerutu tiga kali lebih mungkin untuk mengembangkan penyakit jantung awal dan lima kali lebih berpeluang untuk mendapat serangan jantung dibandingkan teman sekelas mereka yang lebih tenang.

Dalam praktek, para dokter semakin mengakui adanya keterkaitan antara faktor-faktor psikologis dengan penyakit fisik. Kenyataannya, diperkirakan sekitar 30% keluhan fisik yang ditangani dokter di ruang praktek terkait dengan masalah psikologis. Banyak dokter kini berusaha memahami masalah pasien secara keseluruhan. Hal ini berarti mempertimbangkan baik faktor-faktor fisik maupun mental pasien.

Dengan melakukan hal ini, bukan berarti bahwa dokter meremehkan atau mengabaikan penyakit fisik. Banyak pasien psikosomatik yang merasa bahwa keluhan mereka dianggap remeh oleh dokter. Mereka percaya bahwa dokter menganggap sakitnya hanyalah karena tekanan pikiran, dokter selalu berusaha untuk mengobati penyakit fisik dengan perawatan medis yang sesuai bila diperlukan. Tapi dia juga perlu memahami lebih lanjut apa yang menyebabkan penyakit itu.

Hal ini pada gilirannya akan membantu memahami penyakitnya lebih baik. Kadang-kadang, pasien merasa lebih sehat hanya karena keluhan-keluhannya didengarkan oleh dokter.
Pasien yang diberi kesempatan untuk berbicara tentang perasaan dan emosinya juga lebih memahami diri dan penyakit mereka, mereka bisa mengetahui bahwa langkah-langkah untuk mengelola stres dapat membantu menghilangkan keluhan fisik yang dirasakan.

Pencegahan gangguan psikosomatik merupakan bentuk pelayanan, yang akan membantu pasien dan keluarga dalam menurunkan faktor risiko terhadap penyakit. Menurut Potter, et all (1989) dalam Rasmun (2004) menjelaskan, beberapa strategi dapat dilakukan untuk mengurangi gangguan psikosomatik.

Pertama, membangun kebiasaan baru (misalnya seorang ibu yang memutuskan berhenti bekerja untuk mengurus anaknya, akhirnya merasa bosan lantaran tak ada kegiatan ketika anak–anaknya dewasa). Kedua, menghindari perubahan sebagai upaya yang dilakukan untuk tidak melakukan perubahan yang tidak perlu atau dapat ditunda.

Ketiga, menyediakan waktu tertentu atau membatasi waktu untuk memfokuskan diri beradaptasi dengan stressor (penderita stress). Keempat, pengelolaan waktu berguna untuk seseorang yang tidak dapat mengerjakan berbagai hal dalam waktu yang bersamaan.

Kelima, memodifikasi lingkungan. Mengatakan tidak secara tegas terhadap sesuatu yang tidak mungkin, merupakan cara lain dalam mengurangi kecemasan atau perasaan tidak menyenangkan. Juga mengurangi respon fisiologis terhadap stress, seperti latihan olahraga teratur, memperbaiki nutrisi dan diet, istirahat. Tetapi sebaliknya, tetap perlu meningkatkan respon perilaku dan emosi terhadap stress. Serta memanfaatkan sistem pendukung (keluarga dan teman).

Dokter selalu berusaha untuk mengobati penyakit fisik dengan perawatan medis yang sesuai bila diperlukan, namun dia juga perlu memahami lebih lanjut penyebabnya. Hal ini pada gilirannya akan membantu memahami penyakitnya lebih baik, baik untuk dokter sendiri maupun penderita dan keluarganya.

Saya menjadi lebih tenang jika berkonsultasi kepada dokter, atas stress yang membuat kepala saya sering sakit. Apalagi setelah mendapatkan penjelasan mengenai jenis penyakit yang saya rasakan, juga solusi untuk mengatasinya, tutur Ines Syara (17 tahun).
Pasien yang diberi kesempatan berbicara tentang perasaan dan emosinya, juga akan lebih memahami diri dan penyakit mereka. Mereka bisa mengetahui, langkah-langkah untuk mengelola stress dapat membantu menghilangkan keluhan fisik yang dirasakan.

Seputar Tentang Kesehatan Mental

Posted: 01 Apr 2014 03:54 AM PDT

Dokter Sehat – Pada suatu saat dalam kehidupannya, manusia tentu pernah mengalami suatu kejadian yang begitu membekas dalam seluruh struktur kepribadiannya. Peristiwa tersebut disebut peristiwa traumatis, contohnya adalah kematian orang yang dicintai, kegagalan dalam menempuh ujian, maupun pengalaman yang tidak menyenangkan yang membuat takut. Peristiwa-peristiwa traumatik seperti itu akan mempengaruhi kondisi psikologis seseorang sehingga pola perilakunya berubah. Salah satu cabang psikologi yang mempelajari gangguan-gangguan psikis, emosional, dan perilaku yang menyimpang disebut Psikopatologi.

Untuk mengetahui apakah seseorang sehat atau terganggu mentalnya, tidaklah mudah. Biasanya yang dijadikan bahan penyelidikan atau tanda-tanda dari kesehatan mental adalah tindakan, tingkah laku atau perasaan. Karenanya seseorang yang terganggu kesehatan mentalnya bila terjadi kegoncangan emosi, kelainan tingkah laku atau tindakannya.
Dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap pasien-pasien yang terganggu kesehatan mentalnya, dapat disimpulkan bahwa kesehatan mental yang terganggu dapat mempengaruhi keseluruhan hidup seseorang. Pengaruh itu dibagi dalam empat kelompok yaitu perasaan, pikiran atau kecerdasan, kelakuan dan kesehatan badan. Hal ini semua tergolong kepada gangguan jiwa, sedangkan sakit jiwa adalah jauh lebih berat.

Berikut ini macam-macam gangguan mental :

1.Perasaan
Diantara gangguan perasaan yang disebabkan oleh kesehatan mental ialah rasa cemas, iri hati, sedih, merasa rendah diri, pemarah, ragu dsb. Untuk jelasnya marilah kita tinjau tiap-tiap persoalan dengan contohnya.

2.Rasa cemas
Perasaan tidak menentu, panik, takut tanpa mengetahui ada yang ditakutkan dan tidak dapat menghilangkan perasan gelisah dan mencemaskan itu. Terlalu banyak hal-hal yang banyak menyebabkan gelisah yang tidak pada tempatnya.

3.Iri hati
Seringkali orang mrrasa iri hati atas kebahagiaan orang lain, perasan ini bukan karena kebusukan hatinya seprti biasa di sangka orang, akan tetapi karena ia sendiri tidak merasakan bahagia dalam hidupnya.

4.Rasa sedih
Rasa sedih yang tidak beralasan, atau terlalu banyak hal-hal yang menyedihkannya sehingga air mukannya selalu membanyangkan kesedihan, kendatipun ia seorang yang mampu, berpangkat, dihargai orang dan sebagainya. Sesungguhnya perasaan sedih ini banyak sekali terjadi. Banyak kita melihat orang yang tidak pernah gembira dalam hidupnya, sebabnya bermacam-macam, ada ibu yang merasa kesepian karena anak-anaknya sudah, tidak memerlukannya lagi, sedang bapak tidak lagi seperti dulu. Sebaliknya ada bapak yang merasa sedih karena istrinya yang dulu selalu memperhatikan makanan dan minumannya, sekarang telah sibuk mengurus rumah tangga dan anaknya. Kesedihan-kesedihan seperti itu, tidak disebabkan oleh sesuatu hal atau persoalan secara langsung, akan tetapi oleh kesehatan mental yang terganggu.

5.Rasa rendah diri
Rasa rendah diri dan tidak percaya diri banyak sekali terjadi pada remaja, hal ini disebabkan oleh banyaknya problem yang mereka hadapi dan tidak mendapat penyelesaian dan pengertian dari orang tua. Disamping itu mungkin pula akibat pengaruh pendidikan dan perlakuan yang diterimanya waktu masih kecil, rasa rendah diri ini menyebabkan orang lekas tersinggung. Karena itu ia mungkin akan menjauhi pergaulan dengan orang banyak, menyendiri, tidak berani mengemukakan pendapat (karena takut salah), tidak berani bertindak atau mengambil suatu inisiatif (takut tidak diterima orang). Lama kelamaan akan hilang kepercayaan pada dirinya, dan selanjutnya ia juga kurnag percaya kepada orang. Ia akan lekas marah atau sedih hati, menjadi apatis dan pesimis. Bahkan rasa rendah diri itu mungkin akan menyebabkan ia suka mengeritik orang lain, dan tingkah lakunya mungkin akan terlihat sombong. Dalam pergaulan ia menjadi kaku, kurang disenangi oleh kawan-kawannya, karena mudah tersinggung dan tidak banyak ikut aktif dalam pergaulan atau pekerjaan.

6.Pemarah
Sesungguhnya orang dalam suasana tertentu kadang-kadang perlu marah, akan tetapi kalau ia sering-sering marah yang tidak pada tempatnya atau tidak seimbang dengan sebab yang menimbulkan marah itu, maka yang demikian ada hubungannya dengan kesehatan mental. Marah sebenarnya adalah ungkapan dari perasan hati yang tidak enak, biasanya akibat kekecewaan, ketidakpuasan, tidak tercapai yang diinginkannya. Apabila orang yang sedang merasa tidak enak, tidak puas terhadap dirinya, maka sedikit saja suasana luar mengganggu ia akan menjadi marah. Mungkin anak, istri atau siapapun akan menjadi sasaran kemarahannya yang telah lama ditumpuknya itu

Ancaman Penyakit Bagi Pecinta Dunia Maya

Posted: 01 Apr 2014 03:51 AM PDT

Dokter Sehat – Berapa jam sehari anda habiskan di depan komputer? Bagi para pekerja menghabiskan waktu antara 4 sampai 8 jam sehari merupakan hal biasa yang sudah menjadi kebiasaan, bagaimana dengan anda penggemar dunia maya ? Sepulang kerja, anda pasti melanjutkan hobi berselancar di internet. Selain membaca berita atau sekedar mencari hal baru, anda mungkin menghabiskan banyak waktu bertegur sapa dengan teman-teman maya melalui situs jejaring sosial atau chat messenger hinga lupa waktu. Dunia internet memang membawa kesenangan tersendiri namun juga membawa dampak buruk bagi perilaku bahkan kesehatan kita.

Menurut WHO ketidakaktifan fisik berkaitan erat dengan 3,2 juta kematian tiap tahunnya, 70.000 kematian dini bagi masyarakat sebelum berusia 60 tahun di seluruh dunia, serta 90% kecacatan sebelum usia 60 tahun di negara-negara berkembang.

Aktifitas dengan posisi duduk seperti menonton TV, main video game, bekerja di depan komputer, dan kegiatan lain yang sejenis selain berpengaruh pada perilaku sosial kita juga dapat menyebabkan sitting disease atau penyakit akibat terlalu lama duduk seperti berikut ini :

1.Gangguan kejiwaan OCPD
OCPD adalah kepanjangan dari Obsessive-Compulsive Personality Disorder yaitu gangguan yang bisa terjadi jika seseorang terlalu sering mengakses internet, jika terkena gangguan ini, seseorang menjadi sulit berpikir rasional, dan menganggap dirinya paling cerdas di dunia maya. Sedangkan orang lain itu bodoh.

Contoh nyatanya adalah saat seseorang terlalu sering membenarkan penggunaan bahasa seseorang, seperti pada situs berita yang memberitakan seorang wanita yang melakukan oprasi plastik dan orang yang terkena gangguan menghina-hina dan menganggapnya bodoh.

2.Gangguan kejiwaan munchausen
Di dalam dunia psikologi ini bernama Munchausen Syndrome, gangguan ini membuat seseorang mau membuat kebohongan tentang dirinya demi mendapatkan simpatik dan rasa kasihan orang lain di dunia maya, Bisa dikatakan haus perhatian dan kasih sayang.

Di jejaring sosial sendiri sangat banyak seseorang menceritakan kisah dirinya atau bahkan saudaranya terkena penyakit mematikan dan hal-hal sedih yang membuat orang lain kasihan dan simpatik. Padahal semua itu hanyalah kebohongan belaka.

3.Gangguan kejiwaan internet asperger syndrome
Anda pernah bertemu seseorang yang bawel dan cerewet di dunia maya? Namun ketika bertemu langsung dengan orangnya, ia sangat pendiam. Begitu juga sebaliknya. Bisa dikatakan bahwa internet atau jejaring sosial yang ada membuat seseorang bisa mengekspresikan dirinya. Bahkan orang bisa menjadi apa saja di internet tanpa diketahui identitasnya, sehingga ia merasa aman walaupun kata-kata yang ia tulis di jejaring sosial sangat kasar dan hal tersebut berpotensi dibenci banyak orang.

4.Gangguan kejiwaan onlineIntermittent explosive disorder
Untuk gangguan jiwa yang satu ini bisa membuat seseorang marah karena hal-hal remeh. Dalam dunia psikologis, gangguan ini bernama Intermittent Explosive Disorder. Biasanya seseorang mudah marah hanya karena status temannya di jejaring sosial, bahkan kadang hal yang bersifat lucu juga ditanggapi serius oleh penderita gangguan jiwa ini.

5.Gangguan kejiwaan low forum frustration tolerance.
Jika terkena ganguan ini seseorang akan sangat ingin dirinya dianggap penting dan apa yang dilakukan harus mendapatkan hasil seperti apa yang diinginkan, bahkan ia akan melakukan banyak hal agar orang lain mengakui kehebatan dirinya di internet.

Contoh, seseorang memposting foto yang dianggap bagus dan bisa menjaring banyak like, maka ia akan mengecek postingan foto tersebut setiap menit sekali, untuk memastikan bagaimana respon orang lain pada fotonya.

Kanker Mulut Lebih Mematikan Dari Kanker Serviks

Posted: 01 Apr 2014 03:49 AM PDT

Dokter Sehat – Kanker mulut adalah kanker yang menyerang pada bagian-bagian mulut, kanker ini bisa tumbuh di gusi, bibir, dinding mulut, lidah, langit-langit mulut atau dasar mulut. Kanker mulut termasuk penyakit berbahaya seperti kanker lainnya yang bukan mustahil membawa penderitanya pada kematian, kanker mulut yang timbul di lidah biasanya berbentuk benjolan atau timbul daging pada lidah. Kanker tersebut akan menyebabkan terjadinya pembusukan atau ketika pecah akan terus mengeluarkan cairan. Kanker mulut yang berada di lidah akan terlihat seperti sariawan yang besar, lidah akan berlubang dan kian lama akan bertambah besar. Sedangkan kanker mulut yang ada di gusi dapat dideteksi saat gusi membesar dan pipi menjadi bengkak.

Leukoplakia, perubahan sebelum kanker

Banyak ditemukan pada penyakit mukosa mulut muncul bercak putih, bercak-bercak putih pada rongga mulut yang disebut leuoplakia ini harus sangat diperhatikan. Dalam dunia kedokteran, istilah oral leukoplakia mengarah pada penyakit yang bsa berkembang menjadi kanker.

Penderita sering merasakan lapisan mulut kasar dan penciutan, bahaya dari leukoplakia pada mulut adalah bagian yang terkena tidak sakit, tidak geli, tidak terdapat koreng, sehingga sulit dideteksi. Leukoplakia merupakan penyakit yang bisa berkembang menjadi kanker. Jika tidak segera ditangani, bisa berubah menjadi kanker. Peluang berubahnya menjadi kanker antara 10-30 persen.

Kanker mulut lebih mematikan

Profesor bidang patologi mulut dari Universitas Tufts Amerika Serikat, Michael Cajen, membandingkan prevalensi kanker mulut dengan kanker serviks. Menurutnya dari 11.000 kasus kanker serviks, sekitar 6.000 diantaranya dapat terdeteksi melalui pemeriksaan pap smear.

Terdapat 1 orang meninggal dunia akibat kanker mulut setiap jamnya, dimana angka ini merupakan minimal 2 kali lipatnya dari kasus kanker serviks, karena pemeriksaan pap smear dapat mengurangi angka penderita kanker serviks hingga 90 persen. Merokok dan mengkonsumsi alkohol adalah penyebab utama munculnya penyakit ini, tetapi terdapat 25 persen dari penderita kanker mulut yang bukan disebabkan kedua hal tersebut. Setidaknya ada yang disebabkan Human Papilloma Virus (HPV). Virus ini yang menyebabkan sebagian besar dari kanker serviks, dimana saat melakukan oral seks dapat menyebabkan kanker mulut.

Saat ini, pencegahan, pemeriksaan, dan pengobatan dini sangat berguna untuk mengurangi tingkat kematian yang disebabkan oleh kanker mulut. Jika pada pasien ditemukan bisul pada mulut yang tak kunjung, disertai rasa sakit, kelenjar getah bening pada leher membesar, dan gejala kanker mulut lainnya, sebaiknya berwaspada terhadap kanker mulut.

Kanker mulut pada stadium awal jika mendapat penanganan dini, dapat membuahkan hasil yang baik. Ahli dari Modern Cancer Hospital Guangzhou, Peng Xiao Chi menuturkan, teknologi canggih untuk mengobati kanker yang ada di dunia saat ini adalah teknik minimal invasif.

Menurut data statistik yang diperoleh dari Modern Cancer Hospital Guangzhou, tingkat keberhasilan metode minimal invasif ini pada penderita kanker stadium awal bisa mencapai 90 persen. Sedangkan tingkat keberhasilan pada penderita kanker stadium lanjut mencapai 60 persen.

Ketika kanker mulut sudah mencapai stadium akhir, tujuan dari pengobatan adalah memperpanjang peluang hidup pasien, menggurangi rasa sakit. Jika penderita sudah berusia lanjut, kondisi tubuhnya tidak terlalu baik, harus lebih hati-hati dalam memilih metode pengobatan. Tindakan bedah, radioterapi, dan kemoterapi bisa memperparah kondisi tubuh pasien.

Sedang metode cryosurgery atau pembekuan, terapi embolisasi, penanaman biji partikel, imunoterapi dan metode minimal invasif lainnya, hanya akan mengakibatkan luka seperti lubang kunci, rasa sakit dan efek samping yang diakibatkan kecil. Pemulihannya pun cepat dan efektif.

Peng mengatakan, pengobatan kanker yang terbaik adalah dengan melakukan konsultasi dengan tim medis yang ahli, serta menggunakan metode cryosurgery, intervensi, biji partikel, pengobatan tradisional China, imunoterapi dan metode-metode lainnya, dikombinasikan sesuai dengan kondisi pasien, menggabungkan satu atau beberapa metode untuk melakukan pengobatan. Metode perawatan yang komprehensif ini dapat memaksimalkan tingkat kesembuhan.

Patah Tulang Hidung Bisa Bikin Komplikasi

Posted: 01 Apr 2014 03:45 AM PDT

Dokter Sehat – Patah tulang memang sudah menjadi hal yang biasa. Namun, kebanyakan orang menganggap bahwa patah tulang hanya dapat terjadi pada bagian tangan atau kaki saja. Hal itu sangatlah keliru sebab tulang hidung Anda pun juga dapat patah.

Patah hidung merupakan kondisi terjadinya patah atau retaknya tulang hidung, biasanya disebabkan oleh kontak fisik saat berolahraga, berkelahi, jatuh, atau kecelakaan lalu lintas. Patah hidung dapat membuat hidung penderitanya bengkok, dan terkadang sulit bernapas.

Jika hal ini dibiarkan begitu saja dan tidak ditangani dengan serius, beberapa jenis komplikasi yang lebih serius dapat terjadi, seperti :

1.Infeksi pada hidung atau sinus dan pada tulang wajah

2.Sekat hidung menyimpang (deviated septum)
Ketika tulang hidung retak atau patah, sekat tipis yang memisahkan hidung menjadi dua bagian (septum hidung) akan melenceng dari tempatnya dan rongga hidung Anda akan menyempit. Obat-obatan, seperti dekongestan dan antihistamin dapat membantu Anda untuk mengobatinya. Namun, operasi mungkin akan dianjurkan untuk mengobati kondisi ini.

3.Gumpalan darah dalam hidung
Terkadang, patah tulang pada hidung dapat disertai oleh terbentuknya gumpalan darah dalam hidung, atau yang disebut dengan istilah hematoma septum. Gumpalan darah tersebut dapat memblokir atau menyumbat kedua lubang hidung. Oleh karena itu, jika Anda mengalami hal ini, gumpalan darah tersebut harus segera dikeringkan dan melakukan pembedahan dengan cepat agar tulang rawan pada hidung Anda tidak ikut rusak.

4.Tulang rawan patah
Jika tulang hidung Anda patah akibat terkena benturan keras, tulang rawan dalam hidung mungkin juga akan ikut patah. Biasanya, dokter akan melakukan pembedahan untuk mengatasi hal ini.

5.Cedera leher
Biasanya hal ini akan dialami oleh para pengendara motor yang mengalami patah tulang pada hidung, jika tulang hidung Anda patah akibat mendapatkan pukulan yang sangat keras, kemungkinan tulang pada leher Anda akan terkena dampaknya.

6.Kemampuan dari indera penciuman berubah atau bahkan hilang

Gejala :

1.Hidung nyeri atau terasa lembek
2.Hidung dan area sekitarnya, termasuk mata, membengkak dan lebam
3.Mimisan
4.Hidung bengkok
5.Sulit bernapas lewat hidung
6.Keluar cairan seperti ingus dari hidung
7.Hidung mampet, baik salah satu lubang maupun keduanya

Beberapa gejala tersebut mungkin akan menyebabkan sakit kepala yang parah, nyeri leher, muntah, dan bahkan kesadaran Anda dapat hilang. Ketika Anda mengalami patah tulang pada hidung, mungkin gejala-gejala tersebut dapat Anda rasakan secara langsung atau beberapa hari setelah kejadian.

Pengobatan

Sebelum melakukan pengobatan, dokter pasti akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa Anda mengalami patah tulang pada hidung, sehingga dokter dapat melakukan penanganan dengan tepat. Biasanya, dokter akan menekan dengan lembut bagian luar hidung Anda dan sekitarnya.

Selain itu, dokter mungkin akan melihat rongga hidung bagian dalam untuk memeriksa tanda-tanda dari tulang hidung Anda, apakah mengalami cedera atau tidak. Selama melakukan jenis pemeriksaan tersebut, dokter akan memberikan semprotan obat pada hidung Anda atau bahkan memberikan suntikan agar Anda merasa lebih nyaman selama pemeriksaan. Namun, bila hal itu tidak cukup memberikan bukti, dokter mungkin akan melakukan tes pencitraan, salah satunya dengan computerized tomography scan (CT scan).

Apabila tulang hidung Anda benar-benar patah, Anda harus segera melakukan pengobatan. Hal ini dilakukan untuk memperbaiki kondisi tulang pada hidung Anda, jika patah tulang yang Anda alami belum terlalu parah dan tidak menyebabkan pembengkokkan pada struktur hidung, dokter mungkin hanya merekomendasikan kepada Anda untuk melakukan perawatan diri yang sederhana dan dapat Anda lakukan sendiri di rumah.

Berikut hal-hal yang mungkin dapat mengurangi rasa sakit dan pembengkakan pada hidung Anda :

1.Bernapas melalui mulut dan bersandar ke depan agar darah tidak mengalir terlalu banyak ke tenggorokan

2.Mengkompres bagian hidung dengan air dingin atau es, hal ini dilakukan selama 10 sampai 15 menit dan jangan terlalu menekannya. Pembengkakan mungkin dapat berkurang setelah melakukan hal ini. Namun, perlu diingat bahwa es harus dibungkus dengan menggunakan kain lap untuk mencegah terjadinya radang dingin pada hidung Anda.

3.Meninggikan posisi kepala Anda, terutama ketika tidur. Hal ini dilakukan untuk mengurangi pembengkakan pada hidung.

4.Mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit, seperti acetaminophen (Tylenol) atau ibuprofen (Advil, Motrin). Jangan menggunakan obat non-steroid anti-inflamasi (NSAID), seperti ibuprofen (Advil atau Motrin) selama 48 jam setelah cedera hidung. Selain itu, jangan mengkonsumsi aspirin bila umur Anda kurang dari 20 tahun karena berisiko menimbulkan sindrom Reye.

Namun, apabila kondisi hidung Anda sudah berada pada tahap yang parah, dokter hanya akan merekomendasikan dua pilihan pengobatan, yaitu :

1.Closed reduction
Patah tulang pada hidung dapat menyebabkan tulang rawan hidung ikut melenceng, jika hal ini terjadi, dokter dapat mengatasinya dengan melakukan prosedur non-bedah yang disebut dengan istilah closed reduction. Dokter akan menyetel tulang hidung Anda secara manual tanpa pembedahan dengan menggunakan alat khusus. Biasanya, hidung Anda akan diberikan semprotan obat atau bahkan suntikan untuk memberikan rasa nyaman selama melakukan pengobatan ini. Namun, jenis pengobatan ini harus dilakukan sesegera mungkin, tidak lebih dari 14 hari setelah cedera.

2.Operasi
Bila kondisi hidung Anda tidak kunjung membaik, dokter akan melakukan operasi untuk meluruskan kembali tulang hidung Anda sekaligus membentuk kembali hidung Anda (rhinoplasty). Dokter mungkin akan melakukan bedah rekonstruksi yang disebut septorhinoplasty. Jenis pembedahan ini biasanya akan dilakukan secara rawat jalan. Namun, setelah melakukan hal ini, hidung Anda akan bengkak dan memar selama beberapa hari dan biasanya akan membaik dengan sendirinya. Anda biasanya akan diberikan resep obat antibiotik untuk mencegah infeksi.

ALS Penyakit Yang Tidak Hanya Bikin Lumpuh Tapi Juga Mematikan

Posted: 01 Apr 2014 03:39 AM PDT

Dokter Sehat – Mungkin tidak banyak orang yang pernah mendengar atau bahkan paham mengenai penyakit Amyotrophic Lateral Sclerois atau ALS, seseorang yang terkena penyakit ALS pasti akan mengalami kelumpuhan pada anggota tubuhnya, bahkan bisa meninggal.

ALS itu menyerang otot yang akhirnya menyebabkan kelumpuhan yang terjadi, namun kematian pada penderita ALS itu justru bukan karena kelumpuhan pada kaki atau tangannya, tapi terjadi kelumpuhan pada sel saraf otot pernapasan tutur Irawan Satriotomo, MD, Ph.D, Direktur Surya Univerisity. Hal itu disampaikan Irawan kepada detikHealth usai acara Media Visit Indonesia Brain Research Center Laboratory di Surya University, Gedung 01 Scientia Business Park, Jl Boulevard Gading Serpong Blok O/1, Summarecon Serpong.

Penderita ALS ini, selain kematiannya karena kelumpuhan pada otot pernapasan sendiri, progresif dari sistem saraf yang berhubungan dengan kerusakan sel sarafnya juga sangat cepat dan bisa menyebabkan tiba-tiba meninggal karena otot sarafnya itu mati. Penderita itu hanya bisa bertahan tiga sampai empat tahun.

Ia menambahkan satu-satunya pasien ALS yang bisa bertahan lama hanya Stephen Hawking, itu juga karena dia memakai alat pernapasan di saluran penapasannya. Dan untuk bicara juga dia pakai komputer karena lidahnya juga sarafnya sudah mati.

Penyakit ALS ini bisa dikatakan sebagai penyakit langka, dengan angka penderita 1:100 orang, atau 4:1000 orang. Selain itu, kebanyakan pasien penyakit ini adalah pria, dengan angka perbandingan 4:6. Di mana pria lebih banyak terserang ALS. Namun hingga kini belum diketahui mengapa pria cenderung lebih banyak terkena ALS.

Menurut Irawan, penyebab penyakit ini ada dua, yakni disebabkan oleh sporadis dan karena genetik. Irawan menjelaskan bahwa penyakit tersebut muncul karena adanya super super express dari SOD1, yang kemudian berperan pada jaringan oksidatif yang dimiliki di sel saraf dan jika ekspresinya berlebihan dapat merusak sel saraf sendiri.

Sayangnya belum ada obat untuk penyakit mematikan ini, beberapa melakukan suntikan ke tulang belakang, namun sayangnya tetap saja membuat penderitanya meninggal karena lumpuh pada otot pernapasan. Maka dari itu, Irawan beserta peneliti lainnya sedang melakukan penelitian untuk menemukan obat untuk penyakit tersebut dengan melakukan penelitian pada tikus.

Maka kalau misalnya gen tadi (gen ALS) kita masukan ke tikus, tikus akan mengalami gejala yang sama pada manusia. Dan kematiannya juga selain karena dia tidak bisa berjalan, dia juga bermasalah dengan pernapasannya sendiri. Nah dari tikus dengan gen ALS itu akan kita lakukan penelitian pada saraf-saraf otot dan otaknya.

Gejala ALS bisa terlihat dari hal tertentu, misalnya gelas terjatuh ketika dipegang, atau lemah berjalan. Bila terkena saraf menelan, maka penderita akan sulit menelan, tersedak, dan hilang refleks batuk. Dapat terjadi kram otot atau kejang otot terus-menerus (fasikulasi), hingga suatu saat tidak hanya lemah kaki dan tangan, tapi juga perubahan suara sampai sulit berbicara. Bahkan, bila terkena saraf yang berperan untuk bernapas, maka penderita akan sesak napas sehingga terpaksa menggunakan alat bantu napas.

Kondisi ini memaksa penderita berbaring dalam waktu lama sehingga membuka kemungkinan terinfeksi penyakit pada paru-paru yang disebut pneumonia, seperti yang terjadi pada Stephen. Terlebih bila penderita sudah menggunakan alat bantu napas.

Penyakit ini memang sulit dicegah, namun secara umum kita harus meningkatkan kekebalan tubuh, baik dengan diet dan olahraga yang baik, plus mengonsumsi asupan vitamin dan antioksidan.